Malang, Tugumalang.id – Komitmen Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang dalam menghadirkan pendidikan berkualitas kembali dibuktikan. Dua program studi (prodi) di kampus teknik ternama ini berhasil meraih predikat Akreditasi Unggul pada 21 April 2025.
Dua prodi yang memperoleh Akreditasi Unggul tersebut adalah S1 Teknik Kimia dan D3 Teknik Mesin. Akreditasi itu dari Lembaga Akreditasi Mandiri Program Studi Keteknikan (LAM Teknik).
Selain itu, beberapa prodi lainnya juga mencatat prestasi membanggakan dengan meraih Akreditasi Baik Sekali. Yakni S1 Teknik Informatika LAM Infokom, S1 Teknik Sipil dari LAM Teknik, S1 Bisnis Digital dari LAMEMBA, dan S2 Magister Teknik Industri dari LAM Teknik.

Rektor ITN Malang, Dr. Awan Uji Krismanto, ST., MT., Ph.D, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, hasil ini merupakan bukti nyata bahwa ITN Malang konsisten dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan.
“Ini adalah hasil dari kerja keras seluruh civitas akademika. Akreditasi ini menunjukkan bahwa kami siap mencetak lulusan yang kompeten dan mampu bersaing di dunia kerja,” ujarnya.
Ia menambahkan, raihan ini juga menjadi bentuk pengakuan dari pemerintah terhadap kualitas pendidikan, sistem pembelajaran, dan layanan akademik di ITN Malang. Meski demikian, kampus ini tidak akan berhenti berbenah.
“Kami akan terus melakukan pengembangan, baik dari sisi fasilitas, sarana-prasarana, maupun peningkatan mutu di tingkat program studi dan institusi,” tambahnya.
Baca juga: Pendaftaran dan Beasiswa Kuliah ITN Malang 2025 Resmi Dibuka, Cek Syaratnya!
Senada dengan itu, Wakil Rektor I ITN Malang, Dr. Jimmy, ST., MT., turut memberikan apresiasi kepada dua prodi unggulan tersebut. Ia menyebut predikat Akreditasi Unggul ini sebagai anugerah sekaligus tantangan.
“Ini adalah tanggung jawab besar. Kami harus terus memberikan pelayanan terbaik, tidak hanya untuk mahasiswa dan calon mahasiswa, tetapi juga kepada para alumni dan seluruh stakeholder,” jelasnya.
Jimmy juga menyoroti pentingnya peningkatan kompetensi dosen, penguatan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri, serta mendorong kolaborasi lintas bidang. Menurutnya, kunci keberhasilan terletak pada kualitas lulusan.
“Mahasiswa harus punya kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Jika mereka serius belajar dan berkembang, kami yakin masa depan mereka cerah,” katanya.
Ia juga mencermati tren penyerapan lulusan yang semakin positif, terutama dari Prodi D3 Teknik Mesin. ITN Malang secara rutin menggelar campus hiring bekerja sama dengan berbagai perusahaan, sehingga membantu lulusan terserap lebih cepat di dunia kerja.
Menariknya, Jimmy mengungkapkan bahwa saat ini kebutuhan tenaga kerja di bidang Teknik Kimia justru meningkat, namun minat dari generasi muda terhadap bidang ini menurun.
“Dulu pesaing banyak, lowongan sedikit. Sekarang sebaliknya, lowongan banyak, pesaing sedikit. Ini peluang besar yang harus dimanfaatkan,” katanya.
Baca juga: Mahasiswa ITN Malang Tembus 7 Besar di Kompetisi Desain Jembatan Internasional NTU 2025
Ia berharap para dosen terus meningkatkan kualitas pengajaran, tak hanya dalam aspek hard skill tetapi juga soft skill, agar mahasiswa siap bersaing secara menyeluruh.
“Stakeholder kami menyampaikan bahwa mereka lebih percaya pada lulusan ITN Malang. Karena selain kompeten, mereka tangguh dan punya semangat belajar tinggi. Ini yang menjadi keunggulan kami,” tegasnya.
Dengan capaian akreditasi ini, ITN Malang semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi teknik terdepan di Jawa Timur yang berkomitmen menghasilkan lulusan berkualitas dan berdaya saing tinggi.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
redaktur: jatmiko





























