Senin, Oktober 12, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Ciptakan Penyedap Rasa Alami, Mahasiswa ITN Malang Dapat Hibah Riset dari Indofood

Redaksi by Redaksi
Desember 10, 2024 1:16 pm
in Pendidikan
Mahasiswa ITN

Mahasiswa Teknik Kimia ITN Malang, Ulayyaa Zulfaa (dok.)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang – Mahasiswa Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang berhasil menciptakan penyedap rasa baru berbahan alami yakni tempe dan jamur. Temuan itu membuat mahasiswa ITN Malang mendapatkan hibah riset dari Indofood Riset Nugraha (IRN) 2024-2025.

Sebagaimana diketahui, masyarakat Indonesia cukup akrab menambahkan penyedap MSG (Monosodium Glutamat) atau micin ke dalam masakan. Namun, siapa sangka dari bahan lokal bisa diolah menjadi penyedap alami pengganti MSG.

READ ALSO

Kemenag Rumuskan Arah Talenta Connect, PERMATA PTKI Bentuk Pengurus

Peluang Karier Industri Sepak Bola Dibahas di I League Goes to Campus UMM

Mahasiswa Teknik Kimia ITN Malang yakni Ulayyaa Zulfaa berhasil menciptakan inovasi mengolah tempe dan jamur tiram sebagai penyedap rasa alami. Produk ini juga membuka peluang besar dalam menciptakan alternatif penyedap rasa yang sehat pengganti MSG.

Baca Juga: Mahasiswa ITN Malang Juara 3 TSA Cyber Champion 2024

“Produk ini bisa memperkuat rasa masakan secara alami dan cocok sebagai pengganti MSG. Karena pada sebagian orang alergi terhadap MSG. Jika dikonsumsi secara berlebih kan (MSG) tidak bagus untuk kesehatan,” kata Ulayyaa.

Dia memandang bahwa tempe dan jamur tiram tidak hanya menjadi alternatif bahan penyedap rasa, namun juga bisa menambah nilai ekonomi bahan lokal. Bahkan bisa memenuhi kebutuhan pasar pangan fungsional yang terus berkembang.

Penelitian Ulayyaa berjudul ‘Pengembangan Produk Penyedap Rasa dari Tempe Malang dan Jamur Tiram (Pleurotus Ostreatus) untuk Pasar Pangan Fungsional’. Ulayyaa menjadi salah satu dari 80 mahasiswa berbagai kampus yang mendapat hibah CSR dari PT Indofood pada 25 November 2024.

Baca Juga: Mahasiswa ITN Malang Raih Gelar Juara 2 Internasional Plant Design Competition Derrick 2024

“Rasanya sangat bangga dan bersyukur bisa lolos IRN. Ini adalah kesempatan besar untuk mengembangkan diri sekaligus membuktikan bahwa tempe dari Malang dan jamur tiram memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar nasional maupun internasional,” ucap mahasiswa angkatan 2021 itu.

Menurutnya, tempe memiliki kandungan gizi tinggi dan manfaat kesehatan yang melimpah, seperti protein, serat, dan isoflavon. Tempe juga mudah ditemukan di Malang. Seperti di wilayah Sanan yang juga merupakan sentra tempe di Kota Malang.

Selain itu, budidaya jamur tiram juga berkembang pesat berkat kondisi alam Malang yang mendukung. Dikatakan, jamur tiram kaya akan protein, serat dan vitamin, sehingga berpotensi menjadi bahan pangan bernutrisi tinggi.

“Penelitian ini menguji berbagai proporsi tempe dan jamur tiram serta suhu pengeringan untuk menentukan kombinasi terbaik yang menghasilkan penyedap rasa dengan kualitas yang optimal,” jelasnya.

Penelitian dilakukan di Laboratorium Teknologi Bahan Makanan (TBM), Teknik Kimia ITN Malang. Proses penelitian dimulai dengan teliti dan berbasis teknologi hingga menghasilkan produk penyedap rasa alami. Kemudian dilakukan uji fisik dan kimia mulai dari kadar air, protein, karbohidrat, rasa, warna, aroma hingga tekstur.

Temuan ini tidak hanya memberikan nilai tambah bagi tempe Malang dan jamur tiram, tetapi juga membuka peluang baru bagi industri pangan lokal. Produk penyedap rasa alami ini diharapkan dapat diterima di pasar pangan fungsional, mendukung pola makan sehat, dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.

“Saya berharap penelitian ini dapat memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Terutama dalam mengembangkan produk inovatif berbasis pangan lokal. Serta dapat membantu meningkatkan nilai jual tempe Malang, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal,” tandasnya.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: M Sholeh
redaktur: jatmiko

Tags: hibahhibah risetindofooditnMahasiswa ITNpenyedap rasa alami

Related Posts

Kemenag Rumuskan Arah Talenta Connect, PERMATA PTKI Bentuk Pengurus
Pendidikan

Kemenag Rumuskan Arah Talenta Connect, PERMATA PTKI Bentuk Pengurus

Senin, 12 Okt 2026
Peluang Karier Industri Sepak Bola Dibahas di I League Goes to Campus UMM
Pendidikan

Peluang Karier Industri Sepak Bola Dibahas di I League Goes to Campus UMM

Senin, 12 Okt 2026
ITN Malang Siapkan Kawasan Industri Baru di Pasuruan
Advertorial

ITN Malang Siapkan Kawasan Industri Baru di Pasuruan

Minggu, 11 Okt 2026
UIN Maliki Malang Buka Dua Prodi Baru, Ekonomi Syariah dan Manajemen Haji
Advertorial

UIN Maliki Malang Buka Dua Prodi Baru, Ekonomi Syariah dan Manajemen Haji

Sabtu, 10 Okt 2026
Ta’aruf Qur’ani ke-24 Diikuti 646 Mahasiswa UIN Maliki Malang
Advertorial

Ta’aruf Qur’ani ke-24 Diikuti 646 Mahasiswa UIN Maliki Malang

Sabtu, 10 Okt 2026
Ratusan Pelajar Jatim Ikuti LKBB Cakra 2 SMKN 2 Malang
Advertorial

Ratusan Pelajar Jatim Ikuti LKBB Cakra 2 SMKN 2 Malang

Sabtu, 10 Okt 2026
Next Post
Johor Autism Conference 2024

Kisah Peserta Johor Autism Conference 2024, Baru Dapat Kabar Langsung Pesan Tiket Pesawat Demi Mimpi Buka Pusat Terapi Gratis

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.