UM Beri Pelatihan Digitalisasi Pemasaran UMKM di Perbatasan Malang

  • Whatsapp
Para peserta kegiatan menyimak materi yang diberikan.dok

MALANG  – Universitas Negeri Malang memberikan pelatihan digitalisasi pemasaran UMKM di Desa Pagersari, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Sabtu (1/5/2021).

Sebagai daerah terluar Kabupaten Malang atau daerah yang berbatasan langsung dengan Gunung Kelud dan Kabupaten Blitar, Desa Pagersari memiliki potensi sumber daya yang melimpah.

Bacaan Lainnya

Dosen, mahasiswa, dan peserta kegiatan pelatihan pemasaran online

Desa Pagersari dikenal dengan desa penghasil susu dan memiliki pelaku UMKM yang cukup banyak. Diantaranya, pengrajin tusuk sate, pengrajin anyaman dan berbagai usaha pengolahan makanan ringan.

Dalam pelatihan yang diisi oleh pemateri dari perwakilan mahasiswa UM, Muhammad Syamsudin dan Mochammad Zidan Ramadhan itu, kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dikenalkan berbagai kelebihan pemasaran secara digital yang dapat memudahkan proses pemasaran produk.

Dalam kondisi pandemi Covid-19, pemahaman teknologi informasi terkait pemasaran digital tentu sangat diperlukan terutama untuk memasarkan produk UMKM demi dapat bersaing dipasar yang lebih luas.

“Kegiatan ini bertujuan memberikan wawasan serta pemahaman mengenai pemasaran menggunakan media online. Kita beri materi terkait media online apa saja yang dapat digunakan untuk memasarkan produk dari UMKM mereka,” ujar Zidan.

Contoh hasil foto dari produk kripik pare dari UMKM desa Pagersari.

Dalam materi tersebut, juga disebutkan gambaran kelebihan dan kekurangan media online untuk pemasaran produk UMKM. Selain itu, juga terdapat pendampingan membuat visual produk yang menarik untuk dipasarkan secara online.

Disebutkan, kegiatan tersebut merupakan kegiatan lanjutan berupa bimbingan pembuatan foto produk UMKM dengan estetika bidang keilmuan Desain Komunikasi Visual pada 16 dan 17 April 2021.

Baca Juga  Dorong UMKM Lebih Untung, Yunas-Nalang Dirikan Rumah Ayam Sejahtera

“Kegiatan ini saya rasa sangat dibutuhkan di masa pemulihan setelah pandemi ini dan juga relevan dengan apa yang saya pelajari di kampus. Untuk itu kami membantu UMKM yang ada di Desa Pagersari untuk mengoptimalkan produk unggulan desa,” paparnya.

“Dengan ilmu fotografi yang baik dapat menimbulkan daya tarik tersendiri bagi konsumen. Terlebih di dalam pemasaran online, foto produk merupakan aset utama untuk ditawarkan,” imbuhnya.(ads)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *