Selasa, September 1, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Catatan

The Real Ibu Kos Di Iklan BukaLapak

Redaksi by Redaksi
Juli 30, 2021 6:13 pm
in Catatan
The real ibu kos/tugu malang

The real ibu kos. (Foto: Dokumen)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Oleh: Rohmat Romadhan*

Tugumalang.id – Pandemi membuat perekonomian merosot seperti lajunya roket, tapi ini ke bawah bukan ke atas. Para pedagang kehilangan pelanggan setianya dan para pelanggan setia mulai mikir seribu kali untuk beli barang baru.

READ ALSO

Kontestasi, Konstelasi, dan Hasil Dua Muktamar NU: Cipasung vs Tambakberas

Menyelamatkan Marwah NU: Mengakhiri Akrobat Angka dan Mengembalikan Khittah Musyawarah

Bagi mahasiswa, merosotnya perekonomian berdampak pada uang jajan dan pada kesanggupan orang tua membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT). Bagi dia yang dapat beasiswa Bidikmisi atau Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK) keadaanya tetap aman. Saya tidak menemukan komplain dari mereka. Saya termasuk salah satunya.

Tapi jujur Sebagai anak rantau yang tidak pulang selama pandemi ini, saya merasakan perubahan yang begitu hebat. Saya makin kurus, overthinking dan parahnya lagi biaya sewa kosan makin menunggak. Itu dampak dari merosotnya ekonomi akibat pandemi ini.

Saya mahasiswa di salah satu universitas bergengsi di Bali Utara. Memang biaya hidup di Bali utara tak semahal bagian selatan, tapi percayalah namanya uang pasti cepat habisnya. Selain UKT, mahasiswa juga kebingungan dengan uang sewa kos.

Bagaiman tidak bingung, kosnya ditinggal tapi uang tahunan tetap harus dibayar. Lantas, uang dari mana buat bayar tahunan ini? Begitu kira-kira gerutu para mahasiswa. Tapi beruntung kosan saya di bayar perbulan.

Saya sewa kost perbulan karena tidak mampu bayar tahunan, maklum saya dari keluarga penerima kartu Kartu Perlindungan Sosial (KPS). Harga sewa kos di kota yang panas ini relatif murah, ada 300 ribu per bulan dan ada yang 500 ribu.

Tapi rata-rata pemilik kos menyewakan dengan sistem tahunan. Hitung sendiri berapa sewa per tahunnya. Kebetulan saya dapat yang bisa disewa bulanan dengan harga 300 ribu rupiah, itu sudah free air dan listrik dengan kamar mandi luar dan dapur umum.

Mungkin kalian mikir kosan saya sama rumah pemilik jauh, ternyata tidak. Justru kosan saya dan rumah pemilik satu lingkungan, parahnya kamar saya masih satu rumah dengan pemilik. Tapi tenang saja saya masuk kamar lewat pintu belakang.

Nama pemilik kos saya adalah Ibu Citra (baca: Cintre). Beliau adalah sosok nyata dari ibu kos yang ada di iklan BukaLapak (bukan promosi, tapi ini nyata). Beliau sangat baik dan perhatian kepada kami.

Beliau tak segan mengangkat jemuran kami dikala ada hujan saat kami sedang kuliah atau sedang tidak berada di kos. Pandemi seperti ini beliau sangat khawatir dengan kesehatan kami, terlebih dengan saya dan rekan saya yang juga tidak pulang kampung.

Jadi kalian harus tahu, di tempat kami ada 7 penghuni, 3 cowok dan 4 cewek. Seluruh penghuni ini pulang kecuali saya dan teman saya cowok. Ibu Citra selalu mengingatkan kami untuk pakai masker saat keluar, cuci tangan dan jaga jarak, pokoknya sudah kayak duta protokol kesehatan.

Di masa yang sulit ini, beliau juga masih saja berbuat baik. Walaupun saya tahu pandemi ini tidak pilih-pilih, artinya semua orang pasti kena dampaknya termasuk ibu kos saya. Namun, di tengah kesulitannya beliau tetap membantu kami.

Jika para mahasiswa lain kebingungan membayar kos lantaran harga sewa tidak bisa di nego, maka berbeda dengan kami. Ibu Citra malah menurunkan harga sewa untuk kami yang masih tinggal di sini selama pandemi. Saya tidak tahu pasti apakah ketentuan ini berlaku untuk penghuni lainnya atau hanya berlaku pada saya. Beliau mengatakan ini kepada saya saat hendak membayar sewa.

“Ini 300 buat 2 bulan ya,” kata beliau.

Sontak saya terkejut, aturannya adalah saya membayar 300 ribu untuk 1 bulan bukan 2 bulan.

“Gapapa, kasian kamu, pandemi kayak gini bayar setengah saja, nanti kalau semua sudah kembali ke sini baru bayar full lagi,” lanjutnya.

Girang sih iya, tapi agak tidak enak, masalahnya saya nunggak di ibu kos sekitar 9 bulan.

Ibu citra memiliki anak bujang satu, ia bungsu. Saking baiknya ibu kos dan lamanya saya nunggak kos kadang saya malah tidak enak sama anaknya. Anehnya, anak ibu kos juga tidak pernah komplain, ia tetap ayem dan ramah kepada kami.

Sehat selalu ya rang baik,

Pada dasarnya kebaikan itu harus tetap dijalankan apapun kondisinya. Anda lagi susah atau lagi senang. Jangan sampai ketika Anda punya, Anda berbuat baik dan ketika tidak punya berhenti berbuat baik.

*member Pondok Inspirasi

Redaktur : Herlianto. A

Tags: Ibu KosIklankampusmahasiswapandemi

Related Posts

Kontestasi, Konstelasi, dan Hasil Dua Muktamar NU: Cipasung vs Tambakberas
Catatan

Kontestasi, Konstelasi, dan Hasil Dua Muktamar NU: Cipasung vs Tambakberas

Senin, 31 Agu 2026
Menyelamatkan Marwah NU: Mengakhiri Akrobat Angka dan Mengembalikan Khittah Musyawarah
Catatan

Menyelamatkan Marwah NU: Mengakhiri Akrobat Angka dan Mengembalikan Khittah Musyawarah

Minggu, 30 Agu 2026
Connecting The Dots dan Magister Psikologi UIN Malang
Catatan

Connecting The Dots dan Magister Psikologi UIN Malang

Kamis, 27 Agu 2026
Membaca Ulang Warisan Spiritual KH Abdul Hamid Chasbullah dalam ‘Sendang Winotan’
Catatan

Membaca Ulang Warisan Spiritual KH Abdul Hamid Chasbullah dalam ‘Sendang Winotan’

Senin, 24 Agu 2026
Menagih Batin Jam’iyyah: Mengapa NU Tak Boleh Berjarak Sejengkal Pun dari Pesantren?
Catatan

Menagih Batin Jam’iyyah: Mengapa NU Tak Boleh Berjarak Sejengkal Pun dari Pesantren?

Minggu, 23 Agu 2026
Kota Malang: Antara Pusat dan Pinggiran
Catatan

Kota Malang: Antara Pusat dan Pinggiran

Jumat, 21 Agu 2026
Next Post
Mahasiswa Pendampingan pelatihan desain UMM

Gali Kreativitas dan Inovasi Mahasiswa Prodi Akuakultur UMM Melalui Pelatihan Desain Produk

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.