Malang, Tugumalang.id – Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana, menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi keluarga korban Tragedi Kanjuruhan. Pernyataan tersebut disampaikan dalam agenda silaturahmi bersama keluarga korban yang digelar di Ballroom Sanika Satya Wada Polresta Malang Kota.
Selain mempererat komunikasi, kegiatan silaturahmi ini menjadi ruang dialog terbuka antara institusi kepolisian dan keluarga korban. Forum tersebut dimanfaatkan sebagai sarana penyampaian aspirasi, harapan, serta masukan konstruktif agar institusi kepolisian ke depan dapat semakin humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Komitmen Moral dan Kehadiran Polri di Tengah Keluarga Korban
Kombes Pol Putu Kholis Aryana menegaskan bahwa silaturahmi tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan panggilan moral, baik secara institusional maupun personal, untuk terus hadir bersama keluarga korban Tragedi Kanjuruhan.
“Kami mengundang keluarga korban, khususnya yang berdomisili di Kota Malang, untuk menjadikan Polresta Malang Kota sebagai rumah yang bisa menaungi dan membersamai keluarga korban Kanjuruhan,” ucapnya.
Baca juga: Peringatan Tiga Tahun Tragedi Kanjuruhan, Ribuan Orang Gelar Doa Bersama di Stadion
Ia menekankan bahwa Polresta Malang Kota berkomitmen membangun ruang kebersamaan yang berlandaskan empati, kepedulian, dan tanggung jawab moral terhadap keluarga korban.
Penguatan Nilai Humanisme dan Kepemimpinan Kepolisian
Silaturahmi yang juga dihadiri pengamat kepolisian Bambang Rukminto tersebut menjadi momentum penting dalam memupuk nilai-nilai kepemimpinan di lingkungan Polresta Malang Kota. Nilai humanisme, empati, dan kemanusiaan menjadi fondasi utama yang terus diperkuat dalam pola kepemimpinan internal.
“Silaturahmi ini sebagai dorongan dan kewajiban moral bagi kami. Kami mengajak para pejabat utama memiliki kesamaan niat, empati, dan kepedulian dalam membersamai keluarga korban Kanjuruhan,” tegasnya.
Pendekatan humanis ini diharapkan mampu membangun kepercayaan publik serta memperkuat hubungan emosional antara kepolisian dan masyarakat.
Fasilitasi Layanan dan Pendampingan Keluarga Korban
Dalam sesi interaksi, pihak Polresta Malang Kota memberikan ruang seluas-luasnya bagi perwakilan keluarga korban untuk menyampaikan unek-unek, harapan, masukan, hingga keluhan yang selama ini dirasakan.
Baca juga: Mengenang Tiga Tahun Tragedi Kanjuruhan: Sederet Fakta dari Insiden Kelam Sepak Bola Indonesia
Pihak kepolisian juga menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi berbagai kebutuhan keluarga korban secara berkelanjutan.
“Kami siap mendukung dan memfasilitasi, mulai dari pendampingan bagi putra-putri keluarga korban yang berminat mengikuti seleksi anggota Polri, dukungan layanan kesehatan, penjajakan beasiswa pendidikan, hingga fasilitasi penyampaian aspirasi kepada Pemerintah Kota Malang dan OPD terkait,” urainya.
Selain itu, Polresta Malang Kota juga memberikan kemudahan layanan administrasi kepolisian, seperti pengurusan SIM melalui Satlantas, SKCK melalui Intelkam, serta dukungan kewilayahan melalui para Kapolsek untuk membantu kebutuhan sosial kemasyarakatan keluarga korban di masing-masing wilayah.
Sebagai bentuk penghormatan dan kepedulian, Kombes Pol Putu Kholis Aryana juga telah menginstruksikan jajaran Polsek untuk melakukan silaturahmi langsung ke rumah keluarga korban, khususnya bagi mereka yang belum sempat hadir karena keterbatasan pekerjaan maupun kondisi tertentu. Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen Polresta Malang Kota dalam menjaga kehadiran negara di tengah keluarga korban Tragedi Kanjuruhan secara berkelanjutan.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
redaktur: jatmiko
























