Sabtu, Juli 18, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Ini Formula UIN Malang Sukses Lahirkan 19 Guru Besar dalam 3,5 Tahun

Redaksi by Redaksi
Februari 21, 2021 6:23 pm
in Uncategorized
Rektor UIN Malang, Prof Abdul Harris, bersama tiga guru besar baru.(foto: istimewa)

Rektor UIN Malang, Prof Abdul Harris, bersama tiga guru besar baru.(foto: istimewa)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Program Percepatan Guru Besar tengah jadi andalan Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, untuk mendongkrak kualitas kampus.

Masing-masing Program Studi (Prodi) ditargetkan memiliki satu Guru Besar. Hingga kini, UIN Malang sudah memiliki 28 Guru Besar, dari total 43 yang ditargetkan sesuai jumlah prodi.

READ ALSO

Kinerja PLN Terus Diperkuat Melalui Sinergi PLN UP3 Malang dan Pemerintah Kota Malang untuk Percepatan Ekosistem Kendaraan Listrik Guna Penambahan PAD Untuk Kemajuan Masyarakat

Sering Dikira Cuma Bisa Disimpan, Warga Batu Mulai Lirik Benefit Deposito Tabungan Emas

Menurut H. Triyo Supriyatno, Ph.D, Kepala Program Studi (Kaprodi) S-3 Pendidikan Agama Islam Berbasis Studi Interdisipliner (PAI-BSI), pencapaian itu tidak lepas dari peran serta Rektor UIN Malang, Prof Abdul Haris, yang terus menggaungkan program tersebut. Bahkan, selama 3,5 tahun masa jabatan beliau sejak 2017, tercatat sudah ada 19 Guru Besar yang dikukuhkan.

“Programnya Pak Rektor adalah percepatan Guru Besar dari dosen-dosen yang ada di UIN Maliki Malang, untuk meningkatkan kualitas universitas.

Jika secara kuantitas banyak guru besar dan secara kualitas banyak karya para guru besar yang dibutuhkan masyarakat. Maka akan meningkatkan mutu dan kepercayaan masyarakat pada UIN Malang,” ujarnya

Dibalik pencapain tersebut, rupanya banyak upaya dan kerja keras yang luar biasa telah dilakukan. Termasuk sang Rektor UIN Malang.

Langkah awal, lanjut Triyo, dengan membuka kesempatan seluas-luasnya bagi seluruh dosen yang memang sudah waktunya mengajukan Guru Besar.

“Formulasinya pak rektor ada banyak, termasuk dosen siapapun yang sudah waktunya menjadi Guru Besar diarahkan untuk ikut program klinik jurnal untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas jurnal scopus,” sambungnya

Pihaknya, juga membuat kebijakan terkait pendanaan, memberikan peluang untuk menyelenggarakan seminar nasional maupun internasional. Memberi peluang bagi dosen untuk mengajukan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), hingga melakukan kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi internasional yang masuk dalam peringkat top 100 Best World University.

“Kami berikan dana pendamping untuk mensubmit jurnal ilmiah terindeks scopus, yang berbayar akan diganti kampus setelah jurnal itu terbit. Kampus juga membuat kebijakan remunerasi yang memberikan honorarium bagi dosen yang telah menulis karya ilmiah. Mulai jurnal internasional yang terindeks scopus/WoS atau jurnal nasional Sinta 1/2/3, maupun buku ber ISBN, sesuai bidang keilmuan masing-masing dosen,” jelasnya.

Artinya, pihak kampus menanggung pembiayaan dalam rangka proses percepatan guru besar. Dengan demikian, diharapkan dapat menjadi stimulus bagi para dosen untuk lekas mencapai gelar tertingginya. Sekaligus mengembangkan program S3 di UIN Malang secara bertahap.

“Pak Rektor sangat getol meningkatkan kualitas kampus dengan melibatkan semua unsur agar berkualitas. Semua warga kampus diberi peluang meningkatkan kualitasnya sesuai bidang kerjanya masing-masing. Baik dosen sebagai tenaga pendidik, maupun tenaga kependidikan lainnya,” jelasnya.

Triyo mengakui belakangan UIN Malang semakin baik. Terlebih, baru-baru ini UIN Malang meraih prestasi yang membanggakan dengan berhasil masuk 10 besar Universitas Islam Dunia kategori Kampus Islam tahun 2021 versi Unirank.

Ke depan, pihaknya masih terus berusaha menyelesaikan target-target lain yang tengah berjalan.
Salah satunya, meningkatkan jumlah mahasiswa program magister/S2 dan program Doktor/S3 lebih banyak daripada program Sarjana/S1.

“Dan ini menjadi indikator pendidikan di Indonesia berhasil seperti di Malaysia atau Singapore atau negara-negara lainnya,” pungkasnya.(ads)

Tags: guru besarrektor uin malangUIN Malang

Related Posts

PLN UP3 Malang dan Pemkot Malang percepat ekosistem kendaraan listrik. Foto/dok
Uncategorized

Kinerja PLN Terus Diperkuat Melalui Sinergi PLN UP3 Malang dan Pemerintah Kota Malang untuk Percepatan Ekosistem Kendaraan Listrik Guna Penambahan PAD Untuk Kemajuan Masyarakat

Rabu, 15 Jul 2026
Suasana layanan deposito tabungan emas di Kantor Pegadaian UPC Batu. Foto: Azmy
News

Sering Dikira Cuma Bisa Disimpan, Warga Batu Mulai Lirik Benefit Deposito Tabungan Emas

Kamis, 18 Jun 2026
Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto. Foto: Prokopim KWB
Pemerintahan

Jurus Pemkot Batu Optimalkan PAD Lewat Rombak Aturan Aset Daerah hingga Tertibkan Bisnis Tanpa Izin

Selasa, 9 Jun 2026
introvert - Introvert Bukan Ansos: Memahami Stigma dan Kelebihan yang Sering Disalahpahami
Tugu Sehat

Introvert Bukan Ansos: Memahami Stigma dan Kelebihan yang Sering Disalahpahami

Minggu, 12 Apr 2026
Timnas Futsal Indonesia
Olahraga

7 Fakta Menarik Timnas Futsal Indonesia Usai Lolos ke Semifinal ASEAN Futsal 2026, Tampil Meyakinkan!

Kamis, 9 Apr 2026
Kapan Idul Fitri 2026? BMKG dan BRIN Ungkap Prediksi 1 Syawal 1447 Hijriah
Uncategorized

Kapan Idul Fitri 2026? BMKG dan BRIN Ungkap Prediksi 1 Syawal 1447 Hijriah

Minggu, 15 Mar 2026
Next Post
Pelatihan Unisma

Unisma Gelar Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.