Malang, Tugumalang.id – Warga Dusun Kauman, Desa Wonorejo, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan di tepi sungai pada Selasa (16/12/2025) sekitar pukul 06.30 WIB.
Belakangan diketahui, korban merupakan mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Penemuan tersebut langsung menarik perhatian publik dan memicu berbagai pertanyaan terkait identitas korban serta penanganan kasus oleh aparat penegak hukum.
Mahasiswi UMM Tewas, Respons Kampus
Menanggapi kabar tersebut, Rektor UMM Prof Dr Nazaruddin Malik mengaku belum dapat memberikan keterangan lebih jauh. Ia menyampaikan bahwa informasi terkait peristiwa tersebut belum sepenuhnya diterimanya.
“Mohon maaf saya belum bisa komentar karena belum tau informasinya,” kata Nazaruddin saat dikonfirmasi pada Rabu (17/12/2025).
Baca juga: Korban Tabrak Lari, Mahasiswa UMM Tewas di Dau
Ketika ditanya mengenai catatan akademik korban, Nazaruddin kembali menegaskan belum memiliki data lengkap lantaran sedang berada di luar kota.
“Saya belum punya data detailnya, karena sekarang sedang di luar kota,” ujarnya.
Sementara itu, Humas UMM mengonfirmasi bahwa korban memang merupakan mahasiswi UMM. Namun, pihak kampus memilih tidak memberikan pernyataan lebih lanjut karena masih dalam suasana duka.
Keterangan Polda Jatim dan Perkembangan Kasus
Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast menyampaikan bahwa korban berinisial FAN (21), mahasiswi UMM asal Probolinggo. Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di tepi sungai wilayah Pasuruan dan diduga menjadi korban tindak pembunuhan.
Dalam perkembangan kasus tersebut, Polda Jawa Timur telah mengamankan seorang terduga berinisial AS. Terduga diketahui merupakan anggota kepolisian di Polres Probolinggo dan masih memiliki hubungan kekerabatan dengan korban.
Baca juga: Korban Tabrak Lari, Mahasiswa UMM Tewas di Dau
“Memang benar satu terduga yang berinisial AS sudah diamankan dan diperiksa sebagai saksi. Yang bersangkutan merupakan kerabat korban,” kata Jules, Rabu (17/12/2025).
Polda Jatim menegaskan akan menangani kasus ini secara profesional dan transparan, termasuk apabila hasil penyelidikan mengarah pada keterlibatan anggota kepolisian.
“Semua masih menunggu hasil pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut,” tandasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
redaktur: jatmiko
























