Sabtu, Juli 4, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Catatan

Hari Guru Nasional, Ini Pesan Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Malang Drs Hari Mulyono, MT

Redaksi by Redaksi
November 27, 2023 7:47 pm
in Catatan
Hari Guru

Pemotongan tumpeng oleh Kepala Sekolah dan Guru SMK N 2 Malang, dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional (Foto/ Alif P)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, tugumalang.id – SMK Negeri 2 Malang merayakan Hari Guru Nasional yang setiap tahun diperingati pada tanggal 25 November. Tema peringatan Hari Guru Nasional tahun ini adalah ‘Bergerak Bersama, Rayakan Merdeka Belajar’.

Hari Guru Nasional menjadi momentum penting menghargai dedikasi dan kontribusi para guru dalam pembangunan pendidikan di Indonesia. SMK Negeri 2 Malang tetap berkomitmen mewujudkan sekolah yang unggul, berkarakter, berbudaya dan peduli lingkungan.

READ ALSO

Malang dan Ilusi Pembangunan: Ketika Ruang Terbuka Hijau Dikorbankan, Siapa yang Dilayani?

Membaca Fenomena Selebrasi Gen-Z Pasca Sidang Skripsi

Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Malang Drs. Hari Mulyono, MT mengatakan, Hari Guru ini adalah satu aktivitas kegiatan yang setiap tahun dilaksanakan. Karena fungsinya untuk senantiasa mengingatkan kita, sebenarnya kita semuanya yang hadir di muka bumi ini semuanya tidak akan lepas dari seorang guru.

Guru itu juga ada dua macam ada guru formal dan ada juga guru non formal. Guru formal itu yang ada di pendidikan-pendidikan formal. Sedangkan guru non formal itu adalah orang yang memberikan dan menyampaikan kebaikan ilmu seperti orang tua. Karena Guru yang paling petama adalah orang tua dan seharusnya penghargaan hari guru ini tidak hanya diberikan kepada guru-guru formal saja, tapi juga kepada guru non formal yang sebagai guru pertama pada saat kita lahir.

Baca Juga: Peringatan Hari Guru, Pj Wali Kota Malang: Teruslah Berinovasi dan Bertransformasi

Mengingatkan kembali bahwa hari guru nasional sifatnya setiap tahu kita sebagai anak bangsa harus bisa menjadi pintar itu karena jasa para guru.

Nah, banyak yang bilang guru adalah pahlawan tanpa jasa dan itu ada lagunya, Hymne Guru yang liriknya ada perubahan sedikit. Namun bukan berarti pada saat liriknya dirubah itu mengurangi rohnya (semagat) seorang guru yang memberikan dan menyampaikan ilmu tanpa pamrih, dengan hati yang iklas, oleh karena itu dulu guru disebut pahlawan tanpa jasa. Terus terang saya sendiri sangat bersependapat sekali dan tidak masalah jika ada perubahan pada liriknya.

Siswa Siswi pada Hari Guru
Siswa siswi yang memberikan hadiah kepada Guru, sebagai tanda terimakasih. (Foto / Alif P.)

Tentang kesejateraan guru pada saat ini, kalau kita mau putar bersama bagaimana pada saat zaman dulu sampai sekarang bisa dikatakan ya sawang sinawang. Orang berkata bahwa guru sekarang berbeda dengan guru yang dulu.

Sekarang kesejahteraannya meningkat dan lain sebagainya. Alhamdulillah kalau memang ada orang yang memperhatikan seperti itu. Tapi menurut pendapat saya ya, itu bergulirnya waktu saja.

Baca Juga: Hari Guru Nasional, Guru di Malang Raya Diajak Asah Kreativitas

Sudah saatnya seorang guru itu diberikan satu kelebihan yang sangat luar biasa. Karena kehidupan berbangsa bernegara point yang sangat dibutuhkan pertama itu adalah ilmu.

Maka untuk menghidupkan suatu negara Itu sebenarnya juga harus dituntut oleh kompetensi dan kemampuan seorang guru. Sehingga guru itu menurut saya harus ditaruh di tempat yang terhormat dan harus dihargai dengan penghargaan yang tinggi.

