Tugumalang.id – Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker-PMPTSP) Kota Malang mencatatkan realisasi investasi sepanjang triwulan III 2025 yang telah mencapai Rp 2,5 tiliun. Sektor perhotelan menjadi primadona investasi di Kota Malang.
Kepala Disnaker-PMPTSP Kota Malang, Arif Tri Sastyawan mengatakan bahwa target investasi 2025 ditetapkan sebesar Rp 3,5 triliun. Di triwulan III 2025, telah terhimpun Rp 2,5 triliun.
“Triwulan terakhir ini masih kekurangan sekitar Rp1 triliun. Mudah mudahan beberapa perizinan yang masuk di triwulan keempat ini bisa terealisasi, sehingga target investasi bisa tercapai,” ucapnya, Sabtu (8/11/2025).
Baca Juga: Bus Trans Jatim Segera Beroperasi di Kota Malang, Ini Rute, Jadwal dan Harga Tiketnya
Menurutnya, sektor perhotelan menjadi primadona pergerakan investasi di Kota Malang. Terbaru, perizinan satu hotel bintang lima di wilayah Blimbing Kota Malang telah rampung dan akan dibangun pada awal 2026.
“Kami bersyukur karena satu lagi investasi hotel bintang lima hadir di Kota Malang, yaitu Novotel. Perizinan PPG nya sudah selesai dan insyaallah tahun depan mulai dibangun,” ujar.
Kehadiran hotel bintang lima itu menurutnya menjadi bukti bahwa Kota Malang masih menjadi primadona bagi industri perhotelan di Jawa Timur. Ia memandang geliat investasi tersebut juga akan berdampak langsung terhadap perekonomian daerah.
Baca Juga: Bus Trans Jatim Segera Beroperasi di Kota Malang, Ini Rute, Jadwal dan Harga Tiketnya
“Kami harap kehadiran investasi baru ini bisa menambah penyerapan tenaga kerja serta meningkatkan PAD, terutama dari sektor pajak hotel dan restoran,” ungkapnya.
Selain investasi perhotelan, Arif juga menargetkan satu pembangunan apartemen kondotel di kawasan Lowokwaru Kota Malang dapat terealisasi.
“Target kami di 2025 ini juga akan ada Kondotel apartemen di kawasan Lowokwaru,” tandasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A
























