Rabu, Juni 3, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Batik Blimbing Tampilkan Keindahan Kota Malang di Atas Kain

BRI Fellowship Journalism

Redaksi by Redaksi
April 30, 2025 6:47 pm
in News
Produk batik blimbing

Produk Batik Blimbing di galeri yang terletak di Jalan Candi Jago nomor 6, Kota Malang. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Batik Blimbing menjadi salah satu UMKM khas Kota Malang yang terus konsisten mengangkat identitas lokal melalui karya batik. Sesuai namanya, batik ini berasal dari Kecamatan Blimbing, Kota Malang, dan telah berdiri sejak tahun 2010.

Ciri khas Batik Blimbing terletak pada motif-motifnya yang kental dengan nuansa Malang. Selembar kain batiknya bisa menampilkan ikon-ikon kota seperti gedung Balai Kota Malang, Kampung Warna-Warni Jodipan, Kayutangan Heritage, hingga topeng Malangan.

READ ALSO

Pendaki Gunung Semeru Terjatuh Setelah Lewat Jalur Ilegal, Tim SAR Masih Evakuasi

Jadwal Layanan SIM Keliling Kabupaten Malang Tanggal 3-5 Juni 2026

Pemilik Batik Blimbing, Aulya Rishmawati, menyebut bahwa batik bukan hanya sekadar kain, tetapi juga media untuk menyampaikan pesan dan cerita. Ia memanfaatkan batik sebagai sarana untuk mengenalkan kekayaan budaya serta ikon-ikon Kota Malang kepada masyarakat luas.

“Kami selalu konsisten mengangkat ikon-ikon Kota Malang. Batik itu salah satu cara menyampaikan pesan. Melalui motif, kami ingin menunjukkan apa saja yang ada di Kota Malang,” ujar Aulya saat ditemui di galeri Batik Blimbing, Jalan Candi Jago No. 6, Kelurahan Blimbing, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Jadi Souvenir karena Motifnya yang Unik

Selama 15 tahun berdiri, Batik Blimbing dikenal karena motifnya yang unik dan mempromosikan ikon-ikon Kota Malang. Sehingga produk-produk Batik Blimbing jadi souvenir tamu luar kota.

Aulya mengungkapan bahwa unsur Kota Malang tak terbatas pada gedung-gedung ikonik. Tapi menuangkan ciri khas lainnya, seperti bunga teratai dan mikrolet berwarna biru.

Ia sempat melengkapi koleksinya dengan batik-batik dari daerah lain, namun, produk tersebut tidak laku.

Pelanggan yang datang ke galeri memiliki keinginan spesifik membeli batik yang motifnya identitas Kota Malang. Batik dari daerah lain bisa mereka dapatkan dari tempat lain.

“Pelanggan memang ke sini mencari batik malangan,” kata Aulya.

Berawal dari kegiatan ibu PKK

Batik cap Blimbing
Tak hanya batik tulis, Batik Blimbing juga memproduksi batik cap. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Usaha batik ini bermula dari sebuah inisiatif kegiatan PKK pada tahun 2009 yang didukung oleh pihak kelurahan. Sayangnya, kegiatan tersebut tak berjalan dengan baik karena kesibukan masing-masing anggota.

Wiwik Niarti, anggota PKK Kelurahan Blimbing sekaligus ibu dari Aulya, melihat potensi besar di balik kegiatan tersebut. Pada saat itu kerajinan batik belum banyak dikenal di Malang.

Baca juga: Eksistensi Batik Blimbing, Sudah Ekspor Hingga Asia dan Mancanegara

Motif batik blimbing
Motif balai kota, bunga teratai, dan mikrolet di selembar kain Batik Blimbing. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

“Tahun itu batik sulit dikembangkan di sini karena kurangnya wawasan dan bukan lingkungan pembatik. Tapi ibu saya melihat potensi yang besar,” ujar Aulya.

