Jumat, Agustus 28, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Kota Batu Harus Berbenah, 11 Bencana Terjadi Sejak Musim Hujan

Redaksi by Redaksi
Oktober 12, 2022 7:05 pm
in Berita
Kota Batu waspadai banjir di musim hujan

Banjir disertai material lumpur mulai melanda Kota Batu. Tercatat sejak awal musim penghujan pada Oktober 2022, sudah ada 11 kejadian. Foto/Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

BATU, tugumalang.id – BMKG telah memprediksi puncak musim hujan akan terjadi pada Januari 2023 dengan curah hujan berkisar antara 2.001 hingga 2.500 mm. Kota Batu, Jawa Timur yang terletak di dataran tinggi patut waspada bencana akibat cuaca ekstrem yang bakal terjadi.

Jika merunut data dari BPBD Kota Batu, hingga 10 Oktober 2022 sudah tercatat 93 bencana. Bahkan sejak memasuki awal musim hujan pada sepekan lalu sudah terjadi 11 kejadian bencana. Rata-rata merupakan kejadian banjir disertai material lumpur.

READ ALSO

Anggota DPRD Kota Malang Usul Ada Ruang Kreatif di Setiap Sudut Fasilitas Publik

Warga RT 05 Joyo Agung Bersatu dalam Festival Harmoni Kemerdekaan RI ke-81

Angka kejadian itu terbilang tinggi. Sebelumnya, sepanjang tahun 2021 saja di Kota Batu terjadi 152 bencana. Terdapat peningkatan selama 4 tahun terakhir. Tahun 2018 ada 95 kejadian bencana. Lalu, meningkat jadi 115 bencana di tahun 2019 dan 114 bencana di tahun 2020.

Terparah, banjir bandang terjadi melanda Desa Bulukerto Kota Batu pada 4 November 2021. Dalam peristiwa itu, 80 rumah dinyatakan rusak dan 7 korban jiwa meninggal dunia.

Banjir bandang yang melanda Desa Bulukerto, Kota Batu pada 2021 lalu menjadi bencana paling parah karena menimbulkan 6 korban jiwa. Foto/Azmy

Statistik ini membuktikan Kota Batu harus selalu waspada jika sudah memasuki musim hujan. Terlebih jika melihat hasil kajian indeks resiko bencana, potensi ancaman bencana paling tinggi di antaranya tanah longsor, banjir, angin kencang hingga angin puting beliung.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu, Achmad Choirur Rochim, dari hasil kajian itu pihaknya juga telah merekomendasikan berbagai langkah pencegahan agar potensi bencana itu bisa diminimalisir.

Namun, seharusnya perlu ada mitigasi. Namun itu, kata Rochim memakan banyak biaya. Sampai saat ini, pihaknya tidak bisa maksimal dalam hal ini. ”Contoh mitigasi bencana itu seperti sektor rawan banjir. Lalu apa? Disana artinya perlu pelebaran drainase atau sungai,” terang Rochim, Rabu (12/10/2022).

Sejauh ini, potensi tinggi terjadinya banjir terdapat di 10 titik. Seperti di Dusun Beru, Desa Bumiaji serta di Kali Paron dan di sejumlah titik di Kecamatan Batu. Sementara untuk titik longsor, ada di 7 titik. Seperti di Desa Gunungsari, Sumberbrantas, Giripurno dan Kelurahan Songgokerto di Kecamatan Batu.

Sebab utamanya, jelas Rochim karena dimensi sungai sangat kecil. Jika sewaktu-waktu hujan deras, maka air akan meluber ke jalan-jalan.

Sebagai alternatif, BPBD juga sudah memberikan rekomendasi kepada dinas terkait untuk melebarkan atau normalisasi sungai. ”Tapi itu juga biayanya tak sedikit. Sepertinya tahun ini tidak bisa terealisasi,” ujarnya.

Rochim melanjutkan, pihaknya melalukan upaya penanggulangan banjir jangka panjang. Seperti rekonstruksi sistem saluran drainase yang dalam hal ini butuh bantuan Pemerintah Provinsi dan BNPB.

Rekonstruksi sistem drainase memang kelihatannya tidak urgen karena memang merupakan bentuk penanganan jangka panjang. Namun jika melihat situasi di jalan-jalan kota ketika hujan hari ini sudah mulai menunjukkan tanda-tanda berupa genangan air.

”Jika tidak segera dicarikan solusi, genangan air akan semakin tinggi dan masuk ke permukiman. Jangan sampai itu kejadian,” ungkapnya.

Rekonstruksi sistem drainase ini menurut Rochim akan bisa dinikmati hasil manfaatnya pada 5-10 tahun ke depan. Mengingat semakin hari, daerah resapan air di Kota Batu semakin berkurang akibat pembangunan.

”Misal intensitas hujan tinggi, maka air akan masuk ke kawasan permukiman atau jalan-jaln sehingga menyebabkan banjir,” kata dia.

Lebih lanjut, sebagai antisipasi pencegahan timbulnya korban akibat peristiwa bencana alam tanah longsor, tahun ini pihaknya bakal melakukan penambahan dua alat early wearing system (EWS) baru.

“Saat ini Kota Batu sudah punya 10 EWS yang terpasang di titik-titik rawan tanah longsor Kota Batu. Lima EWS terpasang pada tahun 2020 dan lima EWS dipasang tahun 2021. Nanti yang baru akan dipasang di Dusun Claket, Desa Gunungsari dan Desa Sumberejo,” tandasnya.

Reporter: Ulul Azmy
editor: jatmiko

Tags: banjirbencana di kota batuHeadlinekota batumusim hujan

Related Posts

Anggota DPRD Kota Malang Usul Ada Ruang Kreatif di Setiap Sudut Fasilitas Publik
Berita

Anggota DPRD Kota Malang Usul Ada Ruang Kreatif di Setiap Sudut Fasilitas Publik

Kamis, 27 Agu 2026
Perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia di Perumahan White House Joyo Agung, RT 05/RW 13, pada Sabtu (8/8/2026). Foto/dok
Berita

Warga RT 05 Joyo Agung Bersatu dalam Festival Harmoni Kemerdekaan RI ke-81

Sabtu, 8 Agu 2026
Jembatan Bunul, Salah Satu Jalan Alternatif di Kota Malang Khusus Pejalan Kaki dan Kendaraan Roda Dua (Foto: Google Maps)
Berita

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Selasa, 2 Jun 2026
Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Next Post
Wali kota Malang takziah ke keluarga korban tragedi kanjuruhan

Pemkot Malang Siapkan Skema Bantuan Lanjutan Bagi Korban Luka Tragedi Kanjuruhan

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.