Selasa, Juni 2, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Insight

Kisah Calon Wali Kota Batu Nurochman, Dari Anak Petani Menuju Balai Kota Among Tani

Redaksi by Redaksi
Agustus 23, 2024 7:49 pm
in Insight
Kisah Calon Wali Kota Batu, Nurochman seorang anak petani yang kini bersaing menuju Balai Kota Among Tani./Foto: Tangkapan layar YouTube Tugu Malang ID.

Kisah Calon Wali Kota Batu, Nurochman seorang anak petani yang kini bersaing menuju Balai Kota Among Tani./Foto: Tangkapan layar YouTube Tugu Malang ID.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Jalan hidup seseorang adalah misteri semesta. Tidak akan pernah tahu ujung hidupnya seperti apa. Mungkin kalimat itulah yang bisa menggambarkan sosok calon Wali Kota Batu, Nurochman. Seorang anak petani biasa yang kini melajukan langkah menjadi Calon Wali Kota Batu.

Siapa yang tahu, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu harus melewati lika-liku kehidupan dari titik nol hingga sampai seperti sekarang. Cak Nur, begitu ia disapa adalah anggota DPRD terpilih selama 3 periode, termasuk periode 2024-2029 nanti.

READ ALSO

The Whisperer, Art Toys Horor yang Terinspirasi dari Sosok Astral Penunggu Jembatan Cangar

Tak Lupa Akar, Owner Mie Cendana Viral di Malang Buka Peluang Gandeng Produk UMKM Lokal

Berlatar belakang sebagai seorang anak petani di Desa Sumberejo Kota Batu. Nurochman kecil sudah terbiasa ditempa hidup yang keras.

Baca Juga: Insan Pelaku Sepak Bola Jagokan Nurochman Jadi Wali Kota Batu di Pilkada 2024

Masa kecil Cak Nur banyak dihabiskan untuk membantu kedua orang tuanya di ladang. Orang tuanya bertani sayur seledri, salah satu komoditas pertanian utama dan khas di Desa Sumberejo.

Nurochman sadar, kemampuan orang tuanya menyekolahkan anak hingga SMA sudah menjadi pencapaian yang luar biasa pada saat itu. Jadi, ia tak memaksakan diri berkuliah.

“Bapak ibu saya petani. Saya juga ikut bertani. Bahkan sampai lulus SMA itu, karena orang tua saya ada keterbatasan biaya, saya tidak bisa lanjut kuliah. Saya pun tidak masalah soal itu dan ikut bantu bertani. Periodenya saya bertani itu cukup lama,” kisah Nurochman dalam podcast Tugu Inspirasi.

Baca Juga: Bursa Nama Calon Wali Kota Batu dari PKB, Petinggi PKB Nurochman Menyusul Daftar Besok

Namun, kondisi itu tak membuatnya menyerah dengan keadaan. Tidak kuliah bukan berarti ia tak berhenti untuk belajar.

Nurochman muda cukup aktif mengikuti organisasi seperti IPNU hingga kemudian menjadi Ketua DPC PKB. Nurochman piawai untuk srawung atau membaur dengan masyarakat Kota Batu.

Di masa-masa sulit itu, Cak Nur juga sempat bekerja sebagai sales obat pertanian hingga menjadi Office Boy (OB) atau houseman di sebuah hotel. Pria yang kini berusia 53 tahun itu pun menjalani pekerjaannya dengan ikhlas.

Selama bekerja di hotel, Nurochman juga terkenal aktif di lingkungan tempat tinggalnya hingga dipercaya menjabat di Badan Permusyawaratan Desa BPD hingga kemudian dipercaya menjabat sebagai Pj Kepala Desa.

”Pas mencalonkan kepala desa waktu itu masih (kerja) di hotel. Sebelumnya saya menjadi Badan Permusyawaratan Desa karena saya aktif di kegiatan sosial melalui organisasi Karang Taruna maupun Pecinta Alam,” terang Nurochman.