Wiwik kemudian menekuni kerajinan batik dan mengembangkan Batik Blimbing bersama keluarganya. Usaha tersebut akhirnya dikenal luas hingga dikirim ke Amerika Serikat, Jepang, dan Korea.

Proses Pembuatan Modern dan Ramah Lingkungan

Produk tas batik blimbing
Produk tas yang mengkombinasikan batik dan anyaman. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Dalam proses produksi kain batik, menggunakan canting elektrik karena mampu mempercepat proses pembuatan batik yang awalnya dua minggu, kini hanya tiga hari.

“Kami menggunakan inovasi canting elektrik agar produksi batik lebih cepat,” kata Aulya.

Selain itu, Batik Blimbing juga mendaur ulang limbah, sehingga proses pembuatannya lebih ramah lingkungan. Air rebusan kain yang mengandung malam (lilin khusus untuk batik) tidak dibuang begitu saja.

Air rebusan itu dibiarkan dingin sehingga cairan minyak dari malam membeku. Lalu cairan tersebut diolah kembali menjadi malam yang baru.

“Meskipun tidak beli malam baru, kualitasnya masih tetap bagus,” ucap Aulya.

Belajar dan Mengajar di Rumah BUMN Kota Malang by BRI

Aulya bergabung dengan Rumah BUMN Kota Malang by BRI di tahun 2023 melalui program BRIncubator. Sejak saat itu, ia kerap mengikuti pelatihan yang digelar di sana.

Bahkan, ia juga sempat menjadi narasumber workshop sebanyak dua kali. Dalam workshop tersebut, ia memberi pelatihan membuat batik.

Menurut Aulya, sumber daya manusia merupakan tantangan terbesar dalam mengembangkan bisnisnya. Tak banyak masyarakat Malang, terutama anak-anak muda yang memiliki keahlian membatik. Oleh karena itu, ia merasa perlu membagikan ilmunya agar kerajinan batik tetap lestari.

Koordinator Rumah BUMN Kota Malang by BRI, Indah Dwi Pangestu mengatakan pelatihan yang digelar di sana kerap kali diisi oleh para pelaku UMKM. Keterampilan yang terasah bertahun-tahun menjadikan mereka trainer yang layak bagi para pemula.

“Kami menghadirkan trainer dari kalangan profesional. Terkadang para pemilik UMKM juga menggelar workshop di sini dan kami fasilitasi,” kata Indah.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

 

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko

Tags: Batikbatik blimbingBatik CapBatik tasBlimbingkota malang

Related Posts

Pendaki Gunung semeru
News

Pendaki Gunung Semeru Terjatuh Setelah Lewat Jalur Ilegal, Tim SAR Masih Evakuasi

Rabu, 3 Jun 2026
layanan SIM Keliling Kabupaten Malang
News

Jadwal Layanan SIM Keliling Kabupaten Malang Tanggal 3-5 Juni 2026

Rabu, 3 Jun 2026
Gempa bumi
News

772 Gempa Bumi Terjadi di Jawa Timur Selama Mei 2026, Empat Di Antaranya Dirasakan Masyarakat

Rabu, 3 Jun 2026
Prakiraan cuaca Kota Malang
News

Prakiraan Cuaca Kota Malang Rabu 3 Juni 2026: Merata Udara Kabur

Rabu, 3 Jun 2026
Kapolres Malang, AKBP Muhammad Taat Resdi saat memberi keterangan pada media. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
News

Kasus Dugaan Penganiayaan dan Perusakan di Pantai Wediawu Malang Berakhir Damai

Selasa, 2 Jun 2026
Ilustrasi karhutla di Kota Batu. Foto: BPBD Kota Batu
News

Musim Kemarau Tiba, BPBD Kota Batu Petakan Wilayah Rawan Kebakaran Hutan

Selasa, 2 Jun 2026
Next Post
PLN UP3 Malang dukung Industri kreatif Kota Malang

Dukung Pertumbuhan Industri Kreatif, PLN UP3 Malang Siapkan 4 Strategi Utama

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.