Tugumalang.id – BTPN Syariah menunjukkan apresiasi positif kepada nasabah yang menerapkan perilaku unggul BDKS (Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras, dan Saling Bantu). Sebagai hadiah atas komitmen perilaku BDKS, BTPN Syariah memberikan hadiah umrah gratis kepada 7 nasabah teladan di Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Hadiah umrah gratis ini diberikan kepada 6 nasabah Sentra Amarilis di Desa Landungsari, Kecamatan Dau dan 1 nasabah inspiratif yang merupakan Ketua Sentra Melati Jengglong di Kecamatan Kepanjen di Kabupaten Malang karena telah menerapkan prinsip BDKS dan berdampak bagi lingkungan sekitar.
Baca Juga: Wabup Malang Apresiasi Program Umrah Satu Pesawat BTPN Syariah
Dengan demikian, total nasabah dari Kabupaten Malang yang berangkat umrah gratis berjumlah tujuh orang. Program Umrah Satu Pesawat ini menjadi upaya BTPN Syariah dalam mewujudkan niat baik nasabah lebih cepat.
Komisaris BTPN Syariah Mulya Effendi Siregar menerangkan jika aebagai Bank yang sejak awal berkomitmen melayani masyarakat inklusi, BTPN Syariah tidak hanya menghadirkan akses keuangan bagi mereka yang belum tersentuh layanan perbankan formal, tapi juga pemberdayaan dan pendampingan secara berkelanjutan.
Fokus utama Bank adalah mendampingi perempuan prasejahtera agar memiliki pembiayaan yang sesuai, pengetahuan yang relevan, serta kesempatan untuk tumbuh dan memiliki kehidupan yang lebih baik.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pertemuan Rutin Sentra (PRS) atau kumpulan yang dilakukan setiap dua minggu sekali. Dalam pertemuan ini, BTPN Syariah tidak hanya memberikan akses pembiayaan, tetapi juga akses pengetahuan dan pendampingan dari Community Officer (CO).
Baca Juga: Kisah Emak-emak di Malang Berdikari Lewat Kumpulan Nasabah BTPN Syariah
Melalui pendekatan ini, Bank membangun empat perilaku unggul nasabah yang menjadi fondasi pertumbuhan, yakni BDKS itu sendiri. BDKS bukan hanya slogan, tetapi merupakan kunci agar masyarakat inklusi semakin berdaya, tumbuh, dan bertahan dalam berbagai situasi.
“Nasabah kami tumbuh dari semangat dan perilaku unggul yang mereka jalani setiap hari. Melalui kumpulan, mereka tidak hanya menabung atau mendapatkan pembiayaan, tetapi juga belajar, berbagi, dan saling menguatkan,” ungkap Effendi.
Sebagai bentuk apresiasi menjalankan prinsip BDKS, rutin membayar angsuran hingga menginspirasi warga sekitar, pihaknya menilai harus ada apresiasi sehingga edukasi tersebut bisa terjaga dan menular ke nasabah-nasabah lain.
Salah satu penerima hadiah, Atim Setiawati, Ketua Sentra Amarilis Kecamatan Dau, Kabupaten Malang mengaku tak menyangka atas hadiah tersebut. Ia merasa terharu niat baiknya membina kumpulan di kampungnya berbuah manis.
“Tak pernah menyangka sebelumnya kalau saya akan berangkat umrah tahun ini. Terharunya lagi, saya akan berangkat umrah gratis dengan teman-teman saya di sentra. Kami yang biasanya duduk bersama di kumpulan, Insya Allah bisa duduk-duduk bersama juga di depan Ka’bah, beribadah bersama di Tanah Suci,” ungkap
Sekcam Dau di Kabupaten Malang Beri Apresiasi BTPN Syariah
Antusiasme pun datang dari jajaran pemerintah daerah. Sekretaris Camat Dau Ahmad Lutfi Dayrobi menuturkan kebanggaannya terhadap warga yang mendapatkan hadiah umrah gratis. Ia berharap semangat di sentra ini bisa menular ke wilayah lain.
