Jumat, Oktober 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Ruang Cendekia

Kasus Pernikahan Lesbian di Malang dalam Prespekif Lovology

Redaksi by Redaksi
April 10, 2026 7:23 am
in Ruang Cendekia
Bara Susanto. Foto/dok

Bara Susanto. Foto/dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Oleh: Bara Susanto*

Tugumalang.id – Masalah pernikahan LGBT di Malang hanya satu contoh kecil masalah sosial terkait Human Relationship yang kurang mendapat perhatian serius dari pemerintah dan masyarakat.

READ ALSO

Jebakan Penerbitan Nakal dan Mengapa Penulis Butuh Ekosistem, Bukan Sekadar Mesin Cetak

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor

Terbukti seringnya lolosnya terjadinya pernikahan antar sesama wanita atau lesbian dan sesama pria atau gay yang seharusnya dapat diantisipasi sejak awal.

Bara Susanto, seorang lovolog dan founder lovology, yang telah melakukan riset selama 14 tahun terkait Hasrat, perilaku seksual dan Human Relationship ini mengatakan jika kejadian ini terjadi karena kelalaian semua pihak. Khususnya dunia pendidikan hanya fokus pada ranah kognitif, bukan pada ranah afektif jika terkait Human Relationship.

Baca Juga: Hapus Konten LGBT, Deddy Corbuzier Dapat Apresiasi dari Ketua PBNU

Karena hasrat dan moralitas itu ada pada ranah afektif. Serta memandang edukasi pubertas, hasrat dan perilaku seksual hanya sebatas kesehatan reproduksi semata. Padahal hasrat dan perilaku seksual telah menjadi Human Relationship Catastrophic yang mudah sekali menghacurkan kehidupan manusia.

Karya-karya Bara Susanto. Foto/dok
Karya-karya Bara Susanto. Foto/dok

Dengan social cost yang harus ditanggung pemerintah dan relationship cost serta pemilihannya yang ditanggung oleh penyintas.

Jika lemah pondasi afektifnya akan mudah sekali terbentuk hasrat yang tidak bermoral, maka secara kognitif akan terjadi banalitas dan terwujud dalam ranah behavioral berupa perilaku seksual yang tidak bermartabat.

Termasuk aktifitas seksual LGBT yang harus terpenuhi sesuai hasratnya. Maka terjadilah hubungan seks sejenis hingga impian untuk mengikatkan diri dalam sebuah pernikahan.

Dalam dunia lesbian, Rey dipastikan seorang butchy atau perempuan yang maskulin sesuai pengakuannya. Sedangkan perempuan yang menyukai butchy atau andro adalah seorang femme atau perempuan tulen yang juga masih bisa berhubungan dengan pria. Sehingga untuk Intan Anggraeni perlu dilakukan pembuktian lebih lanjut terkait orientasi seksualnya.

Baca Juga: Rapper Amerika Diserang Netizen Setelah “Jahat” Pada LGBTQ+

Karena identitas Rey yang seorang butchy juga pasti mudah untuk dikenali. Termasuk keberanian untuk tampil dengan memberikan klarifikasi tentang dirinya sebagai butchy. Dipihak lain, Intan juga bukanlah seorang perempuan yang hidup dipelosok dan tidak mengenal pergaulan ala generasi saat ini.

Sehingga mudah sekali membuktikannya dengan telusur sexual history-nya. Dalam lovology, sexual history dijelaskan sebagai perilaku seksual yang ditampilkan dan berbagai kisah relationship yang pernah terjadi yang terekam dalam memori pribadi, keluarga, circle terdekat dan dalam sosial masyarakat.

Termasuk jejak digital yang mudah sekali diakses yang dalam penyelidikan dapat digunakan sebagai bukti petunjuk.

Termasuk perlunya melakukan pemeriksaan terhadap keluarga Intan sebagai penyelenggara pernikahan. Khusus penghulu yang menikahkan secara siri harus ada pertanggungjawaban yang lebih berat karena keteledoran menikahkan tanpa melakukan telusur indentitas mempelai kedua mempelai.

Sebagai pembelajaran, berdasarkan temuan riset, bahwa semua Human Relationship yang rumit ibarat semak belukar telah menjadi katastropi dalam peradaban karena tiga penyebab utama.

Belum adanya ilmu yang spesifik belum adanya kecerdasan yang sesuai dan belum adanya kompetensi yang kompatibel terkait Human Relationship.

Untuk itu sebagai solusi berbasi riset, Lovology Institute mulai mempublikasikan trilogy. Yaitu; Lovology sebagai ilmu yang spesifik, Sexual Intelligence atau Relationship Intelligence sebagai kecerdasan yang sesuai dan Human Relationship Skill sebagai  kompetensi yang kompatibel terkait Human Relationship.

Lovology Institute juga berkomitmen mengajarkan dan menemani masyarakat dalam melewati 3 fase perkembangan Human Relationship. Yaitu; fase pubertas remaja, fase relationship dan pernikahan, serta yang juga paling penting adalah fase post relationship syndrome sebagai gangguan mental dan lovely health yang terjadi pada dua fase sebelumnya hingga menciptakan milyaran para silent relationship survivor atau penyintas masalah love and relationship yang berpengaruh buruk secara afektif, kognitif dan behavior untuk diri sendiri maupun dalam kehidupan sosial

Dampak yang ingin dicapai adalah sebagai upaya preventif berbasis literasi untuk meningkatkan afeksi moralitas hasrat dan perilaku seksual bermartabat. Sebagai salah satu upaya preventif pencegahan terulangnya kasus pernikahan LGBT.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

*Penulis adalah Lovolog, Founder Lovology Institute, penulis buku Trilogy of Lovology, sekaligus Sekjen ICMI Kabupaten Malang

Editor: Herlianto. A

Tags: kota malangLesbianLovologypernikahan

Related Posts

Achmad Sufyan Wahyudi, M.Pd/ Foto: Dok.
Ruang Cendekia

Jebakan Penerbitan Nakal dan Mengapa Penulis Butuh Ekosistem, Bukan Sekadar Mesin Cetak

Kamis, 15 Okt 2026
Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor
Ruang Cendekia

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor

Jumat, 9 Okt 2026
Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren
Ruang Cendekia

Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren

Minggu, 4 Okt 2026
Nyai Sepuh dalam Ingatan Banyak Orang
Ruang Cendekia

Nyai Sepuh dalam Ingatan Banyak Orang

Minggu, 4 Okt 2026
Memaksimalkan Potensi Negatif Manusia: Melihat Perspektif Psikologi dan Islam
Ruang Cendekia

Memaksimalkan Potensi Negatif Manusia: Melihat Perspektif Psikologi dan Islam

Rabu, 30 Sep 2026
Hakim, Hukum, dan Pelajaran dari Sulaiman Muda
Ruang Cendekia

Hakim, Hukum, dan Pelajaran dari Sulaiman Muda

Rabu, 30 Sep 2026
Next Post
Ilustrasi anak yang sedang berfikir tanpa menggunakan gadget sebagai jawab instan. (Foto: Pinterest @Josie Paman)

Kebiasaan Sederhana untuk Melatih Rasa Ingin Tahu dan Mengurangi Ketergantungan pada Gadget

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.