Senin, Juni 1, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Kisah Kelapa Sawit di Desa Tumpakrejo

Redaksi by Redaksi
Mei 28, 2021 10:08 am
in Berita
Perkebunan Kelapa Sawit di Desa Tumpakrejo. Foto: Rizal Adhi

Perkebunan Kelapa Sawit di Desa Tumpakrejo. Foto: Rizal Adhi

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Selain di Desa Bandungrejo, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, sawit juga ditanam oleh warga Desa Tumpakrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang. Di Desa Tumpakrejo, sawit sudah ditanam lebih lama, yaitu sejak tahun 2009.

“Kalau dulu sawit ini dapat dari salah satu warga yang punya koneksi (pabrik sawit) sekitar tahun 2009, lalu katanya kalau menanam ini hasilnya dikirim ke Kalimantan atau ke mana gitu. Makanya warga sini yang memiliki lahan diajak menanam sawit,” ungkap salah satu mantan petani sawit di Desa Tumpakrejo, Agus (35), pada Rabu (25/05/2021).

READ ALSO

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Warga dijanjikan harga panen yang tinggi dan hasil yang melimpah, yakni setiap Kg buah sawit akan dihargai Rp 2.000.

Mantan petani sawit di Desa Tumpakrejo, Agus. Foto: Rizal Adhi

Namun kenyataannya, harga sawit di kalangan petani Desa Tumpakrejo jatuh, bahkan sampai di harga Rp 800 per Kg. Hal ini membuat para petani murka dan langsung memotong atau menebangi pohon sawit mereka.

“Lalu sekitar tahun 2018 saya mulai sadar kok harganya makin murah cuma Rp 800 bahkan kadang hasil panennya gak diambil. Masalahnya kalau buahnya mau diambil sama petani itu gak semua punya alatnya, tapi kalau dibiarkan lama kelamaan rugi karena buahnya rontok. Akhirnya saya pikir dibongkar saja, karena capek dan mahalnya perawatan gak sebanding dengan hasilnya,” bebernya.

Dia juga sempat mencoba berbagai tanaman lain di lahan sawitnya, namun berkali-kali gagal karena tanaman sawit cenderung mengambil kesuburan tanaman-tanaman di sekitarnya.

“Saya sempat ganti ke gandum, lalu saya ganti kacang, lalu saya ganti lagi kelapa,” ungkapnya.

“Selain itu, kalau tanaman sawit ada di lahan kelapa, pohon kelapanya itu kalah. Karena kalau dari sisi kesuburan itu lebih cepat sawit. Padahal, yang ditanam itu lebih dulu kelapa, pertumbuhannya benar-benar cepat kalau sawit,” imbuhnya.

Untuk memusnahkan tanaman sawit juga bukan perkara gampang. Meski berkali-kali dipotong, dahannya terkadang masih tumbuh lagi. Dan kalau batangnya ditebang, kayunya tidak segera pecah dan membusuk. “Sawit ini mau dimusnahkan sulit, karena pohonnya meski dipotong tidak segera pecah, bahkan ajaibnya meski sudah dipotong kadang masih bisa tumbuh lagi,” sebutnya.

“Dan kalau di gergaji mesin, inikan kayunya empuk, sedangkan gergaji mesin justru mudah kalau kayunya keras, kalau kayunya empuk justru kesulitan buat ditembus mata gergaji,” tambahnya.

Agus menceritakan, ada salah satu warga yang menggunakan obat pembasmi rumput, namun membutuhkan dosis yang besar. Belum lagi resiko kesuburan tanah yang bisa rusak akibat penggunaan obat pembasmi rumput secara berlebihan.

“Kalau dengan obat saya juga gak yakin, tapi ada warga menggunakan obat Roundup, tapi harus banyak sekali obatnya,” pungkasnya.

Reporter: Rizal Adhi

Editor: Lizya Kristanti

Related Posts

Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Kursi kursi yang dipersiapkan untuk audiens acara dakwah Dr Zakir Naik di Starion Gajayana, Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Berita

Panitia Siapkan 10 Ribu Kursi untuk Acara Dakwah Dr Zakir Naik di Stadion Gajayana Malang

Kamis, 10 Jul 2025
Jemaah haji asal Kepanjen, Sukardi dilaporkan hilang di Makkah. Foto: dok. Keluarga
Berita

Jemaah Haji Asal Kabupaten Malang Dilaporkan Hilang di Makkah

Selasa, 24 Jun 2025
Next Post
Bangkitkan Sektor Perhotelan, IHGM Malang Raya Gandeng Pemerintah

Bangkitkan Sektor Perhotelan, IHGM Malang Raya Gandeng Pemerintah

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.