Selasa, Oktober 20, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Ruang Cendekia

Cilukba, Marketingnya Ketemu VUCA

Redaksi by Redaksi
Juli 25, 2021 2:45 pm
in Ruang Cendekia
Marketing, jualan

Faizal Alfa. Foto/dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Faizal Alfa*

Kalau mendengar kata : cilukba

READ ALSO

Mengakhiri Naik Kelas Otomatis, Mengawali Pembelajaran Bermutu

Bukan Soal Ijazah, Melainkan Soal Kepercayaan Publik

Apa yang ada dalam pikiran?

Kalau masa kecilnya di negara barat, pastilah tidak kenal dengan istilah itu. Karena di sana, istilah sejenis, dikenal dengan sebutan : peek-a-boo.

Cilukba itu apa?

Cilukba adalah bentuk permainan yang terutama dimainkan bersama bayi. Dalam permainan ini, satu pemain menyembunyikan wajah mereka, bisa dengan menutupnya dengan tangan atau sembunyi dibalik benda tertentu. Kemudian secara tiba-tiba sang pemain muncul kembali ke pandangan yang lain, lalu mengatakan Cilukba!

Apa efek yang diharapkan? Efek kaget, dan kemudian tertawa.

Terserah sih, mau ketawa yang wkwkwkwk, hahaha, atau xixixixixix…

Tapi kalau ketemu cilukba dalam dunia pemasaran, apalagi di masa pandemi dan krisis, mana mampu tertawa? Adanya meringis sambil dalam hati menahan tangis, rasanya kayak diiris-iris. Sudah susun rencana, namun kondisi berubah cepat, sehingga apa yang dipersiapkan sebelumnya, semburat porak-poranda.

Istilah yang populer digunakan atas situasi ini adalah : VUCA.

Awalnya, istilah ini digunakan dalam dunia militer. Sebuah situasi dan kondisi dimana pasukan memasuki medan perang dengan minim informasi, ketidakpastian, dan berbagai resiko yang dapat dialami dari berbagai sisi. Chaos! Situasi yang tidak terkendali.

Apa sih VUCA itu? Dan kenapa relevan dibahas saat krisis dan pandemi seperti yang sedang Kita alami?

VUCA adalah singkatan dari 4 kondisi, yakni

Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity.

Kalau boleh dibilang, empat sekawan ini paket komplit, super combo yang bisa bikin pusing tujuh keliling sampai nangis berguling-guling.

Gejolak, Ketidakpastian, Kerumitan, Dan Bias.

Dikutip dari akun instagram @alfafaizal

Sebagai pimpinan, keempat hal ini tentu jadi pengecoh dan pengacau dari kejelian Kita dalam melakukan analisis keseluruhan kejadian.

Saya pernah diajari pimpinan Saya pada saat bekerja di periode 2010 – 2014. Ada 4 tingkat analisis yang dapat digunakan dalam sebuah peristiwa atau kejadian.

1. Analisis Situasi,
Bagaimana situasi yang sebenarnya, lengkap unsurnya, kalau dalam jurnalistik, ada kaidah 5W, 1H, What, Who, When, Where, Why, dan How? Agar paham penuh, utuh, menyeluruh.

Lanjut ke,

2. Analisis Persoalan,
Apa persoalan yang penting dan mendesak, yang menjadi faktor atau variabel dalam upaya pencapaian tujuan Kita. Cari dan temukan, jangan sekedar gejala, tapi lidik dan lacak hingga ketemu penyebab, root-cause, penyeban yang paling mungkin.

Kemudian teruskan ke,

3. Analisis Keputusan,
Apa keputusan-keputusan yang akan diambil, dari situasi dan persoalan yang sudah diidentifikasi? Termasuk kemudian eksekusinya secara team, tools, timeline, dan budget sebagai konsekuensi dari keputusan yang dibuat.

Jangan lupa, lengkapi ke,

4. Analisis Persoalan Potensial,
Apa resiko resiko yang mungkin muncul dan timbul dari pilihan keputusan yang Kita ambil. Bagaimana manajemen resikonya? Serunya, analisis persoalan potensial ini, kalau disadari, menjadi situasi baru, yang membentuk cycle atau siklus, kembali ke analisis yang pertama.

Dampaknya? Kita jadi orang yang selau punya opsi dan solusi, nggak pernah kepentok dan buntu di jalan mati.

Keren cara berpikirnya, tapi saat kena VUCA, ya sama aja, bakalan ruwet dan mumet dari semenjak analisis situasinya, perlu lebih jeli, teliti, hati-hati dalam membaca situasi, menentukan persoalan, mengambil keputusan, dan mengantisipasi persoalan potensial.

Daripada kemudian, terkedjoet, terkaget-kaget, kena Cilukba, yang rasa-rasanya menjurus ke situasi prank, dijahili dan diusili, yang makin kerasa sebel dan kesalnya.

Salam Pertumbuhan!

*Faizal Alfa (PT Fortuna iMARKS Trans)

Perusahaan Pemasaran Yang Membanggakan Kota Malang

Tags: CilukbamarketingStrategi Marketing Faizal Alfa

Related Posts

Mengakhiri Naik Kelas Otomatis, Mengawali Pembelajaran Bermutu
Ruang Cendekia

Mengakhiri Naik Kelas Otomatis, Mengawali Pembelajaran Bermutu

Senin, 19 Okt 2026
Bukan Soal Ijazah, Melainkan Soal Kepercayaan Publik
Ruang Cendekia

Bukan Soal Ijazah, Melainkan Soal Kepercayaan Publik

Minggu, 18 Okt 2026
Eksistensialisme Algoritmik: Ketika Gen Alpha Bukan Lagi Homo Sapiens
Ruang Cendekia

Eksistensialisme Algoritmik: Ketika Gen Alpha Bukan Lagi Homo Sapiens

Sabtu, 17 Okt 2026
Dosen Fakultas Psikologi UIN Malang, Fuji Astutik, M.Psi, Psikolog. /Foto: Dok.
Ruang Cendekia

Pentingnya Pemberitaan yang Objektif dan Empatik bagi Kesehatan Mental

Jumat, 16 Okt 2026
Achmad Sufyan Wahyudi, M.Pd/ Foto: Dok.
Ruang Cendekia

Jebakan Penerbitan Nakal dan Mengapa Penulis Butuh Ekosistem, Bukan Sekadar Mesin Cetak

Kamis, 15 Okt 2026
Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor
Ruang Cendekia

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor

Jumat, 9 Okt 2026
Next Post
Belajar Banyak Tentang Produktivitas dan Aktivitas Berorganisasi

Belajar Banyak Tentang Produktivitas dan Aktivitas Berorganisasi

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10192026 1
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10172026 1
Iklantm 10172026 2
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.