“Terima kasih kepada BTPN Syariah yang telah memberdayakan, mendampingi, dan melayani masyarakat kami di sini. Dengan pendampingan intensif, akses pembiayaan, serta literasi keuangan yang konsisten, warga kami tumbuh menjadi pribadi yang unggul dengan prinsip BDKS.
Dengan sikap ini, satu per satu impian mereka mulai terwujud, termasuk impian besar untuk berangkat ke Tanah Suci,” jelasnya.
Senada, Kepala Desa Landungsari Asyarul Hakim juga mengungkapkan kebanggaannya melihat warga bisa menggapai impiannya untuk berangkat umrah. Ini, kata dia, juga menjadi kebanggaan desa.
”Saya berharap semakin banyak warga yang mendapat pendampingan dan pelayanan dari BTPN Syariah, sehingga ibu-ibu makin berdaya, mampu membantu perekonomian keluarga, bahkan turut menggerakkan ekonomi daerah,” ujar Asyarul.
Tumbuh Bersama Menginspirasi Sekitar
Dalam kesempatan yang sama, Pimpinan Wilayah Jawa Timur & Lombok BTPN Syariah Saenah Farida menambahkan bahwa dalam pemberian hadiah ini, pihak manajemen melakukan seleksi ketat.
Ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi nasabah, yakni menjadi nasabah BTPN Syariah minimal tiga tahun, selalu membayar angsuran tepat waktu, menginspirasi lingkungan sekitar, dan usahanya tumbuh dari waktu ke waktu.
“Kami ingin memastikan bahwa hadiah umrah ini benar-benar diberikan kepada nasabah yang tidak hanya tumbuh bersama BTPN Syariah, tetapi juga membawa dampak positif bagi sekitarnya. Ini bentuk apresiasi kami atas kedisiplinan, ketekunan, dan semangat nasabah dalam mewujudkan impiannya,” ujar Saenah.
Tak hanya seremoni, BTPN Syariah juga memberikan literasi keuangan kepada perempuan ultra mikro di Desa Sentul. Pasalnya, literasi keuangan penting dilakukan secara rutin agar masyarakat bisa tumbuh secara mandiri dan bijak mengelola keuangan.
Corporate & Marketing Communication Head BTPN Syariah Ainul Yaqin menambahkan bahwa BTPN Syariah menjadi satu-satunya bank syariah yang fokus memberdayakan masyarakat inklusi dengan memberikan akses keuangan, menyediakan layanan perbankan sesuai kebutuhan hingga akses pengetahuan melalui program pemberdayaan yang berguna untuk mengembangkan usaha dan mencapai kehidupan yang lebih berarti.
Menurutnya, ujung dalam proses bisnis BTPN Syariah adalah membangun perilaku unggul nasabah segmen ultra mikro, yaitu BDKS; Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras, dan Saling Bantu atau Solidaritas.
Solidaritas tersebut akan terbangun menjadi daya tahan yang baik untuk menghadapi apapun kondisi komunitas secara bersama-sama. Semangat itu tentunya akan semakin tajam dengan meningkatnya kehadiran nasabah di kumpulan. Dengan demikian, hadir di kumpulan adalah sebuah keharusan untuk mendapatkan semua akses yang diberikan oleh BTPN Syariah.
”Bayangkan bila perilaku unggul ini diterapkan oleh seluruh perempuan, ibu-ibu nasabah, pastinya akan tercipta perempuan-perempuan hebat di pelosok negeri,” ungkap Ain, sapaan akrab Ainul Yaqin.
Ia menambahkan bahwa kabar bahagia ini sengaja diberikan sejak awal karena butuh beberapa proses yang harus dilakukan sebelum berangkat umrah, di mana hadiah umrah gratis ini tak lepas dari usaha ibu-ibu nasabah yang sudah bekerja keras dan disiplin hadir dalam kumpulan yang dilakukan setiap dua minggu sekali.
”Setelah ibu-ibu duduk bersama di rumah nasabah untuk kumpulan, Insya Allah ibu-ibu juga akan duduk bareng-bareng di depan Ka’bah, beribadah bersama di Tanah Suci,” tandasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Ulul Azmy
Editor: Herlianto. A
























