Jumat, September 25, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Cara Komunitas Averroes Perkuat Partisipasi Perempuan dalam Demokrasi

Redaksi by Redaksi
Februari 9, 2021 10:15 am
in Berita
Averroes menggagas Program Gender Equality Academy (GEA) melibatkan 35 peserta pegiat isu-isu gender di Malang Raya.(foto:azmy).

Averroes menggagas Program Gender Equality Academy (GEA) melibatkan 35 peserta pegiat isu-isu gender di Malang Raya.(foto:azmy).

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Komunitas Averroes yang fokus terhadap isu-isu demokrasi di Malang Raya, terus berupaya mengembangkan partisipasi perempuan dalam ranah publik.

Kali ini, Averroes menggagas Program Gender Equality Academy (GEA) melibatkan 35 peserta pegiat isu-isu gender di Malang Raya.

READ ALSO

Anggota DPRD Kota Malang Usul Ada Ruang Kreatif di Setiap Sudut Fasilitas Publik

Warga RT 05 Joyo Agung Bersatu dalam Festival Harmoni Kemerdekaan RI ke-81

Program hasil kerjasama dengan Kedutaan Kanada untuk Indonesia dan Timor Leste ini merupakan wadah bertemunya para pegiat gender dari beragam latar belakang di Malang Raya. Bertempat di Hotel Sahid Montana Dua, Senin (7/2/2021),

Mereka membahas terkait Strengthening Womens Active Participation in Democracy through Capacity Building, Training and Outreach in Malang.

Ketua Komunitas Averroes, Dr Sutomo

Ketua Komunitas Averroes, Dr Sutomo menerangkan bahwa diskursus pengarusutamaan gender di Indonesia harus terus dilakukan. Selama ini, representasi dan partisipasi perempuan di ruang publik masih jauh dari harapan.

Di Malang, masih ada masalah ketimpangan gender yang dihadapi perempuan. Mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi, politik dan sosial-budaya. Sebab itu, peran serta perempuan di ruang publik tetap penting karena itu menjadi bagian demokrasi.

Nah, penguatan itu tentunya juga harus adaptif, baik dengan beragam latar belakang individu maupun perkembangan zaman. Melalui GEA, tentu menjadi ajang untuk menyamakan persepsi sehingga impact yang dihasilkan bisa lebih masif dan terstruktur.

Selaih itu, dengan bertemunya pegiat gender dari berbagai macam latar belakang, juga menghasilkan metode gerakan yang relevan dengan situasi dan problem gender sesuai konteks lokal di wilayah Malang Raya.

”Jadi dalam gerakan itu tidak terjebak dengan gaya gerakan gender di negara lain. Harus punya gaya metode sendiri berkaca dari situasi permasalahan gender di Malang sendiri,” paparnya.

Peserta GEA sendiri memang datang dari beragam kalangan. Mulai aktivis, mahasiswa hinggga masyarakat umum. Sebut saja PC Fatayat NU, Suara Perempuan Desa Kota Batu, Yayasan Paramitra, Forum Anak, Nasyaatul Aidyah, Imawati dan masih banyak lagi.

Dari pertemuan individu beragam latar belakang itu diharapkan menemukan pola pengarusutamaan gender seperti apa yang efektif dilakukan nantinya. Tentu dengan mempertimbangkan banyak hal dan tantangan.

”Yang pasti, kita harus kreatif mengisi situasi yang berkembang, pandemi misalnya dengan konten-konten yang berhubungan dengan pengarusutamaan gender,” imbuhnya.

Selain itu, dari GEA ini nanti diharapkan lahir semangat kolaborasi dan saling menguatkan antar berbagai elemen masyarakat. Sehingga tidak terkesan bergerak sendiri-sendiri.

”Tapi bukan berarti GEA ini jadi lembaga baru. Ini sifatnya sebagai media, wahana mempertemukan sejumlah agen atau lembaga penggerak yang sudah ada. Berbagi pengalaman, berbagi wawasan, itu yang kita fokuskan,” jelasnya.

Sementara, Project Manager Averroes, M. Fahrul Ulum menambahkan, pertemuan ini tidak hanya menjadi gerakan seremonial semata, namun berkelanjutan. Penguatan agen-agen perubahan ini dilakukan selama 1 bulan nonstop dan masih akan berlanjut dalam tahapan pendampingan lainnya.

Narasumber yang dihadirkan dalam program GEA ini pun tak tanggung-tanggung. Sebut saja nama-nama pegiat gender seperti Prof. Dr. Mufidah Ch., M.Ag., Sutiah dari LPKP Jawa Timur. Lalu juga ada pejabat, anggota dewan, akademisi, aktivis hingga praktisi lainnya.

Ke depan, output dari GEA ini diharapkan lahir kampanye-kampanye baik melalui medsos, podcast hingga webinar masing-masing elemen lembaga masyarakat yang terlibat dalam GEA.

”Merekalah agen-agen yang diharapkan tumbuh dari forum ini nantinya sehingga penguatan peran dan partisipasi perempuan di berbagai bidang di Malang Raya bisa terus ada,” harapnya.

Tags: averroesdemokrasi malang rayaKomunitas AverroesMalang Rayaperempuan malang rayaProgram Gender Equality Academy

Related Posts

Anggota DPRD Kota Malang Usul Ada Ruang Kreatif di Setiap Sudut Fasilitas Publik
Berita

Anggota DPRD Kota Malang Usul Ada Ruang Kreatif di Setiap Sudut Fasilitas Publik

Kamis, 27 Agu 2026
Perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia di Perumahan White House Joyo Agung, RT 05/RW 13, pada Sabtu (8/8/2026). Foto/dok
Berita

Warga RT 05 Joyo Agung Bersatu dalam Festival Harmoni Kemerdekaan RI ke-81

Sabtu, 8 Agu 2026
Jembatan Bunul, Salah Satu Jalan Alternatif di Kota Malang Khusus Pejalan Kaki dan Kendaraan Roda Dua (Foto: Google Maps)
Berita

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Selasa, 2 Jun 2026
Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Next Post
Wali Kota Malang, Sutiaji

Sutiaji Pertanyakan Urgensi PPKM Mikro

BERITA POPULER

  • 7 PTN dengan Prodi Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2026

    7 PTN dengan Prodi Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.