Kamis, Juli 9, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Jelajah Pedalaman, Mahasiswa ITN Malang Rancang Kota Masa Depan Mahakam Ulu

Redaksi by Redaksi
Maret 27, 2025 4:16 pm
in Pendidikan
Mahasiswa ITN Malang melakukan studi lapangan di Mahakam Ulu, Kalimantan Timur. (Foto/dok. ITN Malang)

Mahasiswa ITN Malang melakukan studi lapangan di Mahakam Ulu, Kalimantan Timur. (Foto/dok. ITN Malang)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Puluhan mahasiswa Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang telah melakukan penjelajahan di pedalaman Kalimantan Timur. Mereka merancang kota masa depan Mahakam Ulu.

Setidaknya, 37 mahasiswa prodi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) ITN Malang telah melakukan studi lapangan di Mahakam Ulu, Kalimantan Timur. Mereka didampingi oleh dosen, dan tiga asisten berangkat dari Kota Malang pada 24 Februari 2025, dan kembali pada 10 Maret 2025.

READ ALSO

Raja Ampat Gandeng ITN Malang, Wawiyai Disiapkan Jadi Kota Baru Pariwisata Berkelanjutan

English for Unisma Ambassador 2026 Resmi Ditutup, LPBA-BIPA Cetak Talenta Public Speaking

Kegiatan itu merupakan bagian dari mata kuliah Studio Perencanaan Kota dan disponsori oleh Pemda Kabupaten Mahakam Ulu.

Baca Juga: Dari ITN Malang hingga Rotterdam, Kini Wahyu Hidayat Memimpin Kota Malang

Dosen Studio Perencanaan Kota sekaligus tenaga ahli ITN Malang, Dr. Ir. Agustina Nurul Hidayati, MT., menjelaskan, pada mata kuliah ini mahasiswa ditugaskan untuk menyusun perencanaan kota baru di enam kecamatan di Mahakam Ulu. Mereka dibagi menjadi delapan kelompok untuk melakukan survei dan analisis di lapangan.

Mahasiswa ITN Malang melakukan studi lapangan di Mahakam Ulu, Kalimantan Timur. (Foto/dok. ITN Malang)
Mahasiswa ITN Malang melakukan studi lapangan di Mahakam Ulu, Kalimantan Timur. (Foto/dok. ITN Malang)

“Tugas mahasiswa adalah melakukan survei untuk Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL) Ujoh Bilang dan Batu Majang, serta Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Long Apari, Long Pahangai, Datah Davei, dan Mamahak Besar,” jelasnya.

RTBL itu berfokus pada penataan bangunan dan lingkungan dengan skala yang lebih besar yakni 1:1.000. Sementara RDTR memiliki skala yang lebih kecil yakni 1:5.000.

Baca Juga: ITN Malang Kirim Tim Pemasangan PTLS ke Ranu Kumbolo

Survei RTBL mencakup data fisik dan aspek desain seperti edge (batas kawasan), distrik, path (jalan dan infrastruktur), node (lokasi yang mudah diingat orang) dan landmark.

Mahasiswa ITN Malang foto bersama dengan aparat. Foto/dok ITN Malang
Mahasiswa ITN Malang foto bersama dengan aparat. Foto/dok ITN Malang

“Untuk Long Apari dan Long Pahangai merupakan kawasan strategis nasional perbatasan. Jadi lokasi lokasi perbatasan negara. Sehingga memiliki kekhasan tersendiri terutama sebagai wajah negara dan kawasan strategis dari aspek keamanan negara” paparnya.

Menurutnya, perjalanan ke lokasi studi lapangan tidaklah mudah. Dari Surabaya mereka menggunakan kapal laut Dharma Ferry 7 ke Balikpapan.

Kemudian dilanjutkan dengan perjalanan darat ke Kutai Barat (Tering) menggunakan dua bus kecil dan tiga mobil. Dari Kutai Barat naik speed ke Ujoh Bilang selama 4 jam untuk sampai di pos I sebelum menuju lokasi survei.

Mahasiswa ITN Malang foto bersama di depan gedung IKN Nusantara. Foto/dok ITN Malang
Mahasiswa ITN Malang foto bersama di depan gedung IKN Nusantara. Foto/dok ITN Malang

Sesampainya di Ujoh Bilang Ibu Kota Kabupaten Mahakam Ulu, mereka langsung melakukan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk memverifikasi lokasi survei dan batas wilayah yang akan direncanakan di masing masing kecamatan.

Lokasi Ujong Bilang berdekatan dengan Batu Majang, sedangkan lokasi yang paling jauh adalah Long Apari. Dari Ujoh Bilang ditempuh selama 9,5 jam perjalannya melewati sungai.

