Saturday, July 4, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pilihan Redaksi

Catatan Mudik (7): Mancing Asyik di Danau Rawapening

Redaksi by Redaksi
May 2, 2022 4:52 pm
in Pilihan Redaksi
catatan mudik

Memancing ikan di Danau Rawapening pada Minggu siang, 1 Mei 2022. Foto: Abdi Purmono

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Muhammad Ardi dan lima kawannya beberapa kali bergeser untuk mendapatkan posisi terbaik melemparkan joran pancing di perairan Danau Rawapening sampai akhirnya mereka bertahan di bawah Jembatan Tuntang, di wilayah Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah.

Ardi seorang pekerja pabrik berumur 25 tahun. Ia hobi memancing sejak kecil karena rumah orangtuanya memang berada di tepi Danau Rawapening, tepatnya di Desa Mangkelang, Kecamatan Bawen.

READ ALSO

Sejarah di Balik Nama Kampung Gandean, Jejak Permukiman Abdi Pemerintahan di Jantung Kota Malang

Omah Wiromargo Hadir sebagai Rumah Baca Gratis di Sekitar Pasar Besar Malang

“Ikan nila paling laku di sini. Ikannya gampang dipancing, dimakan pun enak,” kata Ardi, di kolong Jembatan Tuntang, Minggu siang, 1 Mei 2022.

catatan mudik
Suasana Danau Rawapening pada Minggu siang, 1 Mei 2022. Foto: Abdi Purmono

Menurut Ardi, ada sekitar 15 jenis ikan lain yang menghuni danau seluas 2.670 hektare itu. Dari seluruh jenis ikan ini, yang populer adalah nila, mujair, gabus atau dhelek, lobster air tawar, dan bawal. Ada pula sepat rawa, sepat siam, lele, dan wader.

Ikan nila paling disuka pemancing karena harganya mahal dan enak dimakan dengan cara digoreng dan dibakar. Harga sekilo nila segar Rp 35 ribu.

Harga ikan gabus atau Channa striata paling tinggi, bisa mencapai Rp 100 ribu per kilo. Kandungan nutrisi yang membuat harga ikan gabus paling mahal. Albumin ikan gabus sangat bermanfaat bagi kesehatan manusia, terutama untuk penyembuhan luka pasca-operasi dan luka bakar.

catatan mudik
Catatan Mudik Abdi Purmono

Harga lobster Rp 75.000 per kilogram. Sekilo mujair bisa laku Rp 25 ribu. Harga bawal juga lumayan tinggi di kisaran Rp 30 ribuan, tapi tidak begitu diminati pembeli karena banyak durinya.

Informasi sejenis disampaikan Mastur, 60 tahun, tetangga Ardi. Mastur juga pemilik warung makan.

Mastur bilang, saat ini sedang musim panen ikan Rawapening, Maret sampai Juli.

“Selain dijual, biasanya ikan hasil tangkapan dibakar di warung. Ya diolah sesuai pesanan pembeli,” kata Mastur.

Mastur sendiri lebih suka ikan gabus dengan alasan kesehatan, selain alasan gampang diolah dengan cara digoreng, dibakar, diopor, dan dibacem. “Timbang mujair, enakan gabus bagi saya,” ucapnya.

Namun, Ardi dan Mastur punya kecemasan serupa, yaitu luas danau yang menyusut akibat sedimentasi atau pendangkalan gara-gara kehadiran eceng gondok. Gulma bersifat invasif ini hadir sejak puluhan tahun silam tapi belum sepenuhnya mampu dibersihkan.

Danau Rawapening biasanya dijumpai para pengendara yang melintasi poros Solo-Semarang atau sebaliknya melalui jalan utama non-tol ketika sampai di wilayah Kecamatan Tuntang.

Danau Rawapening membentang di empat kecamatan (Ambarawa, Bawen, Tuntang, dan Banyuwangi) Kabupaten Semarang.

Rawapening terletak di cekungan terendah lereng Gunung Merbabu, Gunung Telomoyo, dan Gunung Ungaran. Ia menjadi hulu bagi Sungai Tuntang.

Saat ini, secara teknis, diperkirakan luas Danau Rawapening tinggal 1.850 hektare akibat pendangkalan. Kondisi ini yang membuat Danau Rawapening masuk ke dalam kelompok 15 danau berkondisi kritis di Indonesia.

Kondisi kritis itu kontras dengan keindahan danau dan banyaknya lokasi wisata yang terus bertambah dan dikembangkan.

Saat ini, ada beberapa objek wisata kekinian di sana seperti wisata Bukit Cinta dan Jembatan Biru yang melengkapi objek wisata lawas Stasiun Kereta Ambarawa.

Reporter: Abdi Purmono

Editor: Lizya Kristanti

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: catatan mudikdanau rawapeninglebaranmancingMudikMudik 2756 KilometerMudik Malang-Medan dengan Bersepeda MotorPerjalanan Jurnalistik

Related Posts

Kampung Gandean
Pilihan Redaksi

Sejarah di Balik Nama Kampung Gandean, Jejak Permukiman Abdi Pemerintahan di Jantung Kota Malang

Monday, 23 Mar 2026
Omah Wiromargo
Pilihan Redaksi

Omah Wiromargo Hadir sebagai Rumah Baca Gratis di Sekitar Pasar Besar Malang

Sunday, 18 Jan 2026
Kebun Botol Malang
Pilihan Redaksi

TBM Kebun Botol Malang, Literasi dan Pembelajaran Bahasa Asing di Tengah Kebun Hijau

Tuesday, 7 Oct 2025
Kebun Botol
Pilihan Redaksi

Kebun Botol Malang, Inovasi Ibu-Ibu Tlogomas Ubah Limbah Plastik Jadi Ladang Hijau Bernilai Ekonomi

Tuesday, 7 Oct 2025
KA Jayabaya
Pilihan Redaksi

Catatan Perjalanan KA Jayabaya: Rezeki Bertemu Penumpang Baik, Panik Tragedi Ojol di Jakarta

Tuesday, 16 Sep 2025
JFC 2025 Batch 2
Pilihan Redaksi

JFC 2025 Batch 2 Dibuka, Nurcholis Tekankan 6M sebagai Landasan Jurnalisme Berkualitas

Monday, 15 Sep 2025
Next Post
Sertifikat masyarakat siaga bencana

Kisah Desa Tambakrejo Raih Sertifikat Nasional Siaga Tsunami

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan Mulai Berdampak, Bapenda Kota Malang Sebut Opsen PKB Meningkat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Festival Budaya di Malang yang Digelar Rutin Setiap Tahun, Wajib Masuk Daftar Wisata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Edi Purwanto, Santri dan Penggerak NU Asal Malang Terpilih Jadi Komisioner KI Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.