Malang, Tugumalang.id – Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, Perum Bulog Cabang Malang memastikan ketersediaan beras di wilayah Malang aman. Bahkan pasokan dinilai melimpah dan mampu menopang kebutuhan masyarakat hingga beberapa bulan ke depan.
Kepala Bulog Sub Divre Malang, M Nurjuliansyah Rachman menyampaikan bahwa saat ini pihaknya memiliki stok beras mencapai 59 ribu ton. Seluruh persediaan tersebut tersimpan di empat gudang Bulog yang berada di wilayah Pasuruan dan Malang.
“Stok beras aman, tergantung pemerintah mau mendistribusikan melalui program apa. Melihat kondisi sekarang, 10 bulan masih aman,” ucapnya.
Baca juga: Kontribusi Bulog Malang Wujudkan Swasembada Pangan dengan Tanam 413 Pohon di Hulu Sungai Brantas
Ia menegaskan, stok tersebut cukup untuk menghadapi masa Nataru hingga beberapa bulan ke depan. Namun ketersediaan tetap menyesuaikan program penyaluran beras yang dikeluarkan pemerintah.
Menurutnya, Bulog Malang mendapatkan pasokan dari penyerapan gabah petani di berbagai wilayah di Jawa Timur, termasuk Malang Raya. Selain itu, pengadaan juga dilakukan melalui mitra-mitra Bulog.
“Beras kami dari penyerapan gabah petani di seluruh Jatim, tentu juga Malang Raya. Kalau penyerapan kami yang paling besar dari Pasuruan,” ujarnya.
Baca juga: Harga Beras di Kota Malang Melambung, Beras Bulog Jadi Buruan
Ia menambahkan, hingga saat ini belum terlihat adanya lonjakan permintaan distribusi beras di wilayah Malang sepanjang Desember 2025. Kondisi tersebut dipengaruhi distribusi bantuan pangan yang masih berjalan.
“Kebutuhan (pasar) sebenarnya masih stabil karena beras SPHP terus digelontor. Jadi tak ada lonjakan permintaan, masih normal,” ungkapnya.
Berdasarkan data Bulog, sejak Juni hingga awal Desember 2025, pihaknya telah menyalurkan beras SPHP untuk program bantuan pangan mencapai 12 ribu ton.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
redaktur: jatmiko





























