Jumat, Juli 10, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Mahasiswa ITN Malang Tembus 7 Besar di Kompetisi Desain Jembatan Internasional NTU 2025

Redaksi by Redaksi
April 21, 2025 9:54 pm
in Pendidikan
ITN Malang

Tim Mahasiswa ITN Malang yang meraih prestasi di NTU International Bridge Design Competition 2025 (dok.)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Mahasiswa Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Dalam ajang NTU International Bridge Design Competition (BDC) 2025 yang digelar di Nanyang Technological University (NTU), Singapura, pada 12–13 April 2025, Tim Spectra Doa Ortu dari ITN Malang berhasil meraih peringkat ke-7 dari total 172 tim peserta.

Tim ini terdiri dari dua mahasiswa Teknik Sipil ITN Malang, yakni Legat Bestari dan Stevan Joseph Tuhuleruw. Mereka sukses menembus babak final dan bersaing ketat dengan 70 tim terbaik lainnya.

READ ALSO

Gagasan Dosen Unikama: Transformasi Pengabdian Menjadi Pemberdayaan agar Masyarakat Lebih Mandiri

Perkuat Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, Fapet Unikama Jalin Kolaborasi Strategis dengan UPT PT & HMT Batu

Rektor ITN Malang, Awan Uji Krismanto, ST., MT., PhD, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian tersebut. Ia mengungkapkan, sejak awal optimistis bahwa mahasiswa bimbingan dosen Krisna Febrian Anugerahputra, ST., MT., M.Sc ini mampu bersaing secara global.Merakit design jembatan

Baca juga: 105 Lulusan ITN Malang Raih Cum Laude, 70 Selesaikan Studi dalam 3,5 Tahun

“Luar biasa! Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa ITN Malang mampu bersinar di tingkat internasional. Mereka masuk 7 besar dari 172 tim – itu pencapaian yang sangat membanggakan,” ujar Awan.

Ia menambahkan, keberhasilan ini tak lepas dari sinergi antara mahasiswa, dosen, dan praktisi industri yang terus didorong untuk menciptakan lingkungan akademik yang produktif dan inovatif.

Tantangan Desain Jembatan Kayu di NTU Singapura

Legat Bestari membeberkan tantangan selama kompetisi. Setiap tim diminta mendesain dan membuat jembatan dari kayu balsa dan bas berdasarkan studi kasus Sungai Manggis Quirk.

“Hari pertama kami menggambar desain manual di kertas A4, lalu langsung membuat jembatannya. Hari kedua dilakukan uji beban dan sesi tanya jawab untuk menentukan 10 finalis,” jelas Legat.

Tim Spectra Doa Ortu merancang jembatan warren truss dengan panjang 31 cm, lebar 5,5 cm, dan tinggi 6,5 cm. Karena pembebanan dilakukan secara eksentrik, mereka merancang struktur asimetris agar mampu menahan beban secara optimal.

Seluruh proses desain dan pembuatan hanya diberi waktu enam jam. Tim ITN menyelesaikannya dalam dua jam, lalu melanjutkan dengan membuat video presentasi berbahasa Inggris yang disampaikan oleh Stevan Joseph Tuhuleruw.

Baca juga: Mahasiswa ITN Malang Lolos Final Kompetisi Desain Jembatan Internasional di Singapura

“Penilaian mencakup aspek ekonomi bahan, estetika, dan uji beban. Bobotnya 80 persen. Sisanya dari video presentasi dan sesi Q&A,” terang Legat.

Jembatan Buatan Mahasiswa ITN Tahan Beban 18 Kg

Sesi foto bersama
Sesi foto bersama para peserta NTU International Bridge Design Competition 2025 (dok.)

Dalam pengujian, jembatan buatan tim ITN Malang dengan berat hanya 18,37 gram mampu menahan beban hingga 176 Newton (sekitar 18 kg) selama 120 detik. Kekuatan inilah yang mengantar mereka masuk ke grand final.

Di babak grand final, video presentasi ditampilkan kembali, dilanjutkan sesi tanya jawab bersama lima juri dari kalangan akademisi dan industri.

Legat menambahkan, studi kasus baru diberikan di hari pelaksanaan. Sistem voting juga digunakan untuk menentukan jembatan dengan desain estetika terbaik.

Bersaing dengan Kampus Nasional dan Internasional

Dari 10 tim finalis, selain ITN Malang terdapat perwakilan dari Universitas Jember, Universitas Kristen Petra, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Brawijaya, Universitas Muhammadiyah Malang (2 tim), Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Indonesia, serta Nha Trang University dari Vietnam.

“Kami belajar banyak dari ajang ini, terutama karena desain dan studi kasusnya benar-benar baru. Kami juga bisa bertukar ilmu dengan mahasiswa dari berbagai negara,” tutur Legat.

Tantangan Bahasa Inggris Jadi Pembelajaran

Stevan mengakui tantangan terbesar adalah sesi wawancara dalam bahasa Inggris. Ia mengatakan, penggunaan istilah teknik sipil dalam bahasa Inggris sedikit berbeda dari bahasa ilmiah pada umumnya.

“Grammar dan kecepatan bicara juri dari Singapura jadi tantangan tersendiri. Tapi ini pengalaman yang sangat berharga,” ujarnya.

Ia berharap ke depan mahasiswa ITN Malang dapat meraih hasil lebih tinggi.

“Harapannya, tahun depan Teknik Sipil ITN bisa tembus 3 besar,” pungkasnya.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: M Sholeh
redaktur: jatmiko

Tags: Bridge Design CompetitionDesain JembatanITN MalangKampus MalangKompetisi InternasionalKompetisi MahasiswaNTU SingapuraPrestasi MahasiswaTeknik Sipil

Related Posts

Gagasan Dosen Unikama: Transformasi Pengabdian Menjadi Pemberdayaan agar Masyarakat Lebih Mandiri
Pendidikan

Gagasan Dosen Unikama: Transformasi Pengabdian Menjadi Pemberdayaan agar Masyarakat Lebih Mandiri

Kamis, 9 Jul 2026
Perkuat Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, Fapet Unikama Jalin Kolaborasi Strategis dengan UPT PT & HMT Batu
Pendidikan

Perkuat Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, Fapet Unikama Jalin Kolaborasi Strategis dengan UPT PT & HMT Batu

Kamis, 9 Jul 2026
Binus Malang Pamerkan 94 Karya Kreatif Mahasiswa
Pendidikan

Binus Malang Pamerkan 94 Karya Kreatif Mahasiswa

Kamis, 9 Jul 2026
Raja Ampat Gandeng ITN Malang, Wawiyai Disiapkan Jadi Kota Baru Pariwisata Berkelanjutan
Advertorial

Raja Ampat Gandeng ITN Malang, Wawiyai Disiapkan Jadi Kota Baru Pariwisata Berkelanjutan

Kamis, 9 Jul 2026
English for Unisma Ambassador
Advertorial

English for Unisma Ambassador 2026 Resmi Ditutup, LPBA-BIPA Cetak Talenta Public Speaking

Rabu, 8 Jul 2026
Jatim Kirim Kontingen Terbanyak ke WSC Shanghai 2026, Tiga Peserta dari Malang Raya
Pendidikan

Jatim Kirim Kontingen Terbanyak ke WSC Shanghai 2026, Tiga Peserta dari Malang Raya

Rabu, 8 Jul 2026
Next Post
serangan jantung

Jangan Salah! Ini Perbedaan Angin Duduk dan Serangan Jantung yang Wajib Diketahui

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.