Sabtu, Oktober 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Insight

Kisah Calon Wali Kota Batu Nurochman, Dari Anak Petani Menuju Balai Kota Among Tani

Redaksi by Redaksi
Agustus 23, 2024 7:49 pm
in Insight
Kisah Calon Wali Kota Batu, Nurochman seorang anak petani yang kini bersaing menuju Balai Kota Among Tani./Foto: Tangkapan layar YouTube Tugu Malang ID.

Kisah Calon Wali Kota Batu, Nurochman seorang anak petani yang kini bersaing menuju Balai Kota Among Tani./Foto: Tangkapan layar YouTube Tugu Malang ID.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Jalan hidup seseorang adalah misteri semesta. Tidak akan pernah tahu ujung hidupnya seperti apa. Mungkin kalimat itulah yang bisa menggambarkan sosok calon Wali Kota Batu, Nurochman. Seorang anak petani biasa yang kini melajukan langkah menjadi Calon Wali Kota Batu.

Siapa yang tahu, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu harus melewati lika-liku kehidupan dari titik nol hingga sampai seperti sekarang. Cak Nur, begitu ia disapa adalah anggota DPRD terpilih selama 3 periode, termasuk periode 2024-2029 nanti.

READ ALSO

Jejak Sufistik Surya dan Sjenny

Film Anak Malang Tembus Panggung Internasional

Berlatar belakang sebagai seorang anak petani di Desa Sumberejo Kota Batu. Nurochman kecil sudah terbiasa ditempa hidup yang keras.

Baca Juga: Insan Pelaku Sepak Bola Jagokan Nurochman Jadi Wali Kota Batu di Pilkada 2024

Masa kecil Cak Nur banyak dihabiskan untuk membantu kedua orang tuanya di ladang. Orang tuanya bertani sayur seledri, salah satu komoditas pertanian utama dan khas di Desa Sumberejo.

Nurochman sadar, kemampuan orang tuanya menyekolahkan anak hingga SMA sudah menjadi pencapaian yang luar biasa pada saat itu. Jadi, ia tak memaksakan diri berkuliah.

“Bapak ibu saya petani. Saya juga ikut bertani. Bahkan sampai lulus SMA itu, karena orang tua saya ada keterbatasan biaya, saya tidak bisa lanjut kuliah. Saya pun tidak masalah soal itu dan ikut bantu bertani. Periodenya saya bertani itu cukup lama,” kisah Nurochman dalam podcast Tugu Inspirasi.

Baca Juga: Bursa Nama Calon Wali Kota Batu dari PKB, Petinggi PKB Nurochman Menyusul Daftar Besok

Namun, kondisi itu tak membuatnya menyerah dengan keadaan. Tidak kuliah bukan berarti ia tak berhenti untuk belajar.

Nurochman muda cukup aktif mengikuti organisasi seperti IPNU hingga kemudian menjadi Ketua DPC PKB. Nurochman piawai untuk srawung atau membaur dengan masyarakat Kota Batu.

Di masa-masa sulit itu, Cak Nur juga sempat bekerja sebagai sales obat pertanian hingga menjadi Office Boy (OB) atau houseman di sebuah hotel. Pria yang kini berusia 53 tahun itu pun menjalani pekerjaannya dengan ikhlas.

Selama bekerja di hotel, Nurochman juga terkenal aktif di lingkungan tempat tinggalnya hingga dipercaya menjabat di Badan Permusyawaratan Desa BPD hingga kemudian dipercaya menjabat sebagai Pj Kepala Desa.

”Pas mencalonkan kepala desa waktu itu masih (kerja) di hotel. Sebelumnya saya menjadi Badan Permusyawaratan Desa karena saya aktif di kegiatan sosial melalui organisasi Karang Taruna maupun Pecinta Alam,” terang Nurochman.

Dari situlah kemudian Nurochman bertemu dengan Wali Kota Batu pertama, Almarhum Dr. H.M. Imam Kabul, M.Si, M.Hum. Pertemuannya itu ternyata membuat Imam Kabul kepincut dan meminta Nurochman menjadi ajudan pribadinya.

Selama mengikuti Imam Kabul, Nurochman mengaku banyak belajar dari sosok Wali Kota Batu pertama itu sebagai sosok pemimpin yang egaliter.

Tidak ada batas antara pejabat dan masyarakat. Pengalaman itu pula yang membuatnya kini menjadi sosok seperti itu secara naluriah.

“Saya kira, pribadi saya hingga sekarang ya terjadi secara alamiah saja. Saya orang biasa, anak petani yang kebetulan diberi kesempatan menjadi wakil rakyat. Jadi, ketika saya menjalani tugas sebagai wakil rakyat itu ya seperti saya menjadi rakyat biasa seperti sebelum terpilih,” ujarnya.

Kini, anak petani itu sedang memfokuskan diri dan mendedikasikan mimpi untuk membangun kota kelahirannya tersebut. Seperti diidam-idamkan masyarakat selama ini yang belum kesampaian. Ia tahu harus menapak mulai dari mana dan kebutuhan seperti apa.

Bersama Heli Suyanto, pasangan putra daerah Kota Batu itu sudah mendapatkan rekomendasi dari PKB dan Gerindra untuk bersaing dalam kontestasi Pilkada Serentak 2024 mendatang. Lantas, apakah anak petani itu akan berhasil melenggang masuk ke Balai Kota Among Tani? .

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter : Bagus Rachmad Saputra & M Ulul Azmy

Editor: Herlianto. A

Tags: Calon Wali Kota Batukota batuNurochmanpkb

Related Posts

Jejak Sufistik Surya dan Sjenny
Insight

Jejak Sufistik Surya dan Sjenny

Jumat, 16 Okt 2026
Herlambang Hashemi yang membuat film anak malang tembus ke panggung internasional. Foto/M Sholeh
Insight

Film Anak Malang Tembus Panggung Internasional

Kamis, 15 Okt 2026
KH Abdullah Amiin. Foto: dok. keluarga
Insight

KH Abdullah Amiin, Perintis Pendidikan Islam dan Penggerak NU di Urek-Urek Gondanglegi

Rabu, 14 Okt 2026
Prof Khudori Sholeh dan Kebiasaan Wirid Membaca Al-Qur’an Setiap Hari
Insight

Prof Khudori Sholeh dan Kebiasaan Wirid Membaca Al-Qur’an Setiap Hari

Selasa, 13 Okt 2026
Lansia 76 tahun di Malang terbitkan Buku “50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny”, pada April 2026, Sastrawan Narudin Pituin Terbitkan Buku kritik “Membaca Sastra 50 Tahun Surya & Sjenny”
Insight

Lansia 76 tahun di Malang terbitkan Buku “50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny”, pada April 2026, Sastrawan Narudin Pituin Terbitkan Buku kritik “Membaca Sastra 50 Tahun Surya & Sjenny”

Jumat, 9 Okt 2026
Cerita Lansia di Malang, Yang Bersyukur 4 Cucunya Bisa Berpendidikan di Luar Negeri Mulai Inggris, Jepang, hingga Malaysia
Insight

Cerita Lansia di Malang, Yang Bersyukur 4 Cucunya Bisa Berpendidikan di Luar Negeri Mulai Inggris, Jepang, hingga Malaysia

Kamis, 8 Okt 2026
Next Post
Gunawan HS atau Abah Gun (kanan) menghadiri kegiatan sinau dan ngaji bareng Gus Sabrang. Foto: dok.

Belajar Bersama Masyarakat Pagelaran, Gunawan HS Hadiri Sinau dan Ngaji Bareng Gus Sabrang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.