Jelang Libur Lebaran, DPUPR Kota Batu Tutup Lubang Tiga Ruas Jalan Alternatif

  • Whatsapp
Salah satu jalur yang diperbaiki Bina Marga DPUPR Kota Batu. foto: Moh Sholeh

KOTA BATU – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu tengah melakukan perbaikan jalan berlubang ditiga jalur alternatif Kota Batu. Hal itu dilakukan demi memberikan kenyamanan pengendara lalulintas saat libur lebaran 2021.

Kabid Bina Marga, DPUPR Kota Batu, Dian Fachroni menuturkan, tiga ruas jalur alternatif yang sedang dalam perbaikan tutup lubang yaitu, jalur Jalibar-Abdul Gani Atas, Wukir -Totongrejo dan Giripurno-Pandanrejo.

Bacaan Lainnya

“Ketiga ruas jalur alternatif ini semua proses tutup lubang dan hampir selesai, tapi ini sifatnya perbaikan jangka pendek,” tuturnya, Sabtu (24/4/2021).

Dikatakan, panjang ruas jalur yang dalam proses perbaikan tutup lubang di ruas Jalibar-Abdul Gani Atas sepanjang 6 kilometer. Sedangkan Wukir -Torongrejo sepanjang 1,7 kilometer dan Giripurno-Pandanrejo sepangang 3,3 kilometer.

“Target kita H-3 lebaran maksimal harus sudah selesai, kalau selesai sebelum itu ya lebih baik. Tapi ini sudah hampir selesai, ini sudah jalan sekitar 60 persen,” ucapnya.

Dia memastikan, perbaikan ruas ruas jalur alternatif Kota Batu selain jalur provinsi telah berjalan optimal. Skema perbaikan jangka pendek tersebut memang disiapkan untuk keamanan lalulintas pada libur lebaran.

“Untuk antisipasi kedaruratannya, ya kita tutup lubang itu. Kita terus gerak, kita turunkan 3 tim sehari, liburpun juga jalan,” ujarnya.

“Anggaran yang disiapkan untuk tutup lubang di tiga ruas itu kurang lebih sekitar Rp 600 juta sampai Rp 800 juta,” imbuhnya.

Menurutnya, ketiga ruas jalur alternatif tersebut juga masuk dalam rencana perbaikan jangka panjang. Perbaikan tersebut masuk dalam program pembangunan, peningkatan dan pemeliharaan jalan DPUPR Kota Batu 2021.

Baca Juga  Komnas PA Sebut Ada Indikasi Keterlibatan Pengelola SMA SPI Selain Terduga JE

“Ruas ini kita anggarkan proses lelang untuk overlay reguler juga. Namun lebaran ini berada diawal triwulan kedua, jadi jelas gak nutut kalau lelang. Untuk itu, kita tutup lubang dulu sambil jalan proses lelang,” paparnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *