Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Budaya

Candi Jago, Saksi Bisu Kejayaan Dua Kerajaan Besar Hindu Buddha Terbesar dalam Catatan Sejarah Indonesia

Redaksi by Redaksi
Maret 3, 2024 2:28 pm
in Budaya
candi jago

Candi Jago yang menjadi saksi bisu kejayaan Kerajaan Singasari dan Kerajaan Majapahit, dua kerajaan bercorak Hindu Buddha terbesar dalam catatan sejarah Indonesia /Foto: Google Review Candi Jago/Chris Arsen

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Candi Jago yang terletak di Dusun Jago, Desa Tumpang, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang menjadi saksi bisu dari perjalanan dua kerajaan bercorak Hindu Buddha terbesar dalam catatan sejarah Indonesia. Kedua kerajaan tersebut yakni Kerajaan Singasari dan Kerajaan Majapahit.

Candi Jago dibangun di masa Kerajaan Singasari sekitar tahun 1268 sampai 1280 Masehi. Candi yang berjarak 22 km dari Kota Malang itu berada di permukiman padat. Masyarakat sekitar menyebutnya sebagai Candi Tumpang atau Candi Cungkup.

READ ALSO

Tradisi Bersih Desa Tetap Bertahan di Tengah Modernisasi Masyarakat Jawa

Tradisi Ater-Ater, Warisan Budaya Jawa Menjaga Hangatnya Silaturahmi

Melalui Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (RI) Nomor 203/M/2016. Situs Candi Jago ditetapkan sebagai Bangunan Cagar Budaya Peringkat Nasional.

Dalam sejarahnya, Candi Jago pernah diteliti peneliti asing yakni R.H.T Friederich tahun 1854, J.F.G. Brumund di tahun 1855, Fergusson di tahun 1876, Veth di tahun 1874, J.L.A Brandes di tahun 1904 dan Stamford Raffles di tahun 1917. Setelah itu penelitian yang dilakukan Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Jawa Timur di tahun 2015 lalu.

Candi Jago sebagaimana tertulis dalam kitab Negarakertagama dan Pararaton yang sebenarnya bernama Jajaghu merupakan tempat pendarmaan Raja Wisnuwardhana atau Ranggawuni yang merupakan ayahanda dari raja terakhir Kerajaan Singasari, Raja Kertanegara.

Baca Juga: Kisah Bangau Bersorban di Relief Candi Jago, Penipu yang Berpura-pura Saleh

Setelah Kerajaan Singasari runtuh karena pemberontakan Jayakatwang dari Kediri. Candi beraliran Hindu Siwa dan Buddha itu menjadi saksi bisu dari suksesi Kerajaan Singasari ke Kerajaan Majapahit sebagai kerajaan penerus yang didirikan Raden Wijaya yakni menantu Raja Kertanegara.

Raden Wijaya mendirikan Kerajaan Majapahit setelah berhasil membuka alas Tarik di sekitar wilayah Mojokerto saat ini dan merebut kekuasaan Kerajaan Singasari yang dipindahkan Jayakatwang ke Kediri.

Alasan itulah yang membuat Candi Jago walaupun adalah situs peninggalan Kerajaan Singasari namun tetap memiliki hubungan dengan perkembangan Kerajaan Majapahit yang menjadi kerajaan terbesar di Nusantara kala itu.

Karena berdirinya Kerajaan Majapahit sendiri untuk meneruskan kekuasaan Kerajaan Singasari.

Kerajaan Majapahit menemui masa kejayaannya ketika dipimpin Maharaja Hayam Wuruk atau Sri Rajasanagara pada tahun 1350 sampai 1389 Masehi. Ia didampingi bersama patih kenamaan Kerajaan Majapahit, Gajah Mada dikabarkan kerap kali mengunjungi Candi Jago.

Candi Jago yang berbentuk bujur sangkar berukuran 23,71 x 14 meter dengan tinggi yang tersisa 9,97 meter menghadap ke arah barat itu memiliki struktur candi berupa kaki candi batu berundak tiga tingkatan.

Sementara badan candi menyisakan ambang pintu saja dan atap candi yang asli telah hilang. Di dinding Candi Jago terdapat relief-relief yang berisi cerita tentang pelepasan kepergian. Kemungkin relief candi tersebut menceritakan mangkatnya Raja Wisnuwardhana.

Demikian informasi mengenai Candi Jago yang menjadi saksi bisu kejayaan Kerajaan Singasari dan Kerajaan Majapahit, dua kerajaan bercorak Hindu Buddha terbesar dalam catatan sejarah Indonesia. Semoga bermanfaat!.

BACA JUGA: Berita tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra
editor: jatmiko

Tags: Candi Jagokabupaten malangKerajaan MajapahitKerajaan SingasariPeninggalan Kerajaan SingasariTumpang

Related Posts

Tradisi bersih desa
Budaya

Tradisi Bersih Desa Tetap Bertahan di Tengah Modernisasi Masyarakat Jawa

Kamis, 28 Mei 2026
Ilustrasi tradisi ater-ater di Jawa. (Foto: Instagram/ @perpusipkabtegal)
Budaya

Tradisi Ater-Ater, Warisan Budaya Jawa Menjaga Hangatnya Silaturahmi

Rabu, 27 Mei 2026
Ilustrasi Wamen Kebudayaan RI Giring Ganesha saat mengunjungi objek cagar budaya Villa Bima Shakti di Selecta Kota Batu. Foto: Azmy
Budaya

Pemkot Batu Perluas Pendataan Objek Cagar Budaya di 2026, Ada Bunker Jepang hingga Situs Petirtaan

Selasa, 12 Mei 2026
Fakta menarik busana khas Malangan yang diluncurkan pada rangkaian HUT ke-112 Kota Malang sebagai identitas baru. /Foto: Instagram @pemkotmalang
Budaya

Identitas Budaya Baru, 8 Fakta Menarik Busana Khas Malangan yang Perlu Diketahui

Senin, 6 Apr 2026
Pertunjukan di rumah kelahiran Shakespeare. Foto: Shakespeare's Birthplace
Budaya

Sastrawan di Inggris, Menyusuri Jejak Sastra Klasik di Negeri Matahari Tak Pernah Tenggelam

Selasa, 31 Mar 2026
Ilustrasi Lepet ketan lacang merah yang dibungkus dengan janur dan tali rafia (Foto: Pinterest @Rien_Borneo)
Budaya

Ini 5 Macam Varian Lepet Pendamping Ketupat yang Tidak Boleh Terlewat

Minggu, 29 Mar 2026
Next Post
Lulus Cum Laude

Kisah Thalia, Lulus Cum Laude Prodi Jepang UI, Luncurkan Buku Saat Diwisuda

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.