Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pilihan Redaksi

Fellowship Jurnalisme Pendidikan Kembali Ingatkan Etika Jurnalistik

Redaksi by Redaksi
Februari 24, 2022 5:29 pm
in Pilihan Redaksi
Direktur Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan (GWPP), Nurcholis MA Basyari dalam sesinya di Program Fellowship Jurnalisme Pendidikan (FJP) 2022 Batch IV, pada Kamis (24/2/2022). Foto: tangkapan layar

Direktur Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan (GWPP), Nurcholis MA Basyari dalam sesinya di Program Fellowship Jurnalisme Pendidikan (FJP) 2022 Batch IV, pada Kamis (24/2/2022). Foto: tangkapan layar

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Hasil survei Dewan Pers mendapati 70 persen wartawan di Indonesia masih buta soal Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Padahal, KEJ merupakan ‘kitab suci’ atau pedoman wartawan dalam bertugas. Dengan mengimplementasikan KEJ sudah pasti profesionalitas wartawan itu diakui. Selain itu, juga dapat menyelamatkan wartawan atau media itu sendiri dari sengketa hukum yang melelahkan.

Demikian pengantar yang disampaikan Direktur Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan (GWPP), Nurcholis MA Basyari dalam sesinya di Program Fellowship Jurnalisme Pendidikan (FJP) 2022 Batch IV, pada Kamis (24/2/2022).

READ ALSO

Sejarah di Balik Nama Kampung Gandean, Jejak Permukiman Abdi Pemerintahan di Jantung Kota Malang

Omah Wiromargo Hadir sebagai Rumah Baca Gratis di Sekitar Pasar Besar Malang

”Meski memang posisi pers sebagai pilar demokrasi yang independen dan bebas dalam menyampaikan aspirasi, tetap harus berpedoman pada KEJ agar terhindar dari sengketa hukum. Jadi memang perlu berhati-hati dan melek hukum,” kata Nurcholis, kembali mengingatkan.

Mentor FJP 2022 Batch IV, Haryo Prasetyo dan Direktur GWPP, Nurcholis MA Basyari. Foto: tangkapan layar

KEJ inilah, lanjut Nurcholis, menjadi pembeda antara media massa (pers) dengan media sosial (medsos). Wartawan sudah jelas beda dengan pegiat medsos, karena jurnalis diikat dengan aturan yang mengikat sesuai UU No 40 Tahun 1999 tentang pers menyoal wartawan profesional.

Wartawan profesional menurut UU No 40/1999 adalah wartawan berkualitas didasarkan dari empat elemen yakni pengetahuan, skill (kemampuan), kesadaran, dan leadership (kepemimpinan).

Dari sekian pembeda wartawan dan pegiat medsos adalah soal kesadaran. Bagaimana seorang wartawan dibebani tanggung jawab sebagai pilar demokrasi saat dia menyampaikan informasi yang berpengaruh besar kepada masyarakat.

Peserta Fellowship Jurnalisme Pendidikan (FJP) 2022 Batch IV, pada Kamis (24/2/2022). Foto: tangkapan layar

Selain itu, wartawan juga harus memiliki jiwa kepemimpinan yang baik karena dalam tugasnya dia tidak bekerja sendiri. ”Tetapi merupakan kerja tim. Kita punya struktur organisasi yang ketat, berbadan hukum, hingga terverifikasi Dewan Pers,” jelasnya.

”Yang membedakan dari medsos itu juga bahwa media massa punya kantor. Alamatnya jelas dan kantornya ada. Jadi tanggung jawab media kepada setiap produk jurnalistiknya juga sudah jelas,” imbuhnya.

Pria yang juga aktif sebagai asesor Uji Kompetensi Wartawan PWI Pusat ini menambahkan, meski memang permasalahan gugatan pers diupayakan tidak sampai ke meja hijau, wartawan tetap harus patuh KEJ.

