Tugumalang.id – Harga susu sapi segar di tingkat peternak mengalami kenaikan dari Rp7.600 menjadi Rp 8.000 per liter. Hal ini menjadi angin segar bagi para peternak di Kota Batu, Jawa Timur, tepatnya di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji yang dikenal sebagai sentra susu terbesar di Kota Batu.
Seperti diungkapkan Ketua Koperasi Margo Makmur Mandiri Dusun Brau, Muhammad Munir. Menurut dia, kenaikan harga susu sangat berarti bagi pendapatan peternak. Terlebih, biaya produksi peternakan yang dinamis selama beberapa tahun terakhir.
Ia menyebut kenaikan harga susu terjadi sekitar dua bulan terakhir. Tambahan harga itu berasal dari insentif yang diberikan oleh industri pengolahan susu (IPS) kepada peternak melalui koperasi.
Baca Juga: Permintaan Menurun, Harga Ayam Potong di Pasar Kepanjen Turun Rp4 Ribu dalam Sepekan
“Kenaikan insentif dari pabrik ini kita berikan lagi ke peternak, ke anggota. Itu sudah kewajiban kami bagaimana caranya peternak itu bisa senyum bahagia,” ujarnya, Selasa (9/6/2026).
Di tengah membaiknya harga jual, produksi susu di Dusun Brau beruntung juga terbilang stabil. Setiap hari, para peternak di kawasan lereng pegunungan itu mampu menghasilkan sekitar 10 ribu liter susu segar.
Jumlah tersebut ditopang oleh populasi sapi perah yang sangat besar mencapai sekitar 2.500 ekor sapi perah yang dipelihara warga setempat. Jumlah sapi ini bahkan lebih banyak daripada penduduknya yang hanya sekitar 700 jiwa.
Baca Juga: Lan Hua Chinese Restaurant Malang Luncurkan Dragon Boat Family Set hingga September 2026
Munir mengisahkan jika sebagian besar hasil susu segar yang dihasilkan warga langsung diserap industri pengolahan susu berskala nasional. Seperti PT Greenfields. Sisanya, dimanfaatkan untuk usaha hilirisasi yang dikelola masyarakat melalui koperasi.
“90 persen kita masukkan ke PT Greenfields. Sisanya kita olah jadi keju dan susu pasteurisasi. Untuk keju mozzarella contohnya, satu minggu kebutuhannya sekitar 2.000 liter susu yang menghasilkan kurang lebih 280 kilogram keju,” jelasnya.
Produk keju mozzarella buatan peternak Brau ini juga sudah dikenal di luar daerah. Ini menunjukkan bahwa sektor peternakan sapi perah di Kota Batu tak hanya bertumpu pada penjualan bahan baku, tetapi mulai bergerak menuju hilirisasi produk.
Kenaikan harga susu yang dibarengi dengan pengembangan produk olahan diharapkan dapat semakin meningkatkan kesejahteraan peternak sekaligus memperkuat posisi Dusun Brau sebagai kampung susu andalan Kota Batu.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
Editor: Herlianto. A


