Di mana 5 jam naik speedboat ke Tiong Ohang Ibu Kota Kecamatan Long Apari, setelah itu masih harus naik longboat selama 4 hingga 4,5 jam perjalanan bergantung derasnya air sungai. Kondisi geografis yang menantang, seperti riam sungai, menambah kesulitan perjalanan.

“Ketika menuju Long Apari, di Riam 611 kami terpaksa turun karena ada Yonif 611 (Batalyon Infanteri 611) yang (speedboat) terbalik.

Sepulangnya dari Long Apari, Long Pahangai dan Data Dawai, di Riam Udang kami harus jalan kaki karena riamnya berputar, sangat berbahaya,” urainya.

Selama 10 hari di lokasi, para mahasiswa melakukan survei intensif dan menyusun presentasi hasil survei dalam bentuk PowerPoint dan video yang dipaparkan di DPUPR Ujoh Bilang.

“Ini adalah pengalaman berharga bagi mahasiswa. Mereka belajar langsung bagaimana proses perencanaan kota di lapangan, mulai dari survei, analisis, hingga menyusun konsep pengembangan,” ujarnya.

Keterbatasan fasilitas dan mahalnya harga bahan makanan di lokasi membuat para mahasiswa harus mandiri dalam menyiapkan makanan.

Namun, pengalaman ini justru memacu semangat mereka untuk bekerja keras dan menghasilkan data yang komprehensif.

“Alhamdulillah, Pemda Kabupaten Mahakam Ulu memberikan apresiasi atas kerja keras mahasiswa. Data yang mereka kumpulkan akan menjadi dasar penting dalam perencanaan pembangunan kota di wilayah tersebut,” ucapnya.

Para mahasiswa akan kembali mempresentasikan hasil analisis isu strategis dan perumusan rencana tata ruang di hadapan Pemda Mahakam Ulu dalam waktu dekat.

Usai kegiatan di Mahakam Ulu, rombongan ITN Malang juga sempat berkunjung ke Ibu Kota Nusantara (IKN) yang meliputi sebagian wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Kesempatan tersebut dimanfaatkan oleh mahasiswa untuk mengenal rencana tata ruang Ibu Kota Nusantara, termasuk konsep pembangunan berkelanjutan Kota Hutan dan smart city yang diusung di kawasan tersebut.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh

Editor: Herlianto. A

Tags: ITN MalangKosa Masa DepanMahakam UluMahasiswa ITN Malang

Related Posts

Raja Ampat Gandeng ITN Malang, Wawiyai Disiapkan Jadi Kota Baru Pariwisata Berkelanjutan
Advertorial

Raja Ampat Gandeng ITN Malang, Wawiyai Disiapkan Jadi Kota Baru Pariwisata Berkelanjutan

Kamis, 9 Jul 2026
English for Unisma Ambassador
Advertorial

English for Unisma Ambassador 2026 Resmi Ditutup, LPBA-BIPA Cetak Talenta Public Speaking

Rabu, 8 Jul 2026
Jatim Kirim Kontingen Terbanyak ke WSC Shanghai 2026, Tiga Peserta dari Malang Raya
Pendidikan

Jatim Kirim Kontingen Terbanyak ke WSC Shanghai 2026, Tiga Peserta dari Malang Raya

Rabu, 8 Jul 2026
Bangga! UIN Malang Raih Predikat Utama Kategori PTRG Award III Tahun 2026
Pendidikan

Bangga! UIN Malang Raih Predikat Utama Kategori PTRG Award III Tahun 2026

Rabu, 8 Jul 2026
B3ec887c 8aa2 43fb A6c9 575686601ed5
Pendidikan

Gandeng Panti Asuhan YASUKA, Tim Polinema Tumbuhkan Jiwa Wirausaha Melalui Mentoring Usaha

Rabu, 8 Jul 2026
Tingkatkan Keselamatan dan Reduksi Blind Spot, Tim PKM Polinema Pasang Rambu Lalu Lintas Lensa Cembung
Pendidikan

Tingkatkan Keselamatan dan Reduksi Blind Spot, Tim PKM Polinema Pasang Rambu Lalu Lintas Lensa Cembung

Rabu, 8 Jul 2026
Next Post
Pemkot Batu bakal mendistribusikan 2.500 bingkisan lebaran dari Jatim Park Group jelang Lebaran. Foto: Prokopim KWB

Pemkot Batu Tebar 2.500 Bingkisan Lebaran dari Jatim Park Group

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.