Jumat, Agustus 28, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Dinas Pertanian Kota Batu Godok Smart Integrated Farming, Target Jalan 2026

Redaksi by Redaksi
Januari 8, 2026 4:34 pm
in Pemerintahan
Wali Kota dan Wawali Kota Batu Nurochman - Heli Suyanto saat berbincang dengan para petani. Foto: Prokopim KWB

Wali Kota dan Wawali Kota Batu Nurochman - Heli Suyanto saat berbincang dengan para petani. Foto: Prokopim KWB

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

BATU, Tugumalang.id – Pemerintah Kota Batu terus berinovasi memperkuat sektor agrikultur sebagai pilar utama ekonomi daerah. Terbaru, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu (Distan KP Kota Batu) mulai mendalami kajian penerapan Smart Integrated Farming (Pertanian Terpadu Cerdas).

Program ini diproyeksikan menjadi langkah strategis untuk mensukseskan visi dan misi Wali Kota Batu dalam hal kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan berkelanjutan.

READ ALSO

Bapenda Kabupaten Malang Masih Kejar Rp64,10 Miliar dari Target Opsen PKB

Pemkab Malang Siapkan Pengisian Lebih dari 200 Jabatan Kosong

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu, Heru, menjelaskan bahwa konsep ini merupakan sistem pertanian holistik yang menggabungkan berbagai sub-sektor dalam satu kawasan yang saling berkesinambungan.

Baca Juga: Dilengkapi Aplikasi Pengawas, Angkot Gratis Pelajar di Kota Batu Kembali Beroperasi

Menurut Heru, Smart Integrated Farming bukan sekadar bercocok tanam biasa. Di dalamnya, terdapat integrasi penuh antara peternakan, perikanan, hingga budidaya tanaman yang dikelola secara mandiri.

“Seluruh aktivitas sektor pertanian, mulai dari hulu hingga hilir, ada dalam satu kawasan. Jadi, di sana ada peternakannya, ada perikanannya, dan ada budidaya tanamannya. Semuanya dikelola secara terpadu,” terang Heru.

Tak hanya soal produksi, sistem ini juga mencakup pengolahan hasil pertanian agar memiliki nilai tambah (added value) sebelum dilempar ke pasar, serta pengelolaan limbah yang mumpuni. Salah satu poin krusial dalam kajian ini adalah penerapan prinsip Zero Waste (nol limbah).

Baca Juga: Libur Nataru 2026, Volume Sampah di Kota Batu Naik Rata-rata 12,5 Ton per Hari

Dalam ekosistem pertanian terpadu, limbah dari satu sektor akan menjadi sumber daya bagi sektor lainnya. Misalnya, kotoran ternak diolah menjadi pupuk organik untuk tanaman, dan sisa hasil panen dapat diolah kembali menjadi pakan ternak.

“Muaranya adalah efisiensi dan kemandirian. Kita ingin mengurangi ketergantungan petani pada pasar, baik untuk urusan pupuk maupun pakan. Dengan begitu, biaya produksi bisa ditekan,” tambah Heru.

Meski saat ini masih dalam tahap kajian mendalam, Heru optimistis bahwa Smart Integrated Farming akan menjadi solusi bagi tantangan pertanian modern di Kota Batu.

Program ini diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan pangan tingkat lokal, tetapi juga menjadi model pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan.

“Ini adalah upaya kita untuk memastikan petani kita lebih berdaya. Dengan sistem yang terintegrasi, ketahanan pangan daerah akan lebih kokoh karena rantai produksinya berputar di dalam satu ekosistem yang mandiri,” harapnya.

Lebih lanjut, Distan KP sendiri sudah mulai menjalankan konsep ini sejak lama. Hingga kini, sudah ada 3 kawasan yang diproyeksikan menjadi kawasan Integrated Farming yakni Desa Torongrejo, Desa Dadaprejo dan Desa Sumberbrantas.

”Yang di Desa Sumberbrantas sudah jalan meski belum optimal. Insya Allah 2026 ini akan kita maksimalkan sesuai visi misi Mbatu Sae,” tandas Heru.

Sebelumnya, Wali Kota Batu Nurochman juga telah menjalin kerja sama strategis lintas stake holder guna memperkuat pelaksanaan integrated farming di lapangan. Salah satunya dengan memberikan bimtek peningkatan kapasitas petani dan peternak dengan menggandeng Poltekad.

Poltekad dalam hal ini dinilai menghadirkan terobosan yang relevan dengan kebutuhan lapangan, mulai dari sistem pakan ayam otomatis berbasis smart digital hingga pengolahan kotoran ternak yang diintegrasikan dengan budidaya ikan, teknologi yang telah diuji sejak 2016 dan akan diperluas hingga tingkat desa.

“Teknologi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga menghadirkan praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan. Pemerintah akan terus mendorong penerapannya agar menjadi solusi nyata,” kata Nurochman.

Nurochman menekankan pentingnya partisipasi masyarakat serta dukungan lintas sektor, termasuk Polres Batu, terutama dalam pengembangan teknologi pertanian berwawasan lingkungan.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: M Ulul Azmy

Editor: Herlianto. A

Tags: asta citaDistan KP Kota Batuketahanan panganpemkot batupertanian kota batusmart integrated farming

Related Posts

Bapenda Kabupaten Malang Masih Kejar Rp64,10 Miliar dari Target Opsen PKB
Advertorial

Bapenda Kabupaten Malang Masih Kejar Rp64,10 Miliar dari Target Opsen PKB

Minggu, 23 Agu 2026
Pemkab Malang Siapkan Pengisian Lebih dari 200 Jabatan Kosong
Pemerintahan

Pemkab Malang Siapkan Pengisian Lebih dari 200 Jabatan Kosong

Jumat, 21 Agu 2026
DPRD Kota Malang Soroti Rendahnya Serapan APBD 2026
Pemerintahan

DPRD Kota Malang Soroti Rendahnya Serapan APBD 2026

Selasa, 18 Agu 2026
Bupati Malang Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Pendopo Agung
Pemerintahan

Bupati Malang Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Pendopo Agung

Senin, 17 Agu 2026
Konsep Otomatis
Pemerintahan

Wali Kota Kukuhkan 72 Paskibraka Kota Batu untuk Upacara HUT RI ke-81

Minggu, 16 Agu 2026
Tekan Risiko Stunting, Program PASTI Bantu 620 Baduta di Kabupaten Malang Capai Gizi Normal
Pemerintahan

Tekan Risiko Stunting, Program PASTI Bantu 620 Baduta di Kabupaten Malang Capai Gizi Normal

Sabtu, 15 Agu 2026
Next Post
Rakor teknis penyamaan persepsi dalam mengimplementasikan KUHP baru. (Foto/dok. Kejari Kota Malang)

KUHP Baru Mulai Berlaku, Kejari dan Polresta Malang Kota Mulai Samakan Persepsi

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.