Tugumalang.id – Program NASA kembali mengukir sejarah melalui misi Artemis II, sebuah langkah penting dalam upaya manusia untuk kembali ke Bulan sejak era Apollo 17 di tahun 1972. Misi ini menjadi tonggak penting dalam eksplorasi luar angkasa modern.
Artemis II diluncurkan pada Rabu (1/4/2026) dari Kennedy Space Center di negara bagian Florida, Amerika Serikat. Artemis II diperkirakan akan melakukan perjalanan selama 10 hari.
Berikut adalah fakta-fakta menarik misi penjelajahan luar angkasa ini:
1. Misi Berawak Pertama dalam Program Artemis
Artemis II adalah misi berawak pertama dalam rangkaian program Program Artemis. Berbeda dengan Artemis I yang tanpa awak, Artemis II akan membawa astronot mengelilingi Bulan.

Baca Juga: 7 Series tentang Orang Terjebak di Tempat Misterius yang Bikin Penasaran
Sebanyak empat astronot terlibat dalam penjelajahan ini, yaitu Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, dan Jeremy Hansen. Mereka berasal dari Amerika Serikat dan Kanada
2. Tidak Mendarat di Bulan
Meski menuju Bulan, Artemis II tidak akan melakukan pendaratan. Misi ini dirancang untuk menguji sistem penerbangan dan keselamatan awak dengan melakukan perjalanan mengelilingi Bulan (flyby) sebelum kembali ke Bumi.
Pada Minggu (5/4/2026) waktu Amerika Serikat, Artemis II tengah melakukan perjalanan menuju Bulan. Para astronot diperkirakan tiba di Bulan pada Senin (6/4/2026) waktu Amerika Serikat.
3. Gunakan Roket SLS dan Kapsul Orion
Artemis II diluncurkan menggunakan Space Launch System (SLS), roket paling kuat yang pernah dikembangkan oleh NASA. Roket ini mampu menghasilkan daya dorong lebih besar dibandingkan roket era Apollo.
Dalam misi ini, para astronot menumpang kapsul Orion, yang dirancang khusus untuk perjalanan luar angkasa jarak jauh. Orion dilengkapi sistem pendukung kehidupan modern dan perlindungan radiasi.
4. Bawa Astronot Perempuan dan Kulit Hitam Pertama Menembus Orbit Bumi
Untuk pertama kalinya dalam sejarah, astronot perempuan dan astronot kulit hitam terbang melintasi orbit Bumi dan menuju Bulan. Sebelumnya, astronot perempuan dan kulit hitam hanya melakukan perjalanan hingga stasiun luar angkasa (space station) yang masih ada dalam orbit Bumi.
Astronot perempuan tersebut adalah Christina Koch dan astronot kulit hitam adalah Victor Glover. Sementara itu, Jeremy Hansen adalah warga Kanada pertama yang mengikuti misi menembus orbit Bumi.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Herlianto. A





























