Tugumalang.id – Seorang ibu bernama Siti menjadi korban penjambretan di Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Korban tak hanya kehilangan perhiasannya, tapi juga mengalami luka-luka karena pelaku menyabet celurit kepada korban. Selain Siti, anak dan menantunya pun menjadi sasaran pembacokan celurit oleh pelaku.
Berdasarkan informasi yang beredar, peristiwa ini terjadi pada Sabtu (25/2/2023) sekitar pukul 06.15 WIB. Peristiwa ini menggemparkan warga sekitar. Salah satu warga mengambil video di lokasi kejadian dan menunjukkan bekas darah milik korban yang masih berceceran. Video ini kemudian disebar di media sosial dan kini menjadi perhatian para netizen.
Menurut keterangan yang dicantumkan di caption video, sebelum melancarkan aksinya, pelaku berpura-pura menanyakan alamat pada korban. Lalu, pelaku menjambret perhiasan milik korban.
Saat dijambret, korban sempat berteriak. Anak dan menantu korban kemudian datang untuk membantu korban. Namun, pelaku mengayunkan celurit kepada mereka bertiga. Akibatnya, ketiga orang tersebut mengalami luka-luka.
Menurut informasi yang dihimpun Tugu Malang ID, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Prasetya Husada, Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang.
Kapolsek Karangploso, AKP Bambang Subinanjar, membenarkan adanya peristiwa ini. Menurutnya, saat ini pihak Satreskrim Polres Malang tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Iya betul, masih olah TKP dipimpin oleh Kasatreskrim,” ujarnya.
Bambang belum bisa memberikan informasi lebih detail karena saat ini kasus ini masih dalam penyelidikan. Ia mengatakan bahwa pelaku penjambretan setidaknya ada dua orang. “Yang terlihat dua orang,” kata Bambang.
Terkait kondisi korban, Bambang mengatakan kondisinya sudah membaik. Mereka mengalami luka di bagian kepala serta tangan, namun telah mendapatkan perawatan medis.
“(Kondisi korban) sudah membaik,” ujar Bambang.
Sebelumnya juga diberitakan terjadi penjambretan di Desa Brongkal, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, Kamis (23/2/2023). Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.
Reporter: Aisyah Nawangsari
Editor: Herlianto. A





























