Jumat, Oktober 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

5 Fakta Menarik Seputar Hari Buruh Internasional, Sudah Diperingati Sejak 1886

Redaksi by Redaksi
Mei 1, 2025 11:05 am
in News
fakta hari buruh internasional

Fakta menarik seputar Hari Buruh Internasional yang diperingati setiap tanggal 1 Mei. /Foto: Unsplash.com/Europeana

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Setiap tanggal 1 Mei, dunia memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pekerja dalam meraih hak-hak mereka. Di balik berbagai aksi demonstrasi, orasi, hingga unjuk rasa yang identik dengan peringatan ini, tersimpan sejarah panjang dan fakta-fakta menarik yang mungkin belum banyak diketahui publik.

Mulai dari akar sejarah yang bermula di abad ke-19 hingga cara-cara unik masyarakat dunia dalam merayakannya, Hari Buruh menyimpan banyak cerita bersejarah yang layak untuk disimak. Berikut ini lima fakta menarik tentang Hari Buruh Internasional yang perlu Anda ketahui:

READ ALSO

Polres Batu Dipimpin AKBP Panji Gedhe Prabawa Eks Satgas Pasukan Perdamaian PBB di Timur Tengah

BAKN RI dan OJK Dorong Pantai CMC Tiga Warna Jadi Pionir Perdagangan Karbon Berbasis Komunitas

1. Berawal dari Aksi Buruh di Amerika Serikat pada 1886

Hari Buruh Internasional memiliki akar sejarah yang kuat. Peringatan ini pertama kali dipicu oleh aksi besar-besaran para buruh di Chicago, Amerika Serikat, pada 1 Mei 1886. Ribuan buruh turun ke jalan menuntut pemberlakuan jam kerja yang manusiawi, yaitu delapan jam per hari.

Baca juga: Hari Buruh 2023, BPJS Ketenagakerjaan Rajut Kebersamaan Antara Pekerja, Pengusaha dan Pemerintah

Sayangnya, aksi tersebut berubah menjadi tragedi yang dikenal dengan Haymarket Affair, ketika terjadi bentrokan yang menewaskan beberapa orang. Meski begitu, peristiwa ini menjadi tonggak perjuangan buruh di seluruh dunia dan menetapkan 1 Mei sebagai simbol perjuangan pekerja.

2. Tak Selalu Identik dengan Demonstrasi

Meski sering diasosiasikan dengan unjuk rasa dan tuntutan hak pekerja, peringatan Hari Buruh di berbagai negara justru berlangsung dalam suasana meriah. Banyak negara yang merayakannya dengan festival, konser musik, hingga kegiatan bersama keluarga.

Contohnya, di Jerman, Hari Buruh diperingati dengan parade budaya dan pesta rakyat. Sementara di Finlandia, perayaan Vappu—sebutan lokal untuk Hari Buruh—dirayakan dengan mengenakan topi kelulusan dan mengadakan piknik besar-besaran di ruang publik.

3. Diperingati di Lebih dari 80 Negara

Menariknya, meskipun berawal dari Amerika Serikat, Hari Buruh Internasional justru tidak dijadikan hari libur nasional di negara asalnya. Sebaliknya, lebih dari 80 negara di dunia—termasuk Indonesia—menjadikan 1 Mei sebagai hari libur resmi untuk menghormati kontribusi para pekerja.

Negara-negara seperti Perancis, Italia, Brasil, dan India merayakan Hari Buruh dengan beragam kegiatan yang mencerminkan solidaritas pekerja.

Baca juga: Menjembatani Gap Generasi, Tantangan dan Peluang Dunia Kerja di Industri Kebugaran

4. Simbol Solidaritas Global bagi Pekerja

Lebih dari sekadar hari libur, Hari Buruh Internasional menjadi simbol solidaritas bagi seluruh pekerja di dunia. Pada momen ini, para buruh dari berbagai sektor dan latar belakang bersatu untuk memperjuangkan hak-hak mereka, meningkatkan kesadaran publik, dan menyoroti isu-isu ketenagakerjaan yang masih belum tuntas.

Hari Buruh menjadi pengingat bahwa perjuangan pekerja adalah perjuangan bersama yang tak mengenal batas negara.

5. Hari Buruh di Indonesia, Resmi Libur Nasional Sejak 2013

Di Indonesia, peringatan Hari Buruh pertama kali dilakukan pada tahun 1920, saat masa pemerintahan kolonial Hindia Belanda. Namun, dalam beberapa periode, peringatan ini sempat dilarang karena alasan politis.

Baru pada tahun 2013, di era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), 1 Mei secara resmi ditetapkan sebagai hari libur nasional, sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi para pekerja di Tanah Air.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra
redaktur: jatmiko

Tags: 1 Meiburuh Indonesiafakta Hari BuruhHari Buruh di duniaHari buruh internasionalmay dayperjuangan pekerjaSejarah Hari Buruhsolidaritas pekerja

Related Posts

AKBP Panji Gedhe Prawaba pimpinan baru Polres Batu saat disambut tradisi pedang pora. Foto: Dok.
News

Polres Batu Dipimpin AKBP Panji Gedhe Prabawa Eks Satgas Pasukan Perdamaian PBB di Timur Tengah

Jumat, 16 Okt 2026
Ketua BAKN RI Andreas Eddy Susetyo (kiri) dan Kepala Eksekutif OJK Hasan Fawzi saat meninjau potensi karbon mangrove di Pantai CMC Tiga Warna. Foto: Azmy
News

BAKN RI dan OJK Dorong Pantai CMC Tiga Warna Jadi Pionir Perdagangan Karbon Berbasis Komunitas

Kamis, 15 Okt 2026
Tingkat Pengangguran Terbuka di Kota Batu Melonjak, Didominasi Lulusan SMA
News

Tingkat Pengangguran Terbuka di Kota Batu Melonjak, Didominasi Lulusan SMA

Kamis, 15 Okt 2026
DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut
News

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut

Senin, 12 Okt 2026
DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis
News

DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis

Senin, 12 Okt 2026
KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi
News

KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi

Minggu, 11 Okt 2026
Next Post
Pemain asing arema FC

Lagi, Pemain Asing Arema FC Pilih Pamitan dan Kirim Pesan Menyentuh untuk Aremania

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.