Saturday, July 4, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Insight

Berawal dari Iseng-iseng, Kostum Buatan Alfian Cahya Melenggang hingga Jember Fashion Carnaval

Redaksi by Redaksi
August 17, 2024 6:54 pm
in Insight
Alfian Cahya (31) memamerkan kostum-kostum buatannya bersama PS Project. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Alfian Cahya (31) memamerkan kostum-kostum buatannya bersama PS Project. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Di bulan Mei hingga Desember setiap tahunnya, Alfian Cahya (31) disibukkan dengan pembuatan aneka kostum untuk karnaval. Bahkan, kostum-kostumnya selalu ikut memeriahkan Jember Fashion Carnaval (JFC).

Di JFC tahun 2024, kostum yang dibuat Alfian sempat mencuri perhatian. Kostum tersebut berbentuk barong berwarna merah setinggi dua meter. Dalam membuat kostum itu, Alfian menggabungkan bentuk pakem barong dengan imajinasinya sendiri.

READ ALSO

Gastronom Malang Arie Aripin Raih Penghargaan Tokoh Teknologi dan Inovasi 2026

Uniccrab, Jujugan Nomor Satu Kuliner Seafood with Louisiana Style alias Makan Bar-bar di Malang

Kostum barong ini dibuat di sebuah rumah yang terletak di Desa Ketawang, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Di sana, Alfian bersama enam rekannya menyulap busa hati dan lem lilin menjadi kostum aneka rupa. Mulai dari kostum masa kerajaan klasik hingga superhero dan robot.

Baca Juga: Polisi Periksa 5 Orang Terkait Karnaval Cek Sound di Kedungrejo Pakis

Area kerja PS Project yang dipenuhi dengan kostum. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Area kerja PS Project yang dipenuhi dengan kostum. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Alfian mulai menekuni bisnis pembuatan kostum ini di tahun 2018. Saat itu, ia membuat kostum untuk event Pesona Gondanglegi, salah satu karnaval terbesar di Malang Raya. Di tahun 2019, ia mulai mendirikan PS Project dan menerima sewa serta pemesana kostum.

“Dulunya cuma hobi, cuma iseng bikin kostum. Terus kok banyak yang sewa. Sekarang jadi pekerjaan,” ujar Alfian saat ditemui di tempat kerjanya, Sabtu (17/8/2024).

Baca Juga: Polisi Akan Periksa Panitia Karnaval dan Kepala Desa Kedungrejo

Ia mulai belajar membuat kostum di tahun 2015 dengan melihat teman-temannya yang sudah mahir. Ia pun mengamati dan mencoba mengerjakan sendiri. Hingga akhirnya, keterampilannya meningkat dan bisa membuat kostum yang berkualitas.

Kostuk barong karya Alfian saat dipamerkan di Jember Fashion Carnaval. Foto: PS Project
Kostuk barong karya Alfian saat dipamerkan di Jember Fashion Carnaval. Foto: PS Project

“Dulu cuma iseng-iseng kalau ada event Agustusan. Teman-teman banyak yang mengajak (agar saya) ikutan bikin. Awalnya bikin satu dulu,” jelas Alfian.

Meski berawal dari iseng-iseng, kreasi Alfian kerap mendapat apresiasi. Di JFC 2023, kostum robot miliknya mendapatkan penghargaan best perform dan best costume.

Pada saat itu, ia menciptakan kostum robot yang futuristik. “Kostum itu kemudian dibeli untuk event di Abu Dhabi,” kata Alfian.

Untuk membuat satu kostum, Alfian membutuhkan waktu mulai dari empat hari hingga satu bulan. Ia mengaku membutuhkan waktu satu bulan untuk membuat kostum barong yang dihadirkan di JFC 2024.

“Tergantung kerumitan. (Kalau tidak rumit) kira-kira empat hari sampai satu minggu untuk satu kostum. Kalau barong ini lumayan lama, sekitar satu bulan,” sebut Alfian.

Satu kostum ia jual dengan harga mulai dari Rp2,5 juta hingga Rp10 juta. Selain ornamen, ia juga menyiapkan kain untuk pakaian yang menjadi pelengkap kostum. Sementara untuk penyewaan kostum, ia mematok harga Rp200 ribu hingga Rp1,5 juta per kostum.

“Tapi biasanya sewanya paket besar, nggak bijian. Bisa untuk 40 orang juga,” ujarnya.

Kostum ini tidak hanya disewakan di wilayah Malang Raya saja. Alfian mengaku penyewa kostum-kostumnya berasal dari seluruh wilayah Jawa Timur. Bahkan, ia pernah menyewakan kostum hingga ke Jakarta.

Bisnis yang padat karya ini tak hanya memberikan pekerjaan bagi Alfian, tetapi juga pemuda-pemuda di Desa Ketawang. Setiap kali ada penyewaan kostum, sekitar lima pekerja turut mendampingi kostum-kostum tersebut.

Di musim karnaval seperti saat ini, Alfian bisa mempekerjakan 30 karyawan lepas untuk mendampingi kostum yang disewa. Mereka merupakan anak-anak muda di sekitar rumah Alfian yang masih belum bekerja.

“Kalau yang freelance biasanya dari anak-anak sekitar sini yang masih belum bekerja,” kata Alfian.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri

Editor: Herlianto. A

Tags: Jember Fashion CarnavalKostum KarnavalPesona Gondanglegi

Related Posts

Gastronom Malang
Insight

Gastronom Malang Arie Aripin Raih Penghargaan Tokoh Teknologi dan Inovasi 2026

Saturday, 27 Jun 2026
Konsep Louisana style atau makan bar-bar seafood di Uniccrab Malang. Foto: Dok
Insight

Uniccrab, Jujugan Nomor Satu Kuliner Seafood with Louisiana Style alias Makan Bar-bar di Malang

Wednesday, 24 Jun 2026
Surya Burhanuddin (lima dari kiri) dan Sjenny Burhanuddin (empat dari kiri) melakukan potong kue di sela acara. Foto-foto: rubianto (tugumalang.id)
Insight

Tasyakuran 50 Tahun Pernikahan Berlangsung Gayeng, Surya dan Sjenny Bisa jadi Role Model Anak Muda di Indonesia

Saturday, 20 Jun 2026
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat bersama Arie Arifin dan Owner Hilda + Hana Bakery Hillda Naura Ashilah saat ngopi bareng. Foto: Azmy
Insight

Kisah Hillda Naura Ashilah Women’s Youth Preneur Malang, Rintis Usaha Bakery Sejak Usia 18 Tahun

Monday, 8 Jun 2026
Rachel Ruwaida, mahasiswa UB yang raih cuan melalui Komunitas UB Mager (Foto: Nathasya Amalia)
Insight

Mahasiswa Ini Raup Cuan sambil Kuliah Melalui UB Mager

Thursday, 4 Jun 2026
Penampakan 'The Whisperer', art toys karya Rino Adi Mardika yang terinspirasi dari hantu penunggu jembatan cangar. Foto: Azmy
Insight

The Whisperer, Art Toys Horor yang Terinspirasi dari Sosok Astral Penunggu Jembatan Cangar

Tuesday, 5 May 2026
Next Post
Unisma

Unisma Kenalkan Slogan Baru 'Unisma Terbang Melesat' di Momen HUT RI ke-79

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan Mulai Berdampak, Bapenda Kota Malang Sebut Opsen PKB Meningkat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Festival Budaya di Malang yang Digelar Rutin Setiap Tahun, Wajib Masuk Daftar Wisata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Edi Purwanto, Santri dan Penggerak NU Asal Malang Terpilih Jadi Komisioner KI Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.