MALANG, Tugumalang.id – Podcast Tugu Inspirasi segmen politik menghadirkan Ir. H. Moch. Karis, M.Si, mantan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Kota (Pemkot) Malang yang kini menjadi salah satu bakal calon Wali Kota Malang dalam Pilkada 2024 mendatang.
Dalam podcast ini, Ir H Moch. Karis MSi mengatakan hanya dengan modal cash Rp500 juta dia berani menjadi calon wali Kota Malang.
engan keyakinan dan kepercayaan yang tinggi kepada tuhan bahwa selalu ada pertolongan yang selalu dipegang teguh dia dan keluarganya.
Baca Juga: Nama Putra Eks Bupati Malang Rendra Kresna Muncul di Bakal Calon Wali Kota Batu
Ir H Moch Karis MSi sudah pernah daftar ke 5 partai, di antaranya PKB sebagai kader, partai PSI, Nasdem, PDIP dan bahkan ke depannya akan mendaftar ke partai Gerindra.
“Ini itu sudah perintah, namanya lobi politik. Istilahnya sudah strategi juga. Membangun Kota Malang tidak bisa hanya dibangun oleh satu golongan saja, kita harus kerja sama, istilahnya itu gotong royong,” tuturnya.
Salah satu faktor untuk menjadi pemimpin Kota Malang, kata dia, adalah orang yang paham akan birokrasi, tata kelola pemerintahan. Kemudian, paham keluhan atau problematika masyarakat dan paham pengelolaan APBD. Memiliki modal pengetahuan tersebut, sudah dapat mendaftarkan diri sebagai calon pemimpin Kota Malang.
Baca Juga: Teka-Teki 2 Sosok Calon Wali Kota Batu Independen di Pilkada 2024, Siapa Ya?
Ir. H. Moch Karis, M.Si sebelum menjadi kepala dinas Kota Pasuruan, di umur 28 tahun sudah pernah menjabat sebagai kepala cabang RLKT di Situbondo.
Walaupun pernah menjabat kepala dinas di Kota Pasuruan, dia saat pindah ke Kota Malang juga sempat menjadi staff Pemkot Malang. Hal ini tidak menjadikannya minder atau sakit hati. “Dijalanin saja, toh tidak lama lagi juga kembali menduduki sebuah amanah lagi oleh pimpinan wali kota pada saat itu,” tuturnya.
Latar belakang pernah menjadi ASN membuat dia berharap nantinya ASN membantu atau mengeksekusi apa yang menjadi target dalam birokrasi. “Itu tidak bisa hanya sekedar kita tuntut kewajibannya, hak-haknya harus diperhatikan juga. Salah satunya bagaimana ngimbangin dengan peningkatan kesejahteraan,” tuturnya.
Dia juga berjanji akan menaikkan tunjangan bagi ASN di Kota Malang jika terpilih nantinya. Kalau bisa, tunjangan harus hampir sama dengan ASN Pemprov Jatim.
Dia mengajak warga Kota Malang untuk bersama-sama membangun Kota Pendidikan ini. “Marilah kita memilih pemimpin yang memang ahlinya, yang tahu tentang tujuan ke depannya dan mengetahui cara menyejahterakan masyarakatnya dengan adil dan makmur,” tuturnya di akhir podcast.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Selfi Dewi (Magang)
Editor: Herlianto. A




























