Malang – Universitas Merdeka (Unmer) Malang menyelenggarakan International Academic Collaboration Week bersama Central Philippine University (CPU), Filipina, pada 5–8 Mei 2025. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman (MoU) antara kedua universitas dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. 
Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unmer Malang, Dr. Yuntawati Fristin, S.Sos., M.AB., menyampaikan bahwa program ini menjadi momentum strategis untuk meningkatkan kapasitas dosen dan mahasiswa, memperkuat jejaring akademik internasional, serta memberikan kontribusi nyata berbasis ilmu pengetahuan kepada masyarakat.
“Kolaborasi ini menjadi langkah nyata mewujudkan visi FISIP Unmer sebagai fakultas unggul di tingkat nasional dan berdaya saing internasional. Kami berharap tercipta sinergi berkelanjutan dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ungkapnya.
Rangkaian Kegiatan Kolaborasi Unmer Malang dan CPU Filipina
Hari Pertama (5 Mei 2025):
Kegiatan dibuka dengan Collaborative Teaching bertajuk “Qualitative Approaches to Understanding and Enhancing Citizenship in the Era of VUCA” (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity). Sesi ini menghadirkan Dr. Irving Rio dari CPU dan Prof. Dr. Bonaventura Ngw., MS dari FISIP Unmer Malang. Dilaksanakan secara hybrid, sesi ini diikuti lebih dari 500 peserta dari kedua universitas.
Para peserta diajak memahami pentingnya pendekatan kualitatif dalam memperkuat nilai kewarganegaraan di tengah ketidakpastian global.
Baca juga: Dorong Literasi Hukum Arbitrase, FH Unmer Malang Jalin Kerja Sama dengan BANI
Hari Kedua (6 Mei 2025):
Fokus pada diskusi proposal kolaborasi internasional yang melibatkan dua inisiatif akademik penting:
Discussion on International Co-Authorship Articles dengan tema “Public Service and Bureaucracy Reform Under Regional Autonomy: Lessons from Indonesia and the Philippines”.
Proposal for International Collaborative Book Writing and Curriculum Benchmarking dengan tema “Promoting Pro-Environmental and Socially Inclusive Policies for Achieving the SDGs”.
Diskusi ini menghadirkan akademisi dari kedua institusi yang membahas peluang riset bersama serta penyusunan kurikulum internasional berbasis isu-isu pembangunan berkelanjutan.

Hari Ketiga (7 Mei 2025):
Digelar International Community Services melalui dua site visit:
Studi Pemerintahan di Kelurahan Dinoyo, Kota Malang, dengan tema “Fostering Partnerships Between Communities and Village Administrations for More Effective and Responsive Public Service Delivery”.
Lurah Dinoyo, Edwin Daniel Seputra, S.H., M.MG., M.AP., memaparkan sistem pelayanan publik, yang kemudian menjadi bahan diskusi antara delegasi Indonesia dan Filipina.
Kunjungan ke Desa Pujon Kidul, Kabupaten Malang, bertema “Promoting Economic Growth and Community Development in Rural Areas via Village-Owned Enterprises”.
Kegiatan ini mempertemukan akademisi dengan pelaku lokal untuk bertukar praktik baik dalam pengembangan ekonomi desa berbasis usaha milik desa (BUMDes).
Hari Keempat (8 Mei 2025):

Sebagai penutup, digelar Guest Lecture dalam mata kuliah Administrasi Publik bertema “Politics and Regional Autonomy”, dengan narasumber Dr. Renia F. De La Pena. Kuliah ini memberikan pemahaman mendalam kepada mahasiswa mengenai dinamika politik lokal dan implementasi otonomi daerah di negara berkembang.
Komitmen Sinergi Akademik Internasional
Rangkaian kegiatan International Academic Collaboration Week 2025 ini mencerminkan komitmen kuat Unmer Malang dan CPU Filipina dalam membangun sinergi akademik lintas negara. Tidak hanya memperkuat kualitas pendidikan dan penelitian, kolaborasi ini juga berdampak langsung pada masyarakat melalui program pengabdian yang adaptif dan berkelanjutan.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
redaktur: jatmiko





