Dari situlah kemudian Nurochman bertemu dengan Wali Kota Batu pertama, Almarhum Dr. H.M. Imam Kabul, M.Si, M.Hum. Pertemuannya itu ternyata membuat Imam Kabul kepincut dan meminta Nurochman menjadi ajudan pribadinya.

Selama mengikuti Imam Kabul, Nurochman mengaku banyak belajar dari sosok Wali Kota Batu pertama itu sebagai sosok pemimpin yang egaliter.

Tidak ada batas antara pejabat dan masyarakat. Pengalaman itu pula yang membuatnya kini menjadi sosok seperti itu secara naluriah.

“Saya kira, pribadi saya hingga sekarang ya terjadi secara alamiah saja. Saya orang biasa, anak petani yang kebetulan diberi kesempatan menjadi wakil rakyat. Jadi, ketika saya menjalani tugas sebagai wakil rakyat itu ya seperti saya menjadi rakyat biasa seperti sebelum terpilih,” ujarnya.

Kini, anak petani itu sedang memfokuskan diri dan mendedikasikan mimpi untuk membangun kota kelahirannya tersebut. Seperti diidam-idamkan masyarakat selama ini yang belum kesampaian. Ia tahu harus menapak mulai dari mana dan kebutuhan seperti apa.

Bersama Heli Suyanto, pasangan putra daerah Kota Batu itu sudah mendapatkan rekomendasi dari PKB dan Gerindra untuk bersaing dalam kontestasi Pilkada Serentak 2024 mendatang. Lantas, apakah anak petani itu akan berhasil melenggang masuk ke Balai Kota Among Tani? .

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter : Bagus Rachmad Saputra & M Ulul Azmy

Editor: Herlianto. A

Tags: Calon Wali Kota Batukota batuNurochmanpkb

Related Posts

Penampakan 'The Whisperer', art toys karya Rino Adi Mardika yang terinspirasi dari hantu penunggu jembatan cangar. Foto: Azmy
Insight

The Whisperer, Art Toys Horor yang Terinspirasi dari Sosok Astral Penunggu Jembatan Cangar

Selasa, 5 Mei 2026
mie cendana
Insight

Tak Lupa Akar, Owner Mie Cendana Viral di Malang Buka Peluang Gandeng Produk UMKM Lokal

Sabtu, 2 Mei 2026
Sam HC (Heri Cahyono) bersiap mengelilingi dunia melintasi 14 negara. (Foto/M Sholeh)
Insight

Berbekal Tekat, Sam HC Tantang Diri Kelilingi Dunia dari Malang Naik Motor

Jumat, 1 Mei 2026
Proses pembuatan batik di Batik Seng. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Insight

Pengolahan Limbah Batik Seng, Dari Sisa Produksi Menjadi Sumber Daya Berkelanjutan

Kamis, 30 Apr 2026
Kisah CEO sekaligus Founder Thursina IIBS, Nur Abidin yang juga alumni Unisma tentang nilai dan karakter di kampus menjadi inspirasi mengembangkan lembaga pendidikan bertaraf global. /Foto: Tangkapan layar YouTube Unisma.
Insight

Jejak Gemilang Alumni Unisma: Tanamkan Nilai dan Karakter Islam Modern Melalui Lembaga Pendidikan Bertaraf Global

Rabu, 29 Apr 2026
Casila Indonesia
Insight

Casila Indonesia, UMKM Poncokusumo yang Sukses Ekspor ke Jepang dan Singapura

Minggu, 26 Apr 2026
Next Post
Gunawan HS atau Abah Gun (kanan) menghadiri kegiatan sinau dan ngaji bareng Gus Sabrang. Foto: dok.

Belajar Bersama Masyarakat Pagelaran, Gunawan HS Hadiri Sinau dan Ngaji Bareng Gus Sabrang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.