Tugumalang.id – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Malang (PLN UP3 Malang) terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Malang dalam mendukung pembangunan daerah melalui percepatan transisi energi.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi yang mengintegrasikan edukasi mengenai optimalisasi pajak daerah dengan percepatan ekosistem kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) di Jawa Timur yang diselenggarakan di Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.
Kegiatan diawali dengan laporan dari Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang, Moh. Sulthon, dilanjutkan pembukaan oleh Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M.
Baca Juga: Hari Lahir Pancasila, PLN UP3 Malang Sosialisasi Opsen PKB dan BBNKB 2026
Agenda kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dari Kasubag UPT PPD Malang Kota, Yunita, Pimpinan Bank Jatim Bidang Operasional, Hastuti Oktavia, serta pemaparan dari PT PLN (Persero) UP3 Malang mengenai percepatan pengembangan ekosistem kendaraan listrik.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M. selaku Wali Kota Malang, Moh. Sulthon selaku Plt. Kepala Bapenda Kota Malang, Yunita selaku Kasubag UPT PPD Malang Kota, Moh. Baihaqi selaku Plt. Camat Lowokwaru.
Kemudian, Hastuti Oktavia selaku Pimpinan Bank Jatim Bidang Operasional, para Lurah se-Kecamatan Lowokwaru, Ketua TP PKK Kecamatan Lowokwaru, Ketua RW beserta perwakilan RT se-Kecamatan Lowokwaru, serta para pengusaha dan perwakilan dealer di wilayah Kecamatan Lowokwaru.
Dalam sambutannya, Plt. Kepala Bapenda Kota Malang, Moh. Sulthon, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terjalin antara Pemerintah Kota Malang dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk PT PLN (Persero) UP3 Malang.

“Kami memberikan apresiasi terhadap sinergi yang telah berlangsung, termasuk PT PLN (Persero) UP3 Malang yang selama ini berperan aktif memberikan edukasi kepada masyarakat. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi faktor penting dalam meningkatkan literasi masyarakat terkait kebijakan perpajakan daerah sekaligus mendukung percepatan program pemerintah dan transisi menuju energi yang lebih bersih,” ujar Moh. Sulthon.
Pada kesempatan tersebut, Manager PT PLN (Persero) UP3 Malang, Sendy Rudianto, memaparkan strategi percepatan ekosistem kendaraan listrik di Jawa Timur sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan energi nasional dan transisi energi.
Dalam paparannya, PLN UP3 Malang menyampaikan bahwa keberadaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) merupakan salah satu infrastruktur strategis yang berperan penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional di tengah dinamika kondisi geopolitik global, pertumbuhan kendaraan listrik nasional, serta implementasi kebijakan pemerintah terkait percepatan penggunaan kendaraan listrik berbasis baterai.
PLN juga mengedukasi peserta mengenai berbagai keunggulan kendaraan listrik roda dua maupun roda empat dibandingkan kendaraan berbahan bakar minyak, mulai dari efisiensi biaya operasional, biaya perawatan yang lebih rendah, hingga kontribusinya dalam mengurangi emisi karbon.
Selain itu, PLN UP3 Malang memperkenalkan peluang kerja sama pembangunan SPKLU melalui Skema I, Skema II, dan Skema III, sebagai bentuk kemitraan yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah daerah, pelaku usaha, maupun investor dalam memperluas infrastruktur kendaraan listrik di Jawa Timur.
Manager PT PLN (Persero) UP3 Malang, Sendy Rudianto, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Pemerintah Kota Malang menjadi langkah strategis untuk mempercepat terbentuknya ekosistem kendaraan listrik yang semakin kuat di daerah.
“PLN berkomitmen mendukung agenda transisi energi melalui penyediaan infrastruktur SPKLU yang andal, edukasi kepada masyarakat, serta pengembangan berbagai skema kemitraan. Sinergi dengan pemerintah daerah menjadi kunci dalam mendorong penggunaan kendaraan listrik yang lebih luas sehingga mampu menciptakan efisiensi energi, mengurangi emisi, dan memperkuat ketahanan energi nasional,” ujar Sendy Rudianto.
Sementara itu, Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M., menegaskan bahwa peningkatan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan merupakan salah satu fondasi penting bagi pembangunan daerah.
“Kegiatan ini merupakan upaya meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pembayaran pajak daerah. Optimalisasi fiskal akan memperkuat kapasitas daerah dalam menjaga keberlanjutan pembangunan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat,” ungkap Wahyu Hidayat.
Melalui kolaborasi lintas sektor antara Pemerintah Kota Malang, Bapenda, Bank Jatim, dan PT PLN (Persero) UP3 Malang, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kepatuhan pajak daerah semakin meningkat seiring dengan percepatan pemanfaatan kendaraan listrik sebagai bagian dari transformasi menuju pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Sinergi ini menjadi wujud nyata komitmen PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, mendorong ketahanan energi nasional, serta mempercepat transisi menuju energi bersih untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Rilis PLN UP3 Malang
Editor: Herlianto. A
























