Selasa, Juni 2, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Divif 2 Kostrad Bangun TPS 3R ‘Antasena’, Solusi Inovatif Atasi Sampah di Malang

Redaksi by Redaksi
Mei 9, 2025 6:01 pm
in News
Pangdik-2-kostrad

Pangdivif 2 Kostrad, Mayjen TNI Susilo melakukan peletakan batu pertama pembangunan TPS Terpadu 3R 'Antasena' (M Sholeh)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Divisi Infanteri 2 Kostrad terus menunjukkan komitmennya dalam menangani persoalan sampah nasional. Dipimpin langsung oleh Panglima Divif 2 Kostrad, Mayjen TNI Susilo, dilakukan peletakan batu pertama pembangunan Tempat Pengolahan Sampah (TPS) Terpadu 3R bernama Antasena di kawasan Brigif 18/Trisula, Kabupaten Malang, Jumat (9/5/2025).

Pembangunan TPS Terpadu 3R ini menjadi langkah lanjutan setelah sebelumnya Divif 2 Kostrad meluncurkan teknologi pengolah sampah Wisanggeni di Singosari. Antasena diharapkan menjadi pionir sistem pengelolaan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan di Indonesia.

READ ALSO

Wisata Edukasi Sejarah di Malang, Candi Kidal Jadi Favorit saat Libur Hari Lahir Pancasila

Kemarau Panjang, 13 Desa di Kabupaten Malang Rawan Kekeringan

“Tujuan saya mengolah sampah ini bukan untuk mencari keuntungan, tapi untuk memberi manfaat nyata kepada masyarakat,” tegas Mayjen TNI Susilo.

Makna Filosofis Antasena, Simbol Perang Melawan Sampah

Sambutan Pangdivif 2 Kostrad
Pangdivif 2 Kostrad, Mayjen TNI Susilo memberikan sambutan dalam peletakan batu pertama pembangunan TPS Terpadu 3R ‘Antasena’ (M Sholeh)

Nama Antasena dipilih bukan tanpa alasan. Terinspirasi dari tokoh pewayangan Jawa, Antasena dikenal sebagai kesatria putra Pandawa yang tangguh dalam peperangan. Semangat ini mencerminkan tekad TNI dalam memerangi persoalan sampah yang kian mendesak di berbagai daerah.

Baca juga: Divif 2 Kostrad Luncurkan Tempat Pengolahan Sampah Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan

“Kita ingin memberi solusi konkret terhadap persoalan sampah. Antasena akan menjadi simbol perlawanan terhadap krisis sampah,” ujar Mayjen Susilo.

Didukung Teknologi Anak Bangsa, Kapasitas 30 Ton per Hari

TPS Terpadu 3R Antasena akan berdiri di atas lahan seluas 1.750 meter persegi dengan kapasitas pengolahan hingga 30 ton sampah per hari. Direktur Utama PT Wira Bhakti Semesta, Rahmat Agung Priyanto, selaku pelaksana proyek, menjelaskan bahwa Antasena akan dilengkapi teknologi pemilahan, pencacahan, pengeringan, hingga pengepakan hasil olahan sampah.

“Mesin-mesin di sini adalah karya anak bangsa dari Mojokerto. Produk akhir pengolahan sampah ini bahkan bisa dikonversi menjadi energi atau substitusi bahan bakar batu bara,” jelasnya.

Dukungan Pemerintah Daerah: Malang Siap Jadi Role Model

Bupati Malang, HM Sanusi, mengapresiasi langkah Divif 2 Kostrad dalam membangun Antasena. Ia menyebut proyek ini sebagai tonggak sejarah dalam pengelolaan sampah modern berbasis sinergi antara militer dan masyarakat.

“Presiden Prabowo sudah menargetkan penyelesaian masalah sampah di 2026. Dengan Antasena, Malang bisa jadi pionir pengelolaan sampah nasional,” tegas Sanusi.