”Karena nanti dalam pembelaan, Dewan Pers akan melihat dulu produk jurnalistik yang disengketakan, apakah sudah sah sebagai produk jurnalistik atau tidak. Jika sah, maka proses hukumnya akan dilakukan lewat hak jawab,” paparnya.

Sebaliknya, jika wartawan sudah benar-benar yakin bahwa produk jurnalistiknya telah memenuhi unsur kaidah dan jurnalistik, namun tetap masih ada upaya gugatan atau intervensi bahkan intimidasi, wartawan tetap harus berani mempertahankan karyanya.

Mentor FJP 2022 Batch IV, Haryo Prasetyo. Foto: tangkapan layar

Sementara itu, wartawan senior selaku Mentor FJP 2022 Batch IV, Haryo Prasetyo mengajak seluruh stakeholder, termasuk awak media untuk kembali menaati KEJ. KEJ adalah cermin profesionalitas jurnalis.

”Selain menjadi cerminan profesionalitas, semua ini juga untuk melindungi profesi kita yang juga rawan hukum,” pungkasnya.

Terakhir, Haryo mengajak awak media bisa sinergis dan berkolaborasi dalam mengarusutamakan isu pendidikan dalam pemberitaan. Dengan semakin banyak isu pendidikan yang tajam, maka isu pendidikan juga akan menjadi perhatian pemangku kebijakan.

”Dengan begitu, sesuai semangat awal dalam program FJP ini, kemajuan bangsa kita bisa beranjak lebih baik lagi, sesuai harapan.

Perlu diketahui, FJP diinisiasi oleh PT Paragon Technology and Innovation berkolaborasi dengan GWPP. FJP yang akan berlangsung hingga Mei 2022 secara virtual melalui Zoom ini, akan mencakup aspek pelatihan, praktik, dan pendampingan.

Para Mentor FJP 2022 Batch IV. Foto: tangkapan layar

Ada lima mentor kapabel yang akan mendampingi yakni Nurcholis MA Basyari, M Nasir, Haryo Prasetyo, Frans Surdiasis, dan Tri Juli Sukaryana.

Dalam FJP Batch IV ini kembali dipilih 15 peserta jurnalis dari berbagai daerah di Indonesia. Salah satunya Wartawan tugumalang.id, M Ulul Azmy yang terpilih menjadi salah satu peserta.(*)

Reporter: Ulul Azmy

Editor: Lizya Kristanti

Tags: fellowshipFellowship Jurnalisme PendidikanJurnalisme

Related Posts

Kampung Gandean
Pilihan Redaksi

Sejarah di Balik Nama Kampung Gandean, Jejak Permukiman Abdi Pemerintahan di Jantung Kota Malang

Senin, 23 Mar 2026
Omah Wiromargo
Pilihan Redaksi

Omah Wiromargo Hadir sebagai Rumah Baca Gratis di Sekitar Pasar Besar Malang

Minggu, 18 Jan 2026
Kebun Botol Malang
Pilihan Redaksi

TBM Kebun Botol Malang, Literasi dan Pembelajaran Bahasa Asing di Tengah Kebun Hijau

Selasa, 7 Okt 2025
Kebun Botol
Pilihan Redaksi

Kebun Botol Malang, Inovasi Ibu-Ibu Tlogomas Ubah Limbah Plastik Jadi Ladang Hijau Bernilai Ekonomi

Selasa, 7 Okt 2025
KA Jayabaya
Pilihan Redaksi

Catatan Perjalanan KA Jayabaya: Rezeki Bertemu Penumpang Baik, Panik Tragedi Ojol di Jakarta

Selasa, 16 Sep 2025
JFC 2025 Batch 2
Pilihan Redaksi

JFC 2025 Batch 2 Dibuka, Nurcholis Tekankan 6M sebagai Landasan Jurnalisme Berkualitas

Senin, 15 Sep 2025
Next Post
Akademi Milik Aji Santoso Jadi Sasaran Vandalisme

Presiden Arema FC Minta Maaf Usai Akademi Milik Aji Santoso Jadi Sasaran Vandalisme

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.