Senin, Agustus 24, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

BPBD Kota Malang Petakan Wilayah Berpotensi Banjir dan Longsor

Redaksi by Redaksi
November 9, 2023 1:26 pm
in News
Banjir - BPBD Kota Malang Petakan Wilayah Berpotensi Banjir dan Longsor

Ilustrasi bencana alam di Kota Malang (M Sholeh)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, tugumalang.id – Memasuki musim penghujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang mulai menggencarkan mitigasi kebencanaan. BPBD Kota Malang juga memetakan wilayah Kota Malang yang berpotensi terjadi bencana banjir dan tanah longsor.

Kepala BPBD Kota Malang, Prayitno menyampaikan bahwa wilayah yang berpotensi terjadi banjir di Kota Malang di antaranya wilayah Kedawung, Galunggung, Bareng hingga Jalan Sunandar Priyo Sudarno.

READ ALSO

Stasiun Malang Akan Ditata, Parkir hingga Ruang UMKM Ditambah

Rumah Budaya Ratna Rayakan Dua Tahun dengan “Karsa Wacana”

“Kami punya record kejadian banjir yang berulang. Seperti tahun lalu, banjir di Kedawung sampai saat ini masih terulang,” ungkapnya.

Sedangkan banjir di Galunggung, dia mengatakan bahwa kontur tanah wilayah itu memang cekung. Dikatakan, pemeliharaan saluran drainase yang belum optimal juga menjadi faktor penyebab air hujan dari arah selatan dan utara menggenang di cekungan tersebut.

Baca Juga: Pembangunan 34 Drainase Pemecah Banjir di Kota Malang Ditargetkan Selesai Oktober 2023

Kemudian di wilayah Bareng, Prayitno mengungkapkan bahwa ada sungai yang ukurannya mengecil. Selain itu, lahan permukiman padat di Bareng juga berada di kontur tanah yang rendah.

“Lalu potensi banjir di Jalan Sunandar Priyo Sudarmo itu juga harus diwaspadai ketika hujan lebat datang,” lanjutnya.

Menurutnya, banjir yang di Kota Malang disebabkan karena 2 faktor. Yakni faktor kesadaran masyarakat yang membuang sampah di sungai masih tinggi dan faktor jaringan saluran air atau drainase yang rendah.

“Jadi faktornya memang kesadaran masyarakat dan daya dukung konstruksi jaringan saluran air,” ucapnya.

Di sisi lain, Prayitno juga memetakan wilayah di Kota Malang yang rawan dan berpotensi tinggi terjadi tanah longsor ketika musim penghujan mendera. Dikatakan, wilayah rawan tanah longsor ada di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas, Sungai Metro hingga Sungai Bango.

Menurutnya, kontur tanah di semua wilayah daerah aliran sungai secara alamiah memang rawan bencana tanah longsor ketika musim penghujan datang. Terlebih, jika diatasnya terdapat bangunan permukiman masyarakat.

“Sehingga kami terus mengedukasi masyarakat agar menghindari untuk bermukim atau membuat tempat usaha di sepanjang tepi DAS sungai manapun, Brantas, Metro, Bongo dan lainnya,” kata dia.

“Karena memang ini gejala alami, jika curah hujan tinggi otomatis permukaan tanah menjadi lunak. Sehingga daya dukung untuk menahan beban dari atas menjadi lebih rendah,” lanjutnya.

Dia tak memungkiri bahwa kondisi masyarakat Kota Malang yang tinggal di daerah aliran sungai atau sempadan sungai kebanyakan tak memiliki pilihan untuk tinggal di tempat yang lebih aman.

Kini, BPBD Kota Malang telah melakukan mitigasi dini untuk mengantisipasi dan meminimalisir ancaman bencana alam di Kota Malang. Seperti pemasangan 100 lebih rambu waspada bencana longsor, pemasangan 13 Early Warning Sistem (EWS) atau alaram sistem peringatan diri bencana banjir hingga menyiagakan 52 Kelurahan tangguh di Kota Malang.

Melalui Kelurahan Tangguh, update informasi cuaca ekstrem dapat disebarluaskan ke masyarakat Kota Malang melalui sosial media dan grup whatsapp. Dengan demikian, masyarakat bisa bergerak lebih dini untuk meminimalisir munculnya korban bencana alam.

“Jadi kami support penuh Kelurahan Tangguh, kami sudah edukasi mereka sepanjang tahun. Keberadaan mereka menjadi garda terdepan untuk ketangguhan masyarakat ketika terjadi bencana sosial, alam dan non alam,” tuturnya.

“Untuk mendukung kecepatan layanan, kami juga kuatkan Kecamatan Tangguh. Kami siapkan 20 personel terlatih dan peralatan seperti perahu karet hingga pompa air. Sehingga ketika ada bencana, kecamatan bersama Kelurahan Tanggug bisa cepat tanggap bencana,” imbuhnya.

Dikatakan, beberapa perangkat daerah di Kota Malang seperti DPUPR-PKP Kota Malang dan DLH Kota Malang juga melakukan pemeliharaan saluran air atau drainase. Yakni melalui program Gerakan Angkat Sampah dan Sedimen (GASS).

DPUPR-PKP Kota Malang menurutnya juga tengah melaksanakan pengerjaan proyek pembangunan masterplan drainase Kota Malang. Kemudian melakukan perbaikan sejumlah plengsengan sungai bersama BBWS.

BACA JUGA: Berita tugumalang.id di Google News

Reporter: M Sholeh
editor: jatmiko

Tags: banjir di kota malangBPBD kota malangPotensi Banjir Kota Malang

Related Posts

Stasiun Malang Akan Ditata, Parkir hingga Ruang UMKM Ditambah
News

Stasiun Malang Akan Ditata, Parkir hingga Ruang UMKM Ditambah

Senin, 24 Agu 2026
Rumah Budaya Ratna Rayakan Dua Tahun dengan “Karsa Wacana”
News

Rumah Budaya Ratna Rayakan Dua Tahun dengan “Karsa Wacana”

Senin, 24 Agu 2026
BPBD Batu Ingatkan Pendaki Tak Buang Puntung Rokok di Gunung
News

BPBD Kota Batu Ingatkan Pendaki Tak Buang Puntung Rokok di Gunung

Minggu, 23 Agu 2026
Kunjungan Wisatawan Melonjak, Realisasi Pajak Hiburan Kota Batu Tembus 83 Persen
News

Kunjungan Wisatawan Melonjak, Realisasi Pajak Hiburan Kota Batu Tembus 83 Persen

Minggu, 23 Agu 2026
Menteri Ekraf Minta Festival Mbois Berdampak pada Kesejahteraan Pegiat Ekraf
News

Menteri Ekraf Minta Festival Mbois Berdampak pada Kesejahteraan Pegiat Ekraf

Minggu, 23 Agu 2026
Pemerintah Targetkan Swasembada Susu Nasional pada 2030
News

Pemerintah Targetkan Swasembada Susu Nasional pada 2030

Sabtu, 22 Agu 2026
Next Post
Serangkain kegiatan re-branding Posyandu jurusan PLS UM.

Jurusan PLS UM Gagas Re-Brand Posyandu untuk Akselerasi Pencegahan Stunting Desa Wonokerso

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hiburan Seru! Jadwal Karnaval Malang Raya Sepanjang 18-25 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.