Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Dalam 3 Bulan Satpol PP Kota Malang Ciduk 51 Pelaku Esek Esek, Identitas Pelakunya Bikin Miris

Redaksi by Redaksi
Juli 14, 2022 9:10 am
in Berita
Bisnis esek-esek di Kota Malang

Petugas menunjukan barang bukti yang diduga digunakan untuk melakukan aksi esek esek (Satpol PP Kota Malang)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

TuguMalang.id – Satpol PP Kota Malang mencatat ada 51 pasangan esek esek yang terjaring razia di sepanjang April hingga Juli 2022. Mereka terdiri dari kalangan mahasiswa, karyawan swasta hingga pegawai bank yang ada di Kota Malang.

Secara rinci, ada 9 pasangan merupakan pelaku prostitusi online, 10 pasangan pelaku prostitusi offline dan 32 pasangan pelaku kumpul kebo baik di kos kosan, guest house hingga hotel di wilayah Kota Malang.

READ ALSO

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Adapun 19 pasangan di antaranya merupakan kalangan mahasiswa, 1 pasangan pegawai bank, dan sisanya 33 pasangan dari karyawan swasta. Mereka berusia antara 18 hingga 40 tahun.

Kabid Trantibum Satpol PP Kota Malang, Rahmat Hidayat menjelaskan bahwa ada sejumlah faktor yang membuat para pelaku prostitusi ini terjun ke dunia esek esek.

“Mulai kebutuhan ekonomi, broken home hingga pergaulan. Itu alasan yang disampaikan langsung oleh mereka. Usia mereka masih muda, antara 18 sampai 25 tahun,” ungkapnya, Rabu (13/7/2022).

Kemudahan teknologi informasi dan kemudahan mencari lokasi esek esek dinilai menjadi faktor terjadinya aksi tersebut.

Sementara untuk pelaku kumpul kebo, Rahmat mengatakan bahwa mayoritas berada di kos kosan campur. Sementara pengawasan dari pemilik kos kurang ketat.

“Faktornya memang pengawasan kurang ketat dan memang ada pergaulan bebas karena pengaruh lingkungan,” ucapnya.

“Kalau pengakuan mereka, ada yang pacar, calon istri dan intinya bukan pasangan suami istri yang sah. Tapi mereka melakukan hubungan suami istri atau asusila,” imbuhnya.

Dari keseluruhan pasangan tersebut, telah dilakukan Tipiring, wajib lapor, pemanggilan orang tua hingga rehabilitasi atau pembinaan di Dinsos Kota Malang bahkan Dinsos Provinsi Jatim.

“Kalau memang ada yang tertangkap berulang ulang, kami langsung melakukan pembinaan kepada mereka ke Dinsos kota atau provinsi. Itu cukup membuat mereka jera,” jelasnya.

Rahmat juga mengatakan akan terus melakukan operasi rutin tiap pekan untuk meminimalisir adanya penyakit masyarakat tersebut.

Reporter: M Sholeh
editor: jatmiko

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: bisnis esek-esekesek-esekprostitusiprostitusi offlineprostitusi online

Related Posts

Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Kursi kursi yang dipersiapkan untuk audiens acara dakwah Dr Zakir Naik di Starion Gajayana, Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Berita

Panitia Siapkan 10 Ribu Kursi untuk Acara Dakwah Dr Zakir Naik di Stadion Gajayana Malang

Kamis, 10 Jul 2025
Jemaah haji asal Kepanjen, Sukardi dilaporkan hilang di Makkah. Foto: dok. Keluarga
Berita

Jemaah Haji Asal Kabupaten Malang Dilaporkan Hilang di Makkah

Selasa, 24 Jun 2025
Next Post
kota batu

Gang-gang Bernama Buah di Kota Batu yang Bikin Rindu

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.