Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Haul Gus Dur ke 12, Wali Kota Malang Sutiaji Ceritakan Sosok Gus Dur

Redaksi by Redaksi
Januari 4, 2022 2:01 pm
in Berita
Wali Kota Malang Sutiaji, saat di haul Gus Dur

Wali Kota Malang Sutiaji, saat di haul Gus Dur

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Meski tidak pernah bertemu secara rutin, rupanya Wali Kota Malang Drs H Sutiaji gemar membaca tulisan Gus Dur melalui sebuah majalah. Hal tersebut disampaikan dalam gelaran Haul Gus Dur yang ke 12, yang diselenggarakan Tugu Media Group (Tugu Malang ID dan Tugu Jatim ID) bersama Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN) Malang, secara hybrid, Selasa (4/01/2022).

“Saya punya pengalaman pribadi yang luar biasa. Karena sering baca di majalah pesantren yang digawangi langsung oleh Kiai Sahal (KH Muhammad Ahmad Sahal Mahfudh). Banyak tulisan Gus Dur yang luar biasa,” ujar pria aumni Fakultas Tarbiyah, UIN Malang yang saat itu bernama IAIN Malang.

READ ALSO

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Salah satu cerita menarik, kata Sutiaji, ketika tokoh Muhammadiyah, Prof Dr (HC) Drs H Abdul Malik Fadjar MSc akan dipilih menjadi menjadi rektor salah satu kampus. Ya, Abdul Malik Fajar dalam karirnya merupakan mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) periode 1983-2000 dan dosen Fakultas Tarbiyah IAIN Malang sekitar tahun 1972.

Saat itu, ada tarik ulur kedekatan Abdul Malik Fajar dengan KH Abdurrachman Wahid. Ada rasa kegamangan bagi Muhammadiyah, ada upaya untuk mengurangi persahabatan antara Prof Malik Fajar dengan KH Abdurrachman Wahid.

“Beliau (Prof. Abdul Malik Fajar) bilang pada saya. Dek, kalau rektor itu kan jabatan tapi persahabatan itu dari hati. Lebih baik saya tidak dijadikan rektor lagi, ketika saya harus memisahkan diri dari KH Abdurrachman Wahid karena saya banyak belajar ilmu dari sosok Kh Abdurrachman Wahid. Itu sekitar tahun 1987/1988 beliau cerita pada saya. Betapa hebatnya. Karena ada sesuatu yang dirasakan saat bertemu dengan Gus Dur,” jelasnya.

Putri Gus Dur di acara haul Gus Dur.

Cerita lain yang masih terngiang di benak orang nomor satu di Kota Malang itu, ketika ada giat Gus Dur di Universitas Islam Malang (Unisma) bersamaan dengan situasi Indonesia yang menuju krisis moneter akibat take money policy yg dilakukan oleh Mantan Presiden kedua, Soeharto.

Dalam giat tersebut, Gus Dur menyampaikan bahwa Asia sejatinya memiliki kekuatan namun tidak dibarengi dengan keberanian. “Saat ini kita menjadi pasar dari Amerika dan Eropa. Karena kita punya kekuatan hebat. Coba kalau asia menbuat mata uang asia, akan menguasai dunia karena asia punya segalanya. SDA dan SDM yang luar biasa, trampil, pasarnya semua ada. Kalau mata uang Asia dibuat Amerika dan Eropa tidak ada apa-apanya,” beber dia.

Pengalaman ketiganya, dialami usai meninggalnya KH Abdurrachman Wahid pada 30 Desember 2009 silam. Kala itu, Sutiaji menjadi anggota DPRD Kota Malang dan aktif di Nahdlatul Ulama di berbagai tingkatan. Bersama NU dirinya merencanakan acara 40 hari wafatnya Gus Dur di Malang. Lantas, Sutiaji didapuk menjadi ketua panitia dengan keadaan tidak punya modal. Bahkan waktu itu, keuangan NU Malang minus sampai Rp 42 juta karena baru saja menggelar pemilihan.

“Apa yang terjadi? Ketika saya menjadi anggota DPRD, saya floorkan ke jaringan Gusdurian dan alhamdulillah barokahnya, yang tadinya minus akhirnya bisa defisit Rp 77 juta sehingga bisa dibuat Muktamar di sulawesi. Seluruhnya berangkat ke sana. Itu sungguh luar bisa karena banyak yang merindukan kedamaian Gus Dur dan sifat-sifat Gus Dur yanh luar bias,” urai Sutiaji.

Lebih jauh, lanjut Sutiaji, terpilihnya Gus Dur sebagai presiden sejatinya merupakan potret energi positif yang luar biasa.”Ada seorang ahli hikmah menyampaikan, Indonesia membutuhkan pemimpin yang bisa mengayoni, tidak transaksional. Itulah cerminan dari Allah memilih KH Abdurrachman Wahid sebagai Presiden. Semua bisa dirangkul dan benar-benar menerima gagasan Gus Dur,” tukasnya.

Dalam acara ini, sederet narasumber juga dihadirkan untuk kembali mengenang sosok mantan Presiden RI ke-4 tersebut. Di antaranya, Jaringan Gusdurian dan Anak ke-3 Gus Dur Anita Wahid, Wakil Gubernur Jawa Tengah H. Taj Yasin Maimoen.

Selain itu, ada Rektor UIN Malang Prof Dr M. Zainuddin MA, Kepala Protokol Istana Era Gus Dur dan Mantan Pemred Majalah Tempo Wahyu Muryadi, dan Wali Kota Pasuruan Drs H. Saifullah Yusuf.

Untuk diketahui, Haul Gus Dur kali ini digelar secara hybrid. Namun, peserta offline event ini terbatas. Adapun, event ini turut didukung penuh oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), OJK Malang, Pertamina, Grand Mercure Malang, Bank Jatim, Climate Change Frontier dan Malang Strudel.

Tags: Haul Gus DurHeadlinewali kota

Related Posts

Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Kursi kursi yang dipersiapkan untuk audiens acara dakwah Dr Zakir Naik di Starion Gajayana, Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Berita

Panitia Siapkan 10 Ribu Kursi untuk Acara Dakwah Dr Zakir Naik di Stadion Gajayana Malang

Kamis, 10 Jul 2025
Jemaah haji asal Kepanjen, Sukardi dilaporkan hilang di Makkah. Foto: dok. Keluarga
Berita

Jemaah Haji Asal Kabupaten Malang Dilaporkan Hilang di Makkah

Selasa, 24 Jun 2025
Next Post
Bupati

20 PNS Pemkab Malang Terima Penghargaan Satyalancana Karya Satya

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.