Ini 5 Janji Muhammad Sanusi Saat Kampanye

  • Whatsapp
Bupati Malang Muhammad Sanusi
Bupati Sanusi saat melakukan peninjauan meninjau ke lokasi jembatan ambrol di Desa Druju, Kasembon.(Foto: Rizal Adhi Pratama)

MALANG – Masa kepemimpinan Bupati Malang ke-20, Muhammad Sanusi bakal berakhir pada 18 Februari 2021 mendatang. Artinya sebentar lagi Sanusi bakal dilantik kembali sebagai Bupati Malang selaku pemenang Pilkada Kabupaten Malang 2020.

Selama masa kampanye sebelum dirinya terpilih, Sanusi memaparkan 5 janji untuk memajukan pendidikan, kesehatan masyarakat, perekonomian, pariwisata dan lingkungan hidup.

Bacaan Lainnya

Saat dikonfirmasi apakah masyarakat berhak menagih janji-janji tersebut, alumni Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Ganjaran ini memberikan jawaban mengejutkan.

“Gak ada nagihnya, tapi berkewajiban melaksanakan. Karena tidak ada perjanjian tertulisnya,” tegas Sanusi saat dikonfirmasi pada Senin (15/02/2021) di Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.

Untuk mengingat kembali program-program yang diucapkan Sanusi saat kampanye, tugumalang.id membuat list 5 janji Sanusi saat kampanye.

1. Pembangunan Alun-alun Kabupaten Malang

Kabupaten Malang sebagai salah satu kota/kabupaten terluas di Jawa Timur hingga saat ini belum memiliki alun-alun sendiri. Sejak dulu isu-isu terkait pembangunan alun-alun Kabupaten Malang selalu berjalan maju mundur.

Dalam debat publik Pilkada Kabupaten Malang pada Jumat (20/11/2021), Sanusi mengatakan jika pembangunan Alun-alun Kabupaten Malang terkendala berbagai hal. Namun, ia menegaskan jika pembangunan alun-alun sudah direncanakan, namun ia tidak memastikan akan mulai dibangun kapan.

“Memang kemarin ada kendala dan titiknya bergeser, dan ada revisi desain juga,” tegasnya.

Kendati demikian, ia memastikan akan membangun Alun-alun Kabupaten Malang segera setelah menyelesaikan pemindahan perkantoran dari Pendopo Agung di Kota Malang ke Kepanjen.

“Maka kedepannya jika perkantoran sudah di Kepanjen, nanti alun-alun akan dikerjakan,” ujarnya.

Baca Juga  Heboh, Jenazah COVID-19 Tertukar Saat Dimakamkan

2. Pendidikan Gratis untuk SD-SMP di Kabupaten Malang

Muhammad Sanusi juga pernah menjanjikan pendidikan gratis seandainya dirinya terpilih kembali menjadi Bupati Malang. Ia bahkan sudah menegaskan bahwa APBD Kabupaten Malang sanggup merealisasikan janji politik tersebut.

“Sudah kita hitung dengan kekuatan APBD kita Rp 4,2 triliun dan kewajiban untuk membayar karyawan atau belanja tidak langsung sudah kita hitung,” tegasnya.

“Sehingga sudah kita hitung untuk membiayai 400 ribu siswa SD/MI dan SMP/MTS itu kita biayai pendidikan gratisnya,” sambungnya.

Pengusaha tebu asal Gondanglegi ini menjelaskan, program tersebut akan direalisasikan dalam alokasi BOSKab Malang.

Menurut Sanusi, untuk SD rata-rata SPPnya Rp 10 ribu, sedangkan SMP rata-rata dibawah Rp 70 ribu. Maka dengan BOSKab sebesar Rp 50 ribu untuk SD/MI dan Rp 75 ribu untuk SMP/MTS, maka sekolah tidak perlu menarik biaya lagi.

Meskipun program tersebut tidak sempat terealisasi, hingga akhir masa jabatannya, Sanusi menjanjikan program itu bakal terwujud di masa kepemimpinan keduanya.

“Nanti kalau saya menjadi Bupati nanti kita sesuaikan,” janjinya.

3. Mensejahterakan Guru Honorer

Demi meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Malang, Sanusi menjanjikan akan meningkatkan kualitas SDM guru. Oleh karena itu, Sanusi bertekad meningkatkan kesejahteraan guru di Kabupaten Malang.

“Guru ini salah satu elemen utama dalam pendidikan, maka nanti akan didiklat untuk meningkatkan kompetensinya,” terangnya.

Tugas ini tentu tidaklah mudah. Pasalnya saat ini, di Kabupaten Malang ada sekitar 3.310 lembaga pendidikan. Baik yang dikelola swasta maupun pemerintah.

Oleh karena itu, Sanusi juga mengatakan bakal meningkatkan gaji guru honorer menjadi setara dengan pegawai ASN di Pemerintah Kabupaten Malang yaitu Rp 2.500.000,- setiap bulannya.

“Gaji guru honorer nanti juga akan kami sesuaikan,” ujarnya.

Baca Juga  Kota Malang 3 Bulan Lagi Terapkan e-Tilang

Alumni UIN Malang ini juga berjanji, akan meningkatkan sarana dan prasarana di sekolah-sekolah terutama terkait IT.

“Pendidikan di Kabupaten Malang harus terus meningkat,” pungkasnya.

4. Kredit Usaha Lunak untuk Pelaku UMKM

Dibidang ekonomi, kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang baru pindah ini bertekad mengembangkan potensi pertanian, industri, ekonomi milenial dan home industri.

“Khusus untuk UMKM home industri itu kita pacu dengan semua perijinan industri makanan olahan home industri kita berikan secara gratis. Serta ijin sertifikasi halal juga kita berikan secara gratis,” ucapnya saat melaksanakan Deklarasi Tim Kampanye Malang Makmur, Kamis (03/09/2020) di Lembah Tumpang, Kabupaten Malang.

Terakhir, para pengusaha ini akan diberikan kredit ringan untuk mengembangkan usahanya.

“Selain itu kita berikan stimulan dengan memberikan pinjaman dana lunak BNI dan BRI dengan bunga 0,3 persen per bulan. Sehingga pengusaha mendapatkan kredit tanpa jaminan,” tutupnya

5. Kesehatan Masyarakat

Sanusi juga mengatakan jika kesehatan wajib dimiliki masyarakat Kabupaten Malang, sehingga masyarakatnya sehat sesuai dengan program smart health.

“Program itu bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya untuk mengedukasi masyarakat agar tidak terserang penyakit bawaan seperti darang tinggi, diabetes, stroke dan jantung,” jelasnya saat melaksanakan Deklarasi Tim Kampanye Malang Makmur, Kamis (03/09/2020) di Lembah Tumpang, Kabupaten Malang.

Oleh karena itu, RS Kanjuruhan sudah dipersiapkan untuk mencapai target itu.

“Untuk itu tahun depan kami buat RS Kanjuruhan, selain sebagai RS Pendidikan tipe B, Kami juga mulai untuk menjadi RS rujukan jantung dan stroke, dan pembangunannya sudah akan dimulai dengan kolaborasi DAK Pusat,” paparnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *