Malang, Tugumalang.id – Bakal calon kepala daerah di Pilkada Kota Malang 2024, Ahmad Farih Sulaiman alias Gus Farih melakukan kunjungan ke kantor PWI Malang Raya pada Senin (24/6/2024). Dalam kunjungannya, Gus Farih melakukan diskusi mengupas solusi berbagai problematika di Kota Malang.
Dalam kesempatannya, Gus Farih yang saat ini menjabat sebagai Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Malang itu menyampaikan bahwa pihaknya memahami upaya yang dilakukan Pemkot Malang dalam membiayai sekolah swasta agar pendidikan menjadi gratis.
Selain itu, Pemkot Malang juga telah menambah 2 SMP negeri di Kota Malang. Namun menurutnya, persoalan daya tampung tak akan terpecahkan meski sekolah telah ditambahkan berapapun.
“Menurut saya, salah satu solusinya dengan memberdayakan sekolah sekolah swasta yang sudah ada,” kata Farih.
Baca Juga: PWI Malang Raya Beri Penghargaan ‘Tokoh Peduli Pers’ pada Forkopimda Malang Raya
Kemudian persoalan bidang kesehatan, Gus Farih mengusulkan Kota Malang perlu memiliki big data yang dapat diakses lintas OPD. Sebab menurutnya, akar masalah layanan kesehatan di Kota Malang kurang optimal lantaran data antar dinas tak sinkron.
“Jadi melalui big data berbasis teknologi, Kota Malang akan kuat dalam mengatasi masalah ketidaksinkronan program,” paparnya.
Selanjutnya soal banjir, Gus Farih memaparkan bahwa masyarakat Kota Malang perlu meningkatkan kesadaran dalam membuang sampah pada tempatnya.
“Pemda memang perlu mengeluarkan Perda dengan sanksi yang tegas, agar ada efek jera,” ujarnya.
Tak hanya itu, pengembangan perumahan menurutnya juga perlu memperhatikan lahan hijau. Sebab menurutnya, banyak pengembangan perumahan tak memperhatikan fasum lahan hijau.
Baca Juga: Bakal Calon Wali Kota Batu Firhando Gumelar Dapat Dukungan 3 Partai
“Jangan sampai unit rumah sudah terjual semua, baru tanggungjawab lahan hikau diserahkan ke pemda,” paparnya.
Sementara itu, Ketua PWI Malang Raya, Cahyono menyampaikan bahwa masalah masalah krusial di Kota Malang mulai banjir hingga layanan publik terkait kesehatan dan pendidikan memang perlu diprioritaskan. Tiga PR ini akan menjadi tantangan calon kepala daerah Kota Malang 2024.
“Maka perlu diskusi bersama untuk mengurai berbagai problematika ini,” kata Cahyono.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
editor: jatmiko
























