Kamis, Juli 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Dr Aqua Dwipayana, Kunci Menjadi Wartawan Profesional Adalah Silaturahmi

Redaksi by Redaksi
Maret 20, 2022 12:57 pm
in Berita
Aqua Dwipayana

Dr. Aqua Dwipayana. foto/screenshoot

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Informasi dan data adalah aset penting bagi profesi wartawan. Itu bisa didapatkan dari keluwesan wartawan dalam membangun jejaring dan narasumber. Wartawan profesional pasti sadar soal pentingnya merawat jejaring mereka demi profesionalitas kerja jurnalistik ini.

Nah, bagaimana cara jitu merawat jejaring informasi itu? Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana berbagi pengalaman seputar hal itu dalam sesi Sharing Komunikasi dan Motivasi Fellowship Jurnalisme Pendidikan (FJP) Batch IV yang diselenggarakan Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan (GWPP), Sabtu 19 Maret 2022.

READ ALSO

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Pada dasarnya, menurut pria yang juga mantan wartawan di era 1980-an ini mempunyai filosofi yang kuat dalam membangun hubungan sosial. ”Semua orang adalah guru. Sedikit banyaknya pasti akan memberikan ilmu dan manfaat buat orang lain itu,” tutur Aqua.

Dr Aqua Dwipayana (kiri) dan Nurcholis MA Basyari,

Dari pijakan filosofis itu, lanjut dia, alangkah baik jika manfaat itu terus bertumbuh. Salah satunya adalah dengan silaturahmi. Silaturahmi bukan hanya soalan ikatan manusia, tapi juga bermanfaat bagi seorang wartawan.

Manfaat itu sudah dirasakan pria kelahiran Pematang Siantar, Sumatera Utara pada 23 Januari 1970 ini sejak menjadi wartawan di bangku SMA. Misalnya, Dr Aqua seringkali mendapatkan berita ekslusif karena silaturahmi yang sering tidak disengaja.

Menurut Aqua, berita ekslusif yang berbeda dari media lainnya ini lahir karena faktor kepercayaan (trust) dari narasumber kepada wartawan. Faktor trust ini didapatnya dari silaturahmi yang tak kenal henti dan tanpa kepentingan apapun.

”Membangun hubungan baik itu abadi. Meski tidak dalam waktu wawancara, saya sering menyapa dia, berkunjung ke rumah mereka. Bahkan sampai saat ini saya terus menjalin silaturahmi dengan narsum saya dulu,” kisahnya.

Dengan begitu, jejaring yang luas artinya juga bisa menjadi peluang baik dalam iklim dunia media yang kian kompetitif. Kendati begitu, silaturahmi tetap harus didasari dengan rasa tanpa pamrih. Sesuai pengalaman Dr Aqua, silaturahmi harus didasari dengan komitmen peduli, rendah hati dan utamanya saling mendoakan.

”Silaturahmi ya silaturahmi, jangan dicampur dengan kepentingan. Jangan memikkan apa yang akan kita dapat dari situ, tapi apa yang bisa kita berikan kepada seseorang,” kata penulis buku super best seller Trilogi The Power of Silaturahim tersebut.

Doktor komunikasi lulusan Fikom Universitas Padjadjaran mengatakan menjadi seorang jurnalis memang bukan hal yang mudah. Sehari-hari, wartawan sudah dituntut untuk menyajikan berita sesuai fakta dan data yang valid.

”Itu sudah jadi semacam prinsip. Rintangan pasti selalu ada. Namun tidak dengan silaturahmi harus tetap terjalin. Meski saya juga pernah hampir diancam narasumber, tapi saya tetap rendah hati karena kerja ini saya niatkan untuk ibadah,” tuturnya.

”Profesi wartawan itu sangat mulia karena mereka memberikan nilai-nilai positif. Sebab itu, niatkan menjalani profesi ini untuk menebar kebaikan dan kebajikan kepada siapapun. Jadilah jurnalis yang sukses sebagai jurnalis masa depan,” pesannya.

Perlu diketahui, FJP diinisiasi oleh PT Paragon Technology and Innovation berkolaborasi dengan GWPP. FJP yang akan berlangsung hingga Mei 2022 secara virtual melalui Zoom ini, akan mencakup aspek pelatihan, praktik, dan pendampingan.

Ada lima mentor kapabel yang akan mendampingi dalam program yang berlangsung hingga Mei 2022 mendatang ini yakni Nurcholis MA Basyari, M Nasir, Haryo Prasetyo, Frans Surdiasis, dan Tri Juli Sukaryana.

Dalam FJP Batch IV ini kembali dipilih 15 peserta jurnalis dari berbagai daerah di Indonesia. Salah satunya Wartawan tugumalang.id, M Ulul Azmy yang terpilih menjadi salah satu peserta.

 

Reporter: Ulul Azmy
editor:jatmiko

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: Aqua DwipayanaFellowship Jurnalisme PendidikanNoercholis MA Basyari

Related Posts

Jembatan Bunul, Salah Satu Jalan Alternatif di Kota Malang Khusus Pejalan Kaki dan Kendaraan Roda Dua (Foto: Google Maps)
Berita

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Selasa, 2 Jun 2026
Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Kursi kursi yang dipersiapkan untuk audiens acara dakwah Dr Zakir Naik di Starion Gajayana, Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Berita

Panitia Siapkan 10 Ribu Kursi untuk Acara Dakwah Dr Zakir Naik di Stadion Gajayana Malang

Kamis, 10 Jul 2025
Next Post
Pencurian Cabe di Kota Batu

Sindikat Pencuri Cabai di Kota Batu Tertangkap, Hampir Diamuk Massa

BERITA POPULER

  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.