Malang, Tugumalang.id – Antusiasme tinggi ditunjukkan warga Desa Tajinan, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang saat mengikuti kegiatan Bapenda Menyapa Warga (BMW) pada Selasa (22/7/2025). Momen ini dimanfaatkan masyarakat untuk membayar berbagai jenis pajak, mulai dari Pajak Bumi dan Bangunan hingga Pajak Kendaraan Bermotor.
Program BMW merupakan inovasi unggulan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang yang menghadirkan layanan jemput bola ke desa-desa. Dengan mendatangi langsung kantor desa, Bapenda memudahkan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan mereka.
Baca juga: Bapenda Kabupaten Malang Menyapa Warga di Bululawang, Permudah Layanan Pajak
Kegiatan di Desa Tajinan ini semakin lengkap dengan hadirnya kolaborasi bersama program Jemput Bola Malang Selatan (Jempol Mase) dari Samsat Talangagung. Selain membayar pajak daerah dan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), warga juga bisa memanfaatkan layanan pengesahan STNK tahunan, pembetulan SPPT PBB-P2, konsultasi pajak, hingga pemeriksaan kesehatan gratis.
“Ini bentuk pelayanan publik yang terintegrasi dan memudahkan warga. Tidak hanya bayar pajak, mereka juga bisa konsultasi dan cek kesehatan,” ujar Kepala Bapenda Kabupaten Malang, Made Arya Wedhantara.
Baca juga: Bapenda Kabupaten Malang Maksimalkan Potensi Pajak Daerah di Ajang Porprov Jatim 2025
Sebagai bentuk apresiasi kepada warga taat pajak, Bapenda juga membagikan berbagai hadiah menarik. Mulai dari gula 1 kilogram hingga helm diberikan kepada wajib pajak yang tidak memiliki tunggakan.
“Hadiah ini adalah bentuk terima kasih kami atas kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak,” lanjut Made Arya.
Jenis pajak yang dilayani dalam program ini meliputi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), PKB, dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).
Made mengungkapkan dirinya ingin kegiatan BMW bisa dilaksanakan sesering mungkin dan mencakup 390 desa/kelurahan yang ada di Kabupaten Malang. Pasalnya, masyarakat sangat terbantu dengan kedatangan petugas Bapenda di desa mereka.
Kegiatan ini juga bisa mendongkrak pajak daerah yang tahun ini ditargetkan mencapai Rp727 miliar. Melalui BMW, masyarakat yang awalnya tak membayar pajak karena kendala waktu dan jarak, kini bisa membayar dengan mudah.
“Harapannya setiap minggu kegiatan ini bisa dilaksanakan,” kata Made.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko





























