Jumat, Juli 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

Kecoa Tak Hanya Menjijikkan, Tapi Juga Picu Alergi dan Bahaya Kesehatan

Redaksi by Redaksi
November 7, 2025 9:32 pm
in Tugu Sehat
kecoak

Ilustrasi/freepik.com

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Penelitian terbaru dari North Carolina State University (NC State) menemukan hubungan kuat antara tingkat infestasi kecoa di rumah dengan meningkatnya kadar alergen dan toksin bakteri atau endotoksin di lingkungan dalam ruangan. Studi ini menegaskan bahwa keberhasilan pengendalian hama secara signifikan dapat menurunkan polutan biologis berbahaya dan meningkatkan kualitas kesehatan udara di rumah.

Dikutip dari sciencedaily, tim peneliti mencatat bahwa ketika populasi kecoa berhasil ditekan melalui pembasmian profesional, kadar alergen dan endotoksin dalam ruangan menurun drastis. Hasil ini memperkuat bukti bahwa upaya membasmi kecoa tidak hanya mengatasi gangguan serangga, tetapi juga berdampak besar pada kesehatan lingkungan rumah tangga.

READ ALSO

Mengenal Kombucha, Teh Fermentasi yang Semakin Populer tetapi Manfaatnya Masih Terus Diteliti

Sinom Bangkit Lewat Kemasan Modern, Minuman Tradisional Kini Mulai Dilirik Generasi Muda

Baca juga: Musim Hujan, Waspada Penyakit Leptospirosis yang Bisa Tertular Lewat Air Banjir dan Hewan

Kecoak, Sumber Utama Endotoksin di Rumah

Endotoksin merupakan fragmen dinding sel bakteri yang dilepaskan saat bakteri mati. Karena kecoa memakan berbagai jenis bahan organik, mereka memiliki mikrobioma usus yang kompleks dan melepaskan endotoksin dalam jumlah besar melalui kotorannya.

“Endotoksin sangat penting bagi kesehatan manusia karena menghirup komponennya dapat memicu respons alergi,” jelas Coby Schal, Profesor Entomologi Terkemuka Blanton J. Whitmire di NC State. “Survei sebelumnya di AS menunjukkan kadar endotoksin lebih tinggi di rumah yang memiliki tanda-tanda infestasi kecoa, terutama di rumah berpenghasilan rendah.”

Metode Penelitian: Mengukur Alergen dan Endotoksin

Penelitian dilakukan di kompleks apartemen multi-unit di Raleigh, Carolina Utara. Para ilmuwan mengukur skala infestasi kecoa serta konsentrasi alergen dan endotoksin di setiap unit rumah. Sampel debu diambil sebelum dan sesudah perawatan hama untuk membandingkan perubahan kadar polutan.

Hasil awal menunjukkan bahwa rumah dengan infestasi kecoa berat memiliki kandungan endotoksin tinggi — dengan kecoak betina menghasilkan hampir dua kali lipat lebih banyak dibandingkan jantan.

“Kecoak betina makan lebih banyak, sehingga melepaskan endotoksin lebih tinggi melalui fesesnya,” jelas Madhavi Kakumanu, peneliti NC State dan salah satu penulis studi. Ia menambahkan bahwa dapur menjadi area dengan kadar endotoksin tertinggi karena banyaknya sumber makanan bagi kecoa.

Baca juga: Waspada, 7 Wabah Penyakit Ini Sering Muncul di Musim Hujan

Hasil: Pengendalian Hama Efektif Turunkan Polutan

Para peneliti membagi rumah menjadi tiga kategori: unit tidak dirawat, unit yang dibasmi kecoak secara profesional, dan kelompok kontrol tanpa infestasi.

Hasilnya, rumah tanpa perawatan tetap menunjukkan kadar alergen dan endotoksin tinggi. Sebaliknya, unit yang dibasmi menunjukkan penurunan signifikan pada kedua indikator tersebut.

“Ketika Anda membasmi kecoak, Anda juga mengurangi alergennya,” ujar Schal. “Penurunan kecil populasi kecoa belum cukup, karena kecoak yang tersisa tetap membawa banyak alergen. Namun, setelah infestasi benar-benar teratasi, endotoksin juga menurun secara signifikan.”

Kakumanu menambahkan bahwa partikel alergen dan endotoksin dapat menyebar melalui udara, memperburuk risiko bagi penghuni rumah yang rentan terhadap alergi dan asma.

Langkah Selanjutnya: Dampak pada Kesehatan Manusia

Penelitian lanjutan akan berfokus pada bagaimana alergen dan endotoksin dari kecoa memengaruhi kondisi asma melalui uji coba pada model hewan.

“Ada kemungkinan interaksi antara alergen dan endotoksin dapat memperburuk gejala asma,” ujar Schal. “Kami ingin mengetahui sejauh mana efek ini terjadi pada sistem pernapasan.”

Publikasi dan Dukungan Penelitian

Hasil penelitian ini telah dipublikasikan di The Journal of Allergy and Clinical Immunology: Global.

Penulis lainnya termasuk Richard G. Santangelo (NC State), Zachary C. DeVries (University of Kentucky), dan Jeffrey Siegel (University of Toronto).

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: jatmiko
redaktur: jatmiko

Tags: alergen kecoaasma dan alergiendotoksininfestasi kecoakesehatan lingkungankualitas udara rumahpenelitian NC Statepengendalian hama

Related Posts

Mengenal Kombucha, Teh Fermentasi yang Semakin Populer tetapi Manfaatnya Masih Terus Diteliti
Tugu Sehat

Mengenal Kombucha, Teh Fermentasi yang Semakin Populer tetapi Manfaatnya Masih Terus Diteliti

Kamis, 16 Jul 2026
jamu sinom
Tugu Sehat

Sinom Bangkit Lewat Kemasan Modern, Minuman Tradisional Kini Mulai Dilirik Generasi Muda

Kamis, 16 Jul 2026
Perbedaan Beras Merah, Putih dan Hitam, Mana yang Kandungan Gizinya Lebih Baik?
Tugu Sehat

Perbedaan Beras Merah, Putih dan Hitam, Mana yang Kandungan Gizinya Lebih Baik?

Jumat, 10 Jul 2026
5 Perbedaan Fresh Milk dan Susu UHT: Kenali Proses, Kandungan Gizi dan Cara Penyimpanannya
Tugu Sehat

5 Perbedaan Fresh Milk dan Susu UHT: Kenali Proses, Kandungan Gizi dan Cara Penyimpanannya

Senin, 6 Jul 2026
Info Loker! PSLC Membutuhkan Terapis dan Asisten Terapis untuk Wilayah Banjarnegara
Tugu Sehat

Info Loker! PSLC Membutuhkan Terapis dan Asisten Terapis untuk Wilayah Banjarnegara

Minggu, 5 Jul 2026
Hospital Penawar
Tugu Sehat

Investasi Kesehatan Terbaik! Hospital Penawar Hadirkan Paket Medical Check Up Wanita, Mulai RP 990 Ribu

Minggu, 28 Jun 2026
Next Post
Banjir dan longsor

Banjir dan Longsor Terjadi di Desa Sumberbrantas, Kota Batu

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.