Tuesday, July 7, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Insight

Diperkirakan Berusia 110 Tahun, Berikut Tiga Hal yang Bisa Menjadi Penyebab Nyai Hj Mamnunah Yahya Panjang Umur!

Redaksi by Redaksi
November 4, 2025 9:15 am
in Insight
Nyai Hj Mamnunah Yahya

Nyai Hj Mamnunah Yahya semasa hidup. Dok PPRU 1.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id-Nyai Hj. Mamnunah Yahya dari Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1, Ganjaran, Gondanglegi, Kabupaten Malang, wafat pada usia sekitar 110 tahun. Wafatnya beliau membuat para santri, alumni, dan masyarakat terpukul. Hal itu terbukti dari ribuan orang yang hadir dalam pemakaman serta bertakziah.

Jika pada edisi sebelumnya Tugumalang.id membahas tentang amalan harian beliau, kali ini akan membahas pertanyaan mendasar: mengapa beliau bisa berusia begitu panjang?

READ ALSO

Gastronom Malang Arie Aripin Raih Penghargaan Tokoh Teknologi dan Inovasi 2026

Uniccrab, Jujugan Nomor Satu Kuliner Seafood with Louisiana Style alias Makan Bar-bar di Malang

Selain karena takdir dari Allah SWT, menurut salah satu putra beliau, KH. Madharik Yahya, setidaknya ada tiga hal yang diduga menjadi penyebab beliau berumur panjang.

Pertama, kata KH. Madharik, adalah keimanan yang kuat. Beliau selalu menyandarkan semua urusan kepada Allah SWT, meskipun tetap berusaha semaksimal mungkin. “Beliau selalu bilang, semua karena Allah SWT,” kata KH. Madharik dalam sebuah wawancara, Senin malam (3/11/2025).

Sepengetahuannya, hampir tidak pernah Nyai Hj. Mamnunah mengalami kesedihan yang terlalu dalam. Beliau selalu ridha terhadap segala ketentuan Allah SWT. “Saya terakhir melihat beliau menangis saat KH. Khozin Yahya, anak pertama beliau, wafat,” katanya. Untuk diketahui, KH. Khozin wafat pada tahun 2000 atau 25 tahun silam.

“Jadi keimanan beliau memang mantab, ini faktor pertama beliau bisa panjang umur,” imbuhnya.

Suasana pemakaman
Suasana pemakaman Nyai Hj Mamnunah Yahya yang dihadiri ribuan orang. Foto: irham thoriq.

Penyebab kedua, kata dia, soal makanan. Makanan Nyai Hj Mamnunah, sangat berbeda dengan makanan generasi sekarang yang cenderung suka lezat.”Jadi makanan beliau itu tawar, tidak terlalu suka asin,” katanya.

Baca juga: Wafatnya Ditangisi Ribuan Orang, Berikut Amalan Harian Nyai Hj Mamnunah Yahya

Ya, berdasarkan artikel yang diunggah alodokter.com, tubuh seseorang memang butuh makanan asin karena tinggi natrium. Namun, terlalu banyak makanan asin atau gurih juga berbahaya bisa menyebabkan hipertensi, dehidrasi, gagal ginjal, gagal jantung, stroke, demensia vaskular, hingga kanker lambung.

KH Madharik melanjutkan, pernah suatu ketika ada tamu yang dikasih makan sama beliau, tamu tersebut tidak makan banyak.”Karena memang tidak enak,” imbuhnya.

Selain itu, beliau juga begitu sederhana dalam makanan.”Misalnya terong dibakar satu buah, lalu ada sambel kacang, itu terong di makan pagi hari, lalu sore beliau makan sama menu itu juga,” ucapnya.

“Misal pelengkap terong ada ikan pindang, itu ikan pindang satu, separuh buat pagi, separuh buat sore, jadi memang pola makan beliau beda,” imbuh pria yang juga pengajar di Universitas IAI Al Qolam ini.