Edukasi Sejak Dini, Solusi Jangka Panjang Pengelolaan Sampah

Tim Tugu Media Group, Rully Novianto
Tim Tugu Media Group, Rully Novianto memerikan gagasan soal edukasi pengelolaan sampah kepada anak usia dini (M Sholeh)

Dalam acara peletakan batu pertama, Tim Tugu Media Group turut memaparkan gagasan pentingnya edukasi pengelolaan sampah kepada anak-anak usia dini. Rully Novianto dari Tugu Media Group menilai sekolah sebagai tempat ideal menanamkan kesadaran memilah sampah sejak awal.

“Jika siswa terbiasa memilah sampah di sekolah, proses pemilahan yang selama ini jadi beban biaya terbesar bisa diatasi. Bahkan, sampahnya bisa dikelola layaknya menabung di bank,” jelasnya.

Baca juga: Dukung Ketahanan Pangan, Divif 2 Kostrad Panen Raya di Sumberpucung

Penutup: Kolaborasi dan Komitmen Bersama

Foto bersama usai Peletakan batu pertama pembangunan TPS Terpadu 3R ‘Antasena’ (M Sholeh)

Mayjen TNI Susilo berharap TPS Terpadu 3R Antasena menjadi inspirasi pengelolaan sampah nasional yang terstruktur dan berbasis teknologi lokal. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga semangat kolaborasi demi mewujudkan Indonesia bebas sampah.

“Dalam Islam, kebersihan adalah sebagian dari iman. Mari kita mulai dari sekolah dan keluarga untuk menciptakan perubahan besar,” pungkasnya.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Komandan Brigif 18/Trisula, Kolonel Inf Risa Wahyu Pudji Setyawan menambahkan bahwa sampah telah menjadi permasalahan nasional. Dia juga menyebut sampah layaknya bom waktu yang sangat berbahaya bagi satu bangsa.

Dia mencontohkan negara Rwanda yang hancur pada tahun 1994 akibat peristiwa genosida. Lalu pada tahun 2000, Presiden Rwanda mencanangkan untuk mengawali pembangunan melalui strategi bebas sampah.

“Butuh waktu 20 tahun bagi Rwanda sebagai negara kecil untuk merdeka dari sampah. Sedangkan Indonesia yang wilayahnya begitu luas dengan kepulauannya adalah tantangan tersendiri yang harus dihadapi untuk merdeka dari sampah,” ujarnya.

Dia menekankan bahwa negara harus hadir dalam mewujudkan merdeka dari sampah. Baginya, TNI sebagai alat negara siap memerangi sampah. Melalui TPS Terpadu 3R Antasena, dia optimis bisa menjadi solusi permasalahan sampah di daerah.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: M Sholeh
redaktur: jatmiko

Tags: Divif 2 KostradMayjen TNI Susiloperangi sampah.strategi pengelolaan sampahTPS Terpadu 3R

Related Posts

Candi Kidal
News

Wisata Edukasi Sejarah di Malang, Candi Kidal Jadi Favorit saat Libur Hari Lahir Pancasila

Senin, 1 Jun 2026
KEmarau panjang
News

Kemarau Panjang, 13 Desa di Kabupaten Malang Rawan Kekeringan

Senin, 1 Jun 2026
Gus IQdam
News

Gus Iqdam Bakal Isi Pengajian di Stadion Gajayana Kota Malang Peringati Hari Bhayangkara

Senin, 1 Jun 2026
Prakiraan cuaca Malang, terutama di wilayah Kota Malang pada hari Senin, 1 Juni 2026 diperkirakan dominan berawan dan udara kabur. /Foto: Ilustrasi dibuat dengan AI.
News

Prakiraan Cuaca Malang Senin 1 Juni 2026: Berawan dan Kabut

Senin, 1 Jun 2026
PEsantren Cabul
News

Tanggapi Pernyataan Soal Banyak Pesantren Cabul di Malang, Gus Fahrur: Tidak Boleh Menggeneralisir!

Minggu, 31 Mei 2026
Satlantas Polres Malang
News

Satlantas Polres Malang Bekali 80 Warga Lewat Coaching Clinic Keselamatan Berkendara

Minggu, 31 Mei 2026
Next Post
Poli Estetika RSUD Karsa Husada

Poli Estetika RSUD Karsa Husada Hadirkan Laser Pico: Solusi Cantik Tanpa Mahal

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.