Penghargaan yang tinggi bukan berarti kemudian dinilai rupiah, tidak ya. Penghargaan yang tinggi itu macam-macam penafsirannya. Mereka juga harus benar-benar dihargai dengan sebaik-baik. Karena mereka yang mendidik anak bangsa ini, mereka yang memberikan ilmu kepada anak bangsa ini. Sehingga menjadi orang-orang pandai, orang-orang hebat, itu semuanya lantaran karena guru. Maka guru harus mendapatkan tempat yang tinggi.

Pesan dari Pak Guru Hari Mulyono untuk sesama guru. Jangan sampai lupa bahwa kalau seorang guru itu mempunyai tugas mengajar dan mendidik. Sekali lagi tugasnya adalah mengajar dan mendidik. Mengajar adalah transfer ilmu, mendidik adalah memperbaiki akhlak, atau menyempurnakan akhlak.

Maka kedua tugas ini harus sinergi. Jangan sampai Bapak atau Ibu Guru ini hanya mempunyai tugas mengajar saja. Di situ dia harus mempunyai tanggung jawab yang besar, sifatnya adalah mendidik dan memberikan sesuatu yang terbaik untuk peserta didiknya, murid-muridnya, untuk menjadi orang-orang yang bermanfaat.

Nah, pesan saya kepada anak-anak atau siswa siswi peserta didik. Saya berharap memang dengan berbagai macam kemajuan teknologi yang sangat luar biasa saat ini, bukan berarti kemudian mengesampingkan Bapak atau Ibu.

Mereka tetap menjadi panutan untuk diajak komunikasi, bersinergi, berdiskusi, berkolaborasi. Jadi peserta didik, siswa dan siswi, mempunyai tugas untuk senantiasa saling menjaga komunikasi itu kepada Bapak dan Ibu Guru. Dengan bahasa yang sopan, mempunyai rasa hormat, menjaga unggah-unggah dan tetap hormat kepada seorang guru.

Kemudian quotes atau kata-kata dari saya untuk seluruh anak-anak penerus bangsa. “Belajarlah untuk melihat lingkungan sekitar kita. Maka dengan melihat lingkungan sekitar kita akan termotivasi belajar yang lebih baik dan sempurna,” pungkas Drs. Hari Mulyono, MT selaku Kepala Sekolah SMKN 2 Malang.

BACA JUGA: Berita tugumalang.id di Google News

Penulis : Alif Puji Utomo (magang)
editor: jatmiko

Related Posts

Ruang hijau
Catatan

Malang dan Ilusi Pembangunan: Ketika Ruang Terbuka Hijau Dikorbankan, Siapa yang Dilayani?

Senin, 29 Jun 2026
Abdul Hamid. Foto/dok
Catatan

Membaca Fenomena Selebrasi Gen-Z Pasca Sidang Skripsi

Senin, 29 Jun 2026
Gen-z
Catatan

Membaca Fenomena Selebrasi Gen-Z Pasca Sidang Skripsi

Minggu, 28 Jun 2026
Pendidikan Akhlak
Catatan

Guru dan Orang Tua: Dua Sisi Mata Uang Pendidikan Akhlak

Minggu, 28 Jun 2026
Rama dan Sinta
Catatan

Rama dan Sinta (Bukan dalam Wayang)

Sabtu, 27 Jun 2026
Aries Musnandar. Foto/dok
Catatan

Belajar Disiplin dari Negeri Matahari Terbit

Jumat, 26 Jun 2026
Next Post
Atria Hotel Malang

Siap-Siap Nikmati Perayaan Natal Meriah di Atria Hotel Malang Lewat Jingle Bell Feast

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan Mulai Berdampak, Bapenda Kota Malang Sebut Opsen PKB Meningkat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Festival Budaya di Malang yang Digelar Rutin Setiap Tahun, Wajib Masuk Daftar Wisata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Edi Purwanto, Santri dan Penggerak NU Asal Malang Terpilih Jadi Komisioner KI Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.