Sedangkan untuk gula, beliau mengkonsumsi gula standar karena beliau ngopi pakai gula.”Baru akhir-akhir ini beliau sering ngajak putra dan cucu-cucunya ngopi di kafe, dan beliau pasti membayari, beliau memang sangat suka sedekah serta beliau suka makan bareng,” katanya.

Sedangkan hal terakhir, beliau sangat suka silaturahim. Bisa dibilang, beliau ekstrem bersilaturahim jika dibandingkan manusia pada umumnya.

“Saya sangat sering saat ke alumni, mereka bilang begini, kalau Nyai Hj Mamnunah sangat sering ke sini, jadi beliau ke sini sudah, ke sini sudah, padahal itu jauh tempatnya,” katanya.

Baca juga: Dunia Pesantren Berduka, Ribuan Orang Hadiri Pemakaman Nyai Hj Mamnunah Yahya

Ya, dalam Islam memang dianjurkan untuk bersilaturahim. Dalam sebuah hadist, silaturahim bisa mengakibatkan dua hal yakni panjang umur dan banyak rezeki.

Barangsiapa ingin dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi.” (H.R Bukhari & Muslim).

Untuk diketahui, diberitakan sebelumnya, Nyai Hj Mamnunah Yahya wafat berjarak 38 tahun dari sang suami pendiri PPRU 1 KH Yahya Syabrawi. Beliau wafat diperkirakan saat berumur 110 tahun.

Selain dikenal sebagai istri pendiri pesantren, Nyai Hj Mamnunah juga merupakan putri dari KH Bukhori, ulama besar asal Ganjaran. Nasab beliau tersambung hingga Sayyid Ali Rahmatullah (Sunan Ampel), salah satu Wali Songo yang menyebarkan Islam di Nusantara. (bersambung).

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: Irham Thoriq
redaktur: jatmiko

Tags: Kisah inspiratifNyai Hj Mamnunah YahyaPondok Pesantren Raudlatul Ulum 1wafat ulama

Related Posts

Gastronom Malang
Insight

Gastronom Malang Arie Aripin Raih Penghargaan Tokoh Teknologi dan Inovasi 2026

Saturday, 27 Jun 2026
Konsep Louisana style atau makan bar-bar seafood di Uniccrab Malang. Foto: Dok
Insight

Uniccrab, Jujugan Nomor Satu Kuliner Seafood with Louisiana Style alias Makan Bar-bar di Malang

Wednesday, 24 Jun 2026
Surya Burhanuddin (lima dari kiri) dan Sjenny Burhanuddin (empat dari kiri) melakukan potong kue di sela acara. Foto-foto: rubianto (tugumalang.id)
Insight

Tasyakuran 50 Tahun Pernikahan Berlangsung Gayeng, Surya dan Sjenny Bisa jadi Role Model Anak Muda di Indonesia

Saturday, 20 Jun 2026
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat bersama Arie Arifin dan Owner Hilda + Hana Bakery Hillda Naura Ashilah saat ngopi bareng. Foto: Azmy
Insight

Kisah Hillda Naura Ashilah Women’s Youth Preneur Malang, Rintis Usaha Bakery Sejak Usia 18 Tahun

Monday, 8 Jun 2026
Rachel Ruwaida, mahasiswa UB yang raih cuan melalui Komunitas UB Mager (Foto: Nathasya Amalia)
Insight

Mahasiswa Ini Raup Cuan sambil Kuliah Melalui UB Mager

Thursday, 4 Jun 2026
Penampakan 'The Whisperer', art toys karya Rino Adi Mardika yang terinspirasi dari hantu penunggu jembatan cangar. Foto: Azmy
Insight

The Whisperer, Art Toys Horor yang Terinspirasi dari Sosok Astral Penunggu Jembatan Cangar

Tuesday, 5 May 2026
Next Post
jaringan kerja

Panduan: Cara Membangun Jaringan Kerja yang Efektif dan Profesional

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.