Malang, Tugumalang.id – Penanganan kasus pembunuhan Faradila Amalia Najwa, mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang melibatkan oknum polisi dinilai lamban. Kini, BEM UMM mendesak Polda Jatim untuk lebih profesional dalam menangani kasus tersebut.
BEM UMM bersama BEM Probolinggo telah melakukan takziah ke rumah keluarga korban di Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo pada 5 Januari 2026.
Presiden Mahasiswa BEM UMM, Wahyuddin Fahrurrijal menerangkan bahwa keluarga korban mengaku kecewa atas lambatnya proses penegakan hukum dalam penanganan kasus ini.
BEM UMM menurutnya juga telah melakukan audiensi dengan Direskrimum Polda Jatim pada 7 Januari 2025 untuk menggali informasi soal perkembangan kasus pembunuhan mahasisiwi oleh oknum polisi aktif di Polres Probolinggo itu.
“Selama ini kami telah menghargai pihak kepolisian dalam menjalankan tugasnya sebagai aparat penegak hukum. Tetapi, rasa rasanya sampai hari ini kami menilai tidak ada perkembangan,” kata Wahyuddin, Jumat (9/1/2026).
Baca juga: Mahasiswi UMM Tewas di Tepi Sungai Pasuruan, Ini Respons Kampus
Ia memandang bahwa kasus ini telah menggemparkan publik dan menjadi sorotan masyarakat luas. Mengingat, pelaku pembunuhan tersebut merupakan anggota polisi aktif.
Diketahui, pembunuhan dilakukan di Probolinggo dan jasad korban dibuang di area sungai wilayah Pasuruan. Motifnya, sakit hati dan ingin merampok harta korban.
Wahyuddin kemudian juga mempertanyakan perkembangan proses persidangan kode etik pelaku yang hingga kini belum ada kabarnya.
“Kami mendesak Polda Jatim untuk mengusut tuntas kasus kematian almarhumah dengan transparan dan profesional,” tegasnya.
BEM UMM dengan tegas juga melantangkan peringatan kepada Polda Jatim. Aksi menuntut keadilan bagi korban akan digencarkan jika kasus ini tak ditangani dengan transparan, profesional dan tegas tanpa pandang bulu.
“Kami meminta seluruh pihak untuk bersama sama mengawal kasus ini sampai tuntas. Hargai korban dan keluarga korban dalam berkomentar di sosial media. Mari doakan korban dan hargai suasana keluarga korban yang masih berduka,” tandasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
redaktur: jatmiko





























