Kamis, Juli 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Banjir di Kota Malang Akibat Makin Minimnya Daerah Resapan Air

Redaksi by Redaksi
Januari 21, 2021 5:11 pm
in Berita
Ilustrasi hujan dan banjir di Kota Malang. Foto: Feni Yusnia

Ilustrasi hujan dan banjir di Kota Malang. Foto: Feni Yusnia

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Banjir di sejumlah titik di Kota Malang akhir-akhir ini mendapat sorotan keras warga. Pasalnya, saat terjadi hujan lebat, dalam hitungan menit, sejumlah wilayah kota sudah terendam banjir. Bahkan terakhir ada 20 wilayah mengalami banjir dan 260 rumah warga terendam.

Sejumlah ahli berpendapat, bahwa penyebab banjir  di kota pendidikan ini terjadi, lantaran daerah resapan air di kota  makin minim.

READ ALSO

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Ahli Perencanaan Wilayah dan Tata Kota, Agustina Nurul Hidayati menyebut,  berkurangnya daerah resapan air ini akibat massifnya alih fungsi lahan menjadi pemukiman, mall, hingga pertokoan.

”Sehingga, daerah resapannya semakin sempit dan terjadi banjir. Misalnya,  ada di kompleks Stadion Gajayana. Kan fungsinya resapan air. T api malah jadi mall (Malang Olympic Garden),” sebutnya.

Selain itu, massifnya pembangunan pemukiman di wilayah bantaran sungai juga jadi faktor semakin menyempitnya daerah aliran sungai. Saat membangun rumah di bibir sungai, pondasi rumah harus menjorok masuk ke sungai.

Ahli Perencanaan Wilayah dan Tata Kota, Agustina Nurul Hidayati. Foto : Azmy

Terlebih, lanjut Nurul, kondisi topografi Kota Malang  terletak di wilayah lereng. Artinya, Kota Malang mendapat kiriman volume air cukup banyak, dari daerah yang berada di dataran lebih tinggi seperti Kota Batu.

”Kota Batu sendiri juga terjadi hal yang sama, daerah resapannya juga berkurang sehingga menyebabkan run-off atau air yang turun ke bawah tak ada batas, volumenya besar sekali,” lanjutnya.

Nurul memiliki data bahwa Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Malang juga sangat minim. jika merunut sesuai aturan UU No. 26/2007 tentang tata ruang adalah 30 persen dari total luas wilayah. “Kalau saat ini, total RTH tidak sampai 20 persen dari total luas wilayah,” jelasnya.

Sebab itu, ia mengimbau masyarakat kini berlomba memperbanyak daerah resapan air. Selain itu, harus merubah kebiasaan  masyarakat membuang sampah sembarangan. Sampah, juga kata dia mampu menyumbat saluran drainase saat turun hujan.

”Lagi, semua rumah agaknya juga sudah harus mempersiapkan sumur resapan. Di perumahan-perumahan juga harus punya sumur injekso untuk menahan limpasan air,” pungkasnya.

Tags: banjir kota malangkota malang banjirresapan air kota malangRuang Terbuka Hijau

Related Posts

Jembatan Bunul, Salah Satu Jalan Alternatif di Kota Malang Khusus Pejalan Kaki dan Kendaraan Roda Dua (Foto: Google Maps)
Berita

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Selasa, 2 Jun 2026
Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Kursi kursi yang dipersiapkan untuk audiens acara dakwah Dr Zakir Naik di Starion Gajayana, Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Berita

Panitia Siapkan 10 Ribu Kursi untuk Acara Dakwah Dr Zakir Naik di Stadion Gajayana Malang

Kamis, 10 Jul 2025
Next Post
Wali Kota Malang, Sutiaji

Mantan Ketua DPRD Kota Malang Arif Darmawan Tutup Usia

BERITA POPULER

  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.