Kamis, Juli 9, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Mahasiswa ITN Malang Lolos Final Kompetisi Desain Jembatan Internasional di Singapura

Redaksi by Redaksi
April 10, 2025 1:12 pm
in Pendidikan
Mahasiswa ITN Malang

Mahasiswa ITN Malang siap bertanding di kompetisi design jembatan di Singapura (dok.)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Mahasiswa Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang siap bertanding di ajang internasional Bridge Design Competition (BDC) 2025 yang akan digelar di Nanyang Technological University (NTU), Singapura pada 12–13 April 2025.

Tim perwakilan dari ITN Malang yang bernama Spectra Doa Ortu terdiri dari dua mahasiswa Teknik Sipil, yakni Legat Bestari dan Stevan Joseph Tuhuleruw, di bawah bimbingan dosen Krisna Febrian Anugerahputra, ST., MT., M.Sc.

READ ALSO

Raja Ampat Gandeng ITN Malang, Wawiyai Disiapkan Jadi Kota Baru Pariwisata Berkelanjutan

English for Unisma Ambassador 2026 Resmi Ditutup, LPBA-BIPA Cetak Talenta Public Speaking

Rektor ITN Malang, Awan Uji Krismanto, ST., MT., Ph.D., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada tim yang berhasil lolos ke final tingkat internasional.Desain jembatan Mahasiwa ITN Malang

“Terlepas dari hasil akhirnya, lolos ke tingkat internasional sudah merupakan prestasi yang membanggakan. Kami memberikan dukungan penuh dan doa terbaik. Selamat berkompetisi!” ujarnya.

Baca juga: Jelajah Pedalaman, Mahasiswa ITN Malang Rancang Kota Masa Depan Mahakam Ulu

Tentang Bridge Design Competition NTU 2025

BDC merupakan kompetisi tahunan bergengsi yang diselenggarakan oleh Civil and Environmental Engineering (CEE) Club NTU. Ajang ini menantang mahasiswa dari berbagai negara untuk merancang struktur jembatan inovatif yang solutif terhadap permasalahan nyata.

Tahun ini, kompetisi diikuti oleh 172 tim dari berbagai negara, termasuk Malaysia, India, Vietnam, dan Indonesia. Dari ITN Malang, dua tim dikirim, namun hanya tim Spectra Doa Ortu yang berhasil lolos ke babak final, bersama 69 tim lainnya, termasuk dari kampus lain di Malang seperti UMM, UB, dan UM.

Tantangan dan Persiapan Menuju Final

Pada babak penyisihan bulan Maret lalu, peserta diminta menyelesaikan skenario desain jembatan kendaraan dengan beban terpusat lateral. Mereka menggunakan software Bridge Designer 2016 yang disediakan panitia.

“Kami membuat model jembatan pelengkung dan dinilai berdasarkan efisiensi struktural, kelayakan ekonomi, keberlanjutan lingkungan, dan homogenitas desain,” jelas Legat.

Setelah dinyatakan lolos, tim memiliki waktu sekitar satu bulan untuk mempersiapkan diri menghadapi final. Mereka rutin berlatih merakit jembatan mini dari kayu balsa, yang akan menjadi bahan utama dalam kompetisi nantinya.

Menurut Legat, studi kasus final baru akan diberikan saat lomba berlangsung. Penilaian akhir akan mencakup aspek ekonomis, kekuatan struktur (testing), dan estetika desain.

Baca juga: Ciptakan Penyedap Rasa Alami, Mahasiswa ITN Malang Dapat Hibah Riset dari Indofood

Stevan mengungkapkan rasa bangganya bisa menembus ajang internasional untuk pertama kali.

“Saya tidak pernah menyangka bisa ikut lomba hingga ke luar negeri. Ini pengalaman yang luar biasa dan sangat berkesan,” katanya.

Ia menambahkan bahwa kompetisi tahun ini akan digelar secara offline untuk pertama kalinya, setelah sebelumnya selalu dilakukan daring. Final akan memperebutkan gelar juara 1, 2, 3, serta nominasi Best Design dan Consolation Award.

Kendala dan Harapan Tim

Dosen pembimbing, Krisna Febrian, mengakui bahwa pengumuman lomba yang mendadak membuat waktu persiapan menjadi terbatas. Bahkan salah satu anggota, Daniel Juanito Tolan, tidak bisa ikut ke Singapura karena kendala paspor.

“Ini adalah kali pertama mahasiswa Teknik Sipil ITN Malang lolos ke final internasional. Momen ini sangat berharga dan belum tentu terulang,” jelasnya.

Pada babak final nanti, tim akan diberi waktu 4 jam untuk mendesain jembatan secara manual di atas kertas dan membuat prototipe dari kayu balsa. Krisna menekankan pentingnya kemampuan berpikir cepat, tenang, dan adaptif terhadap kasus yang diberikan secara spontan.

“Secara teori dan teknis mereka sudah cukup siap. Tantangan utamanya adalah bagaimana menyusun solusi terbaik dalam waktu terbatas dan kondisi real time,” tandasnya.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: M Sholeh
redaktur: jatmiko

Tags: Bridge Design 2025ITN MalangKompetisi JembatanLomba InternasionalMahasiswa Berprestasimahasiswa malangNTU SingapuraTeknik Sipil

Related Posts

Raja Ampat Gandeng ITN Malang, Wawiyai Disiapkan Jadi Kota Baru Pariwisata Berkelanjutan
Advertorial

Raja Ampat Gandeng ITN Malang, Wawiyai Disiapkan Jadi Kota Baru Pariwisata Berkelanjutan

Kamis, 9 Jul 2026
English for Unisma Ambassador
Advertorial

English for Unisma Ambassador 2026 Resmi Ditutup, LPBA-BIPA Cetak Talenta Public Speaking

Rabu, 8 Jul 2026
Jatim Kirim Kontingen Terbanyak ke WSC Shanghai 2026, Tiga Peserta dari Malang Raya
Pendidikan

Jatim Kirim Kontingen Terbanyak ke WSC Shanghai 2026, Tiga Peserta dari Malang Raya

Rabu, 8 Jul 2026
Bangga! UIN Malang Raih Predikat Utama Kategori PTRG Award III Tahun 2026
Pendidikan

Bangga! UIN Malang Raih Predikat Utama Kategori PTRG Award III Tahun 2026

Rabu, 8 Jul 2026
B3ec887c 8aa2 43fb A6c9 575686601ed5
Pendidikan

Gandeng Panti Asuhan YASUKA, Tim Polinema Tumbuhkan Jiwa Wirausaha Melalui Mentoring Usaha

Rabu, 8 Jul 2026
Tingkatkan Keselamatan dan Reduksi Blind Spot, Tim PKM Polinema Pasang Rambu Lalu Lintas Lensa Cembung
Pendidikan

Tingkatkan Keselamatan dan Reduksi Blind Spot, Tim PKM Polinema Pasang Rambu Lalu Lintas Lensa Cembung

Rabu, 8 Jul 2026
Next Post
Mahasiswa ditemukan tewas di bawah jembatan

Tragis! Mahasiswa Asal Jakarta Ditemukan Tewas di Bawah Jembatan Tunggulmas Malang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.