Minggu, Oktober 18, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tips

Kebiasaan Sederhana untuk Melatih Rasa Ingin Tahu dan Mengurangi Ketergantungan pada Gadget

Redaksi by Redaksi
April 10, 2026 7:29 am
in Tips
Ilustrasi anak yang sedang berfikir tanpa menggunakan gadget sebagai jawab instan. (Foto: Pinterest @Josie Paman)

Ilustrasi anak yang sedang berfikir tanpa menggunakan gadget sebagai jawab instan. (Foto: Pinterest @Josie Paman)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Di era digital saat ini, handphone telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Banyak orang mengandalkan gadget untuk mencari informasi, berkomunikasi, bahkan mengisi waktu luang.

Namun, jurnalis sekaligus pembuat film Nayeema Raza melihat adanya fenomena yang cukup mengkhawatirkan. Dalam bincang singkatnya di panggung TED berjudul 3 Habits to Practice Curiosity — and Escape Your Phone, Raza menyoroti sebuah kejadian yang mungkin sering dialami banyak otang.

READ ALSO

Cara Memakai Kerudung Segiempat untuk Wajah Bulat agar Terlihat Tirus

Tips Menghafal Al-Qur’an agar Cepat Hafal dan Konsisten

Terkadang ada orang yang merasa sangat terhubung di dunia maya, namun justru merasa asing dan terdistraksi saat berada di dunia nyata.

Baca Juga: Upgrade Kompetensi Guru, Dinas Pendidikan Kota Batu Perluas Digitalisasi Pendidikan di Jenjang SD

Raza mengingatkan bahwa ketergantungan berlebihan pada gawai secara perlahan-lahan mengikis kemampuan manusia untuk fokus dan berempati di dunia nyata. Yang lebih penting lagi, orang cenderung menjadi malas berpikir karena segala jawaban seolah sudah tersedia di depan mata.

Untuk itu Raza memaparkan tiga langkah kecil untuk melatih curiosity atau rasa ingin tau dan mengurangi penggunaan gedget yang bisa dipraktikkan setiap hari:

1. Berhenti Sejenak (The Power of Pause)

Kebiasaan pertama adalah melatih jeda. Seringkali, orang membuka ponsel bukan karena butuh, melainkan karena refleks otomatis. Raza menyarankan untuk memberikan waktu atau jeda setidaknya satu detik sebelum memutuskan untuk menyalakan layar.

Satu detik mungkin terdengar sepele, namun jeda singkat ini memberi ruang bagi otak untuk sadar sepenuhnya. Jeda ini akan membantu kita bertanya pada diri sendiri “Apakah aku benar-benar perlu mengecek notifikasi sekarang, atau hanya sedang merasa bosan?” Latihan ini akan perlahan mengambil alih kendali atas perhatian kita sendiri.

2. Rasa Penasaran (Wonder)

Di zaman serba instan, manusia cenderung takut terhadap ketidaktahuan. Saat lupa nama aktor dalam sebuah film atau penasaran tentang suatu fakta sejarah, jempol seketika akan bergerak di mesin pencari. Raza memberikan tantangan untuk melakukan hal sebaliknya yakni dengan menikmati rasa tidak tahu.

Baca Juga: Kuliah Tamu Internasional ITN Malang Bahas Masa Depan AI dan Teknologi Digital

‘Cobalah untuk tidak langsung mencari jawaban di Google’ kata Raza. Biarkan pertanyaan itu menggantung di kepala. Proses menebak-nebak dan membiarkan imajinasi bekerja justru merupakan cara terbaik untuk mengasah kreativitas. Dengan menikmati proses berpikir, seseorang bisa membangun kembali ketajaman mental yang sering tumpul akibat informasi instan.

3. Keberanian untuk Bertanya Langsung (Ask)

Langkah terakhir, kembalilah pada interaksi yang paling dasar yakni bertanya kepada orang lain secara langsung di dunia nyata.

Alih-alih mengandalkan ulasan internet, cobalah untuk berdiskusi langsung. Bertanya kepada teman atau bahkan orang asing bukan hanya soal mendapatkan informasi, tetapi soal membangun koneksi.

Raza menekankan bahwa kehadiran secara utuh dalam sebuah percakapan jauh lebih berharga daripada sekadar data yang akurat. Dengan bertanya langsung akan membuka peluang untuk melihat sudut pandang yang berbeda, merasakan nada bicara, dan memahami emosi lawan bicara. Dan hal ini merupakan sesuatu yang tidak bisa diberikan oleh layar ponsel manapun.

Melalui tiga langkah sederhana ini, Raza mengingatkan bahwa menjadi manusia berarti berani untuk hadir sepenuhnya, berani untuk merasa penasaran, dan berani untuk terhubung secara langung.

Karena kebahagiaan sejati tidak ditemukan di dalam aplikasi, melainkan dalam momen-momen saat seseorang benar-benar hadir di dunia nyata.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: ‘Isyatur Rodhiyah/Magang

Editor: Herlianto. A

Tags: CuriosityGadgetliterasi digitalNayeema Razaself developmentTED

Related Posts

Cara Memakai Kerudung Segiempat untuk Wajah Bulat agar Terlihat Tirus
Tips

Cara Memakai Kerudung Segiempat untuk Wajah Bulat agar Terlihat Tirus

Rabu, 14 Okt 2026
Tips Menghafal Al-Qur’an agar Cepat Hafal dan Konsisten
Tips

Tips Menghafal Al-Qur’an agar Cepat Hafal dan Konsisten

Rabu, 14 Okt 2026
Rekomendasi Menginap Dekat Kampus, Ini Hotel Bintang 4 di Sekitar Universitas Brawijaya
Tips

Rekomendasi Menginap Dekat Kampus, Ini Hotel Bintang 4 di Sekitar Universitas Brawijaya

Jumat, 4 Sep 2026
5 Toko Jam dan Aksesori di Pasar Besar Malang yang Bisa Dikunjungi
Tips

5 Toko Jam dan Aksesori di Pasar Besar Malang yang Bisa Dikunjungi

Jumat, 14 Agu 2026
Kitab Fathul Izar Uraikan Adab Hubungan Suami Istri, dari Waktu, Etika hingga Doa
Tips

Kitab Fathul Izar Uraikan Adab Hubungan Suami Istri, dari Waktu, Etika hingga Doa

Minggu, 9 Agu 2026
7 Kebiasaan Sepele yang Bisa Bikin Tagihan Listrik Membengkak
Tips

7 Kebiasaan Sepele yang Bisa Bikin Tagihan Listrik Membengkak

Sabtu, 8 Agu 2026
Next Post
Illustrasi madu lokal Indonesia. (Foto: Pinterest)

7 Jenis Madu Lokal Indonesia yang Kaya Manfaat, Wajib Tahu!

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10172026 1
Iklantm 10172026 2
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.