MALANG, Tugumalang.id – Hari Jadi Kabupaten Malang yang diperingati setiap 28 November 2025 kembali menjadi momentum sakral bagi warganya untuk meneguhkan jati diri dan mengenang jejak sejarah panjang daerah ini.
Pada tahun 2025, Hari Jadi Kabupaten Malang memasuki usia ke-1265. Penetapan ini merujuk pada Prasasti Dinoyo tahun 760 Masehi yang menjadi tonggak awal berdirinya wilayah Malang. Peringatan ini tidak sekadar bersifat administratif, tetapi juga menjadi ruang refleksi atas perjalanan sejarah yang membentuk identitas sosial, budaya, dan pemerintahan daerah.
Pemerintahan modern Kabupaten Malang dimulai sejak 1820 dengan diangkatnya Raden Tumenggung Notodiningrat I sebagai bupati pertama oleh pemerintah kolonial Belanda. Sejak saat itu, Kabupaten Malang terus berkembang dan memainkan peran strategis dalam dinamika pembangunan kawasan Malang Raya.
Baca juga: Tanggapi Pemberitaan Tugu Media, Kadisdik Kabupaten Malang Anggap SDN 6 Sumberpetung Masih Layak
Peringatan Hari Jadi ke-1265 ini mengusung tema Peningkatan Daya Saing Daerah dalam Peningkatan Ekonomi Inklusif yang Berkelanjutan. Tema tersebut menegaskan arah pembangunan yang menempatkan kebersamaan, pemerataan, dan keberlanjutan sebagai fondasi utama penguatan daerah.
Kabupaten Malang juga dikenal luas karena kekayaan alam serta warisan budaya yang kuat, menjadikannya salah satu destinasi unggulan yang diminati wisatawan lokal maupun mancanegara.
Berikut sederet fakta menarik Kabupaten Malang di tengah perayaan Hari Jadi ke-1265 yang jatuh pada 28 November 2025.
Fakta Menarik Hari Jadi ke-1265 Kabupaten Malang
Kabupaten Malang merupakan kabupaten tertua di Jawa Timur yang bermula dari Kerajaan Kanjuruhan pada abad ke-8, sebagaimana tercantum dalam Prasasti Dinoyo.
Raden Tumenggung Notodiningrat menjadi Bupati Malang pertama yang diangkat pemerintah kolonial Hindia Belanda melalui Resolusi Gubernur Jenderal 9 Mei 1820 Nomor 8 Staatsblad 1819 Nomor 16.
Kabupaten Malang memiliki candi tertua di Jawa Timur, yakni Candi Badut, yang telah berusia lebih dari 1.400 tahun. Candi ini diyakini sebagai peninggalan Kerajaan Kanjuruhan di bawah kepemimpinan Prabu Gajayana dan berlokasi di Desa Karangbesuki, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.
Baca juga: Cuaca Buruk Sebabkan Hasil Panen Tembakau di Kabupaten Malang Turun
Burung Cucak Ijo ditetapkan sebagai maskot resmi Kabupaten Malang sejak 1997, melambangkan keramahan, keberuntungan, dan sifat komunikatif, serta terintegrasi dalam logo Hari Jadi ke-1265.
Tulisan Hari Jadi Kabupaten Malang 28 November 760 – 2025 merepresentasikan momentum refleksi diri, kedewasaan, dan ungkapan rasa syukur atas usia ke-1265 Kabupaten Malang.
Siluet candi kembar berwarna abu-abu yang berada di bagian atas logo Hari Jadi ke-1265 terinspirasi dari Candi Jawar Ombo di Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang.
Siluet selendang topeng Malangan yang mengelilingi bagian tengah angka 1265 merepresentasikan semangat pelestarian seni budaya sebagai bagian dari upaya peningkatan daya saing daerah.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
redaktur: jatmiko





























