Selasa, Juli 14, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Bisnis

Diskopindag Kota Malang Prediksi Harga Cabai Akan Turun pada Februari 2022

Harga Cabai Meroket Hingga Rp 100 Ribu

Redaksi by Redaksi
Desember 14, 2021 6:09 pm
in Bisnis
komoditas pangan deflasi di Kota Malang

Cabai rawit eceran yang dijual di pasar di Kota Malang. Foto: M Sholeh

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Harga cabai rawit di Kota Malang terus meroket hingga mencapai Rp 100 ribu per kilogram. Faktor musim penghujan hingga rusaknya lahan cabai di Lumajang akibat erupsi Semeru beberapa waktu lalu dinilai menjadi penyebabnya.

Kabid Perdagangan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Sapto Wibowo menjelaskan bahwa musim penghujan yang saat ini sedang berlangsung mempengaruhi hasil panen dari petani cabai. Sementara permintaan cabai di Kota Malang relatif tinggi.

READ ALSO

Masuk Tahun Ajaran Baru, Ini 7 Toko Seragam dan Perlengkapan Sekolah di Kota Malang

Perbedaan Reseller dan Dropshipper, Pahami Cara Kerjanya dalam Bisnis Online

“Memang kenaikan harga cabai ini karena faktor dari cuaca. Di mana lumbung-lumbungnya penghasil cabai itu rusak. Artinya, panennya tidak sesuai dengan yang diharapkan karena rusak, sering hujan, dan lain sebagainya,” jelasnya, pada Selasa (14/12/2021).

“Memang dari petaninya sudah tinggi harganya, ke pengepul, lalu ke pasar. Tapi memang karena faktor cuaca, panennya berkurang tapi permintaan tetap tinggi,” imbuhnya.

Dia juga menjelaskan bahwa rusaknya ladang cabai di wilayah Lumajang akibat erupsi Semeru beberapa waktu lalu juga mempengaruhi ketersediaan cabai di Kota Malang. “Salah satunya juga karena itu. Jadi kalau kita di Malang itu biasanya memang mengambil cabai di Wajak, Ngantang, dan juga kadang ambil di Nganjuk dan Lumajang,” jelasnya.

Menurutnya, naik turunnya harga cabai ini memang terjadi setiap tahunnya. Dia memprediksi harga cabai akan bisa kembali turun setelah musim penghujan mulai mereda di sekitar Februari mendatang. “Biasanya Februari itu kalau musim hujan sudah reda pasti biasanya panennya petani sudah membaik lagi. Kemudian harga akan mulai kembali stabil,” paparnya.

“Intinya memang kenaikan harga ini bukan karena faktor penimbunan, tidak boleh ada penimbunan. Kami juga mengimbau masyarakat jangan panic buying. Beli sesuai dengan kebutuhan saja karena cabai itukan tidak bisa bertahan lama,” imbaunya.

Reporter: M Sholeh

Editor: Lizya Kristanti

Tags: Diskopindag Kota MalangHeadlinekota malangmalang

Related Posts

Masuk Tahun Ajaran Baru, Ini 7 Toko Seragam dan Perlengkapan Sekolah di Kota Malang
Bisnis

Masuk Tahun Ajaran Baru, Ini 7 Toko Seragam dan Perlengkapan Sekolah di Kota Malang

Senin, 13 Jul 2026
Perbedaan Reseller dan Dropshipper, Pahami Cara Kerjanya dalam Bisnis Online
Bisnis

Perbedaan Reseller dan Dropshipper, Pahami Cara Kerjanya dalam Bisnis Online

Senin, 13 Jul 2026
Jangan Keliru, Ini Perbedaan Omzet, Pendapatan dan Laba yang Perlu Diketahui UMKM
Bisnis

Jangan Keliru, Ini Perbedaan Omzet, Pendapatan dan Laba yang Perlu Diketahui UMKM

Senin, 13 Jul 2026
Mengenal Cara Kerja Iklan Digital untuk Meningkatkan Promosi UMKM
Bisnis

Mengenal Cara Kerja Iklan Digital untuk Meningkatkan Promosi UMKM

Rabu, 8 Jul 2026
Nadia, Salah Satu Penjual Air Minum di Kawasan CFD (Foto: Nathasya Amalia)
Bisnis

Modal Kecil, Untung Ratusan Ribu? Ini Pengalaman Jualan Air Minum di CFD Malang

Senin, 29 Jun 2026
Digitalisasi UKM
Bisnis

Digitalisasi UKM: IoT Jadi Kunci Efisiensi Operasional Bisnis Kecil

Minggu, 28 Jun 2026
Next Post
desa - 100 Desa dan Kelurahan di Kabupaten Malang Terima Manfaat Program Padat Karya Tunai

100 Desa dan Kelurahan di Kabupaten Malang Terima Manfaat Program Padat Karya Tunai

BERITA POPULER

  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.