FEB Unisma Santuni 260 Anak Yatim Piatu dan Duafa

  • Whatsapp
Dekan FEB Unisma, Nur Diana SE MSi (tengah), menyerahkan santunan kepada anak yatim piatu. Foto: dok

Tugumalang.id – Di bulan suci ramadan, peristiwa Nuzulul Quran menjadi waktu yang istimewa dam dinatikan oleh mayoritas umat Islam.

 

Bacaan Lainnya

Maka dari itu, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang (FEB Unisma) kembali mengadakan acara peringatan Nuzulul Quran dengan berbagai kegiatan religius yang bermanfaat, yakni Khotmit Quran dan Doa Bersama sekaligus memberikan santunan kepada 260 anak yatim piatu dan duafa, di Gedung FEB Unisma, pada Kamis (6/5/2021).

 

Santunan diberikan kepada anak yatim piatu dan duafa yang bertempat tinggal di wilayah Malang Raya. Sebagian dari mereka hadir secara luring, namun sebagian lagi bantuan dikirimkan ke alamat masing-masing.

Penyaluran santunan FEB Unisma. Foto: dok

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dosen, karyawan, dan mahasiswa FEB Unisma.

Acara dimulai dengan pembacaan Khotmil Quran sebanyak 30 Juz dan dilanjutkan dengan salat Dhuhur berjamaah. Berlanjut pembacaan doa bersama yang dipimpin oleh Ustad Yunus dari Masjid Ainul Yaqin.

 

Dekan FEB Unisma, Nur Diana SE MSI, memberikan sambutan dengan menyampaikan ucapan terima kasih kepada para tamu undangan yang sudah meluangkan waktunya untuk hadir di acara tersebut.

Dekan FEB Unisma, Nur Diana SE MSi. Foto: dok

Diana juga memberikan apresiasi kepada dosen, keluarga dosen, serta program FEB Unisma Berbagi yang mampu menghimpun donator sehingga mendukung kesuksesan acara tersebut.

 

“Program FEB Unisma Berbagi merupakan program menghimpun dana dari dosen, karyawan, mahasiwa, dan keluarga besar FEB yang mau menyisihkan dananya untuk kegiatan sosial yang dibagikan kepada pihak yang berhak mendapatkan santunan,” jelasnya.

 

“Banyak momen seperti peringatan hari besar Islam kita jadikan momen untuk berbagi, seperti momen Peringatan Nuzulul Quran maupun momen lainnya secara rutin kita peringati,” imbuhnya.

Baca Juga  Rektor Unisma: Tersangka Pengeboman Gereja Katedral Tidak Beragama
Dekan FEB Unisma, Nur Diana SE MSi (tengah), menyerahkan santunan kepada anak yatim piatu. Foto: dok

Diana juga memberikan pesan bahwa peringatan Nuzulul Quran merupakan peristiwa spektakuler dengan turunnya Al-Quran yang pertama kali kepada Nabi Muhammad SAW, sebagai pedoman bagi seorang muslim untuk diimplementasikan dalam kehidupan.

 

“Peringatan Nuzulul Quran yang diselenggarakan merupakan bagian dari upaya meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT,” jelasnya.

 

“Kami menyadari saat ini pandemi COVID-19 belum berakhir di negara kita. Dampak pandemi telah mempengaruhi perekonomian masyarakat dan hubungan sosial antar manusia,” imbuhnya.

 

“Dengan kondisi ini, kita harus bersemangat dan harus kita jadikan momentum berbagi dengan sesama, salah satunya melalui pemberian santunan. FEB Unisma akan selalu berusaha hadir di tengah-tengah anak yatim piatu dan duafa ini, agar mereka juga merasakan keberkahan dan suka cita di bulan suci ini bersama kami,” ujarnya.

 

Dia berharap, kegiatan ini mampu merekatkan ukhuwah wathaniyah dan ukhuwah Islamiyah.

 

Sementara itu, Panitia FEB Unisma Berbagi, M Cholid Mawardi SE MM, menjelaksan bahwa penyerahan santunan yang digelar di kampus merupakan perwakilan saja.

 

“Setelah acara di kampus, tim akan meluncur ke berbagai tempat untuk menyalurkan santunan dan sembako seperti ke Kecamatan Ampeldento, Kecamatan Dau, Dinoyo, dan lain-lain,” ujarnya.(ads